Poison Ivy

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu poison ivy?

Poison ivy adalah kondisi di mana kulit mengalami reaksi alergi yang disebabkan oleh sebuah zat resin yang bernama “urushiol” pada dedaunan, batang, dan akar Ivy. Ivy adalah tumbuhan sejenis semak yang dapat menyebabkan iritasi parah pada kulit (kontak dermatitis). Kulit yang terkena Poison Ivy dapat menjadi kering, merah, atau terasa terbakar. Apabila pohon dibakar, asap dari hasil pembakaran dapat mempengaruhi paru-paru Anda.

Gejala poison ivy, penyebab poison ivy, dan obat poison ivy, akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Seberapa umumkah poison ivy?

Seseorang yang terkena racun dari pepohonan dam orang-orang yang memiliki arthritis memiliki risiko terkena Poison Ivy. Kemungkinan terkena Poison Ivy dapat dikurangi apabila Anda menghindari faktor risiko. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala poison ivy?

Apabila Anda memiliki alergi terhadap Poison Ivy, gejala yang paling umum adalah ruam dan lecet. Gejalanya biasanya berlangsung selama beberapa hari atau bahkan minggu. Gejala sampingan lain termasuk gatal dan sakit ringan. Selain itu, Anda juga akan kesulian bernapas apabila menghirup udara dari Ivy yang dibakar.

Masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, tolong konsultasikan kepada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter apabila menemukan gejala di bawah ini:

  • Ruam kulit menyebar ke area mata, mulut, atau alat kelamin
  • Kulit bengkak
  • Timbul jerawat bernanah
  • Demam tinggi di atas 38 derajat Celsius

Penyebab

Apa penyebab poison ivy?

Kontak dengan setiap bagian dari pohon atau minyak tumbuhan Ivy (resin) dapat menyebabkan alergi. Kontak langsung dapat termasuk menyentuh pohon atau secara tidak langsung menyentuh sesuatu yang terdapat resin pohon Ivy. Resin juga menempel pada pakaian, bulu-buluan, dan benda lain yang dapat ditempeli racun dalam waktu yang lama, dan dapat menyebabkan gatal-gatal.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk poison ivy?

Beberapa faktor berisiko di bawah ini dapat memengaruhi kemungkinan Anda terkena Poison Ivy, yakni:

  • Petani
  • Penjaga hutan
  • Tukang kebun
  • Pemadam kebakaran
  • Pegawai konstruksi
  • Pekerja yang memasang kabel listrik maupun kabel telepon

Juga, apabila Anda melakukan kegiatan camping, memancing, atau lawatan perjalanan ke wilayah terpencil, Anda berkemungkinan mengalami gangguan Poison Ivy. Tidak adanya risiko tidak berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar penyakit. Ciri dan gejala yang dituliskan hanya untuk referensi. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk poison ivy?

Obat terbaik untuk menghindari Poison Ivy adalah dengan cara menghindari tumbuhan tersebut. Belajar untuk mengidentifikasi pohon ivy dan menghindari kontak sesedikit mungkin. Gunakan sarung tangan, pakaian berlengan panjang, dan celana panjang saat berpergian ke tengah alam atau saat berkebun untuk mengurangi kemungkinan terkena Poison Ivy.

Biasanya, ruam akan hilang dalam 2 sampai 3 minggu. Apabila gangguan menyebar, dokter akan memberikan resep obat corticosteroid (prednisone). Apabila gatal dan lecet menyebabkan infeksi, dokter akan memberikan resep antibiotik. Sebagai tambahan, Anda juga akan diberikan krim anti gatal seperti calamine dan sabun yang mengandung oatmeal yang dapat meredakan efek terbakar yang disebabkan kulit lecet. Pada kasus yang lebih ekstrem, apabila gangguan kulit menyebar (kepada bagian muka atau alat kelamin), dokter akan menyuntikan atau meminta Anda untuk meminum steroid untuk menghilangkan gejala.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk poison ivy

Biasanya Anda tidak perlu pergi ke dokter atau rumah sakit untuk didiagnosis karena ruam tersebut akan hilang dengan sendirinya. Tetapi pada beberapa kasus, doktor akan mendiagnosis permukaan kulit dengan cara melakukan observasi dan tes kulit biasa.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi poison ivy?

Berikut merupakan bentuk-bentuk dari gaya hidup sehat dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda menghadapi Poison Ivy:

  • Mengonsumsi steroid yang diresepkan setiap hari. Obat-obatan yang diminum misalnya antihistamine dapat dikonsumsi saat dibutuhkan dan dapat dihentikan konsumsinya saat keluhan sudah hilang
  • Oleskan krim dan balsam steroid pada kulit kering yang bersih. Dosis harus mengikuti instruksi dari dokter
  • Pakai cairan anti-gatal apabila dibutuhkan, namun hindari penggunaannya pada satu jam pertama setelah pemakaian krim atau balsam steroid karena steroid perlu diserap
  • Hubungi dokter saat terjadi demam, muntah, diare, atau ruam bertambah buruk meskipun telah diberikan perawatan, atau munculnya ruam baru di bagian tubuh yang lain

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Softlens: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pakai lensa kontak kadang membuat mata merah dan berair, terlebih bagi yang punya alergi. Cari tahu lebih jauh tentang alergi softlens di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Alergi Hidung dan Mata 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

Jika mata Anda mudah merah tanpa penyebab yang jelas, coba simak artikel ini karena mungkin Anda memiliki alergi mata (konjungtivitis alergi).

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Alergi, Alergi Hidung dan Mata 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Alergi Susu, Bisakah Muncul Saat Dewasa dan Bagaimana Gejalanya?

Pada anak-anak, alergi susu itu normal. Tapi kalau Anda dulunya baik-baik saja dan kini jadi bermasalah tiap minum susu, mungkinkah Anda alergi pada susu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Alergi, Alergi Makanan 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Alergi Makanan

Alergi makanan adalah reaksi alergi yang muncul setelah mengonsumsi suatu zat makanan tertentu. Makanan apa saya yang menyebabkan reaksi ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Alergi Makanan 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi obat antibiotik

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit
alergi lateks

Mengenal Alergi Lateks, Termasuk Karet Gelang dan Kondom

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 7 menit
ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit