Penyempitan Tulang Leher (Cervical Spinal Stenosis)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penyempitan tulang leher (cervical spinal stenosis)?

Penyempitan tulang leher atau cervical spinal stenosis adalah menyempitnya ruas tulang leher belakang. Tulang belakang manusia terdiri dari sekumpulan saraf yang membentang dari pangkal otak hingga punggung bawah.

Saraf-saraf tersebut memungkinkan Anda untuk bergerak, mengendalikan sistem pencernaan dan sistem kemih, dan lain-lain. 

Tulang belakang terdiri dari serangkaian tulang terhubung dan cakram yang menyerap goncangan. Ini melindungi sumsum tulang belakang, yaitu bagian dari sistem saraf pusat yang menghubungkan otak ke tubuh. 

Pada penyempitan tulang leher, ruas tulang belakang bisa menjepit akar-akar saraf atau merusak tulang belakang itu sendiri. Hal ini bisa menyebabkan terganggunya fungsi tulang belakang dan timbulnya nyeri, kaku, mati rasa, atau rasa lemas pada leher, lengan, dan kaki. Kondisi ini juga bisa membuat Anda kesulitan mengendalikan buang air kecil dan buang air besar. 

Bagi kebanyakan orang, stenosis terjadi karena radang sendi. Kanalis tulang belakang mungkin menyempit. Ruang terbuka antara tulang belakang kemudian mulai menjadi lebih kecil. 

Tidak ada obat untuk mengatasi cervical spinal stenosis. Namun, berbagai perawatan dan latihan non-bedah dapat menjaga rasa sakitnya. Kebanyakan orang dengan kondisi ini dapat hidup normal.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda dan gejala penyempitan tulang leher (cervical spinal stenosis)?

Banyak orang di atas usia 50 tahun mengalami hal ini, tapi gejalanya tidak tampak. Kondisi ini memang biasanya baru akan memunculkan gejala kalau tulang belakang atau saraf Anda terjepit. Gejala ini pun akan berkembang pelan-pelan dan meliputi: 

  • Leher, bahu, lengan, tangan, dan kaki terasa kaku, nyeri, mati rasa, atau lemas
  • Masalah keseimbangan dan koordinasi, misalnya jalan limbung atau sering tersandung. Kalau sudah semakin parah, penyempitan tulang leher bisa menyebabkan kelumpuhan. 
  • Tidak bisa menahan atau mengendalikan buang air besar dan buang air kecil. 

Jika saraf tulang belakang sangat terjepit, Anda dapat mengalami nyeri lengan yang konstan, mati rasa, dan terasa lemah. Tekanan pada saraf umumnya lebih buruk ketika Anda menjulurkan leher atau meletakkan dagu di depan dada. 

Tekanan tulang belakang dapat menyebabkan myelopathy. Ini adalah kelemahan dan hilangnya sebagian besar otot lengan, tangan, dan kaki. Akibatnya, Anda bisa mengalami masalah keseimbangan dan koordinasi, serta masalah kandung kemih. 

Gejala-gejala penyempitan tulang leher mungkin sangat ringan. Ini karena sumsum tulang belakang memiliki kapasitas untuk menahannya sampai batas tertentu. Namun, kekuatan tiba-tiba dan parah, seperti kecelakaan mobil atau jatuh dapat mengakibatkan gejala parah cervical spinal stenosis. 

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab penyempitan tulang leher (cervical spinal stenosis)?

Penyempitan tulang leher bisa disebabkan oleh proses penuaan dan kerusakan bertahap pada tulang belakang. Dikutip dari situs Michigan Medicine, proses penuaan dapat menyebabkan “penonjolan cakram”, yaitu cakram di antara tulang belakang menonjol lebih dari dari biasanya.

Penuaan juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang menutupi tulang rawan dan pertumbuhan tulang berlebihan di persendian. Kondisi ini dapat mempersempit kanal tulang belakang. 

Penyebab penyempitan tulang leher yang lain adalah:

  • Ketika bantalan retak, materi dari luar bisa meresap dan menekan saraf tulang belakang Anda. 
  • Cedera yang terjadi saat kecelakaan dapat membuat tulang belakang Anda patah atau meradang. 
  • Dengan penyakit Paget, tulang Anda tumbuh besar secara abnormal dan rapuh. Hasilnya adalah penyempitan tulang leher dan masalah saraf. 

Beberapa orang terlahir dengan penyempitan tulang leher atau penyakit lain yang menyebabkannya. Kondisi tersebut mulai menimbulkan masalah antara usia 30 dan 50 tahun. 

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana dokter mendiagnosis cervical spinal stenosis?

Diagnosis biasanya dipastikan setelah memeriksa kondisi fisik serta riwayat kesehatan Anda. Dokter akan memeriksa apakah pergerakan leher menimbulkan rasa sakit, kebas, atau lemas. Bila dokter mencurigai penyempitan tulang leher, dokter akan merekomendasikan pemindaian leher untuk menentukan penyebabnya. 

Pemindaian yang dianjurkan meliputi rontgen (sinar X), MRI, atau CT scan. Dokter akan menggunakan hasil tes ini dan mungkin tes darah untuk memastikan penyebabnya bukanlah penyakit lain, seperti multiple sclerosis (MS) atau kekurangan vitamin B12

Bagaimana mengobati penyempitan tulang leher (cervical spinal stenosis)?

Dokter mungkin akan memulai perawatan dengan non-bedah sebelum memutuskan untuk melakukan operasi. Berikut pilihan pengobatannya:

Non-bedah

Dalam kasus yang tidak parah, gejalanya bisa diatasi dengan memberikan obat pereda nyeri, seperti aspirin, acetaminophen (Tylenol), ibuprofen (Advil, Motrin), dan naproxen. Semuanya dapat Anda beli di apotek tanpa resep dokter. 

Obat-obatan lain termasuk pelemas otot dan obat anti-kejang dapat mengobati penyempitan tulang leher, seperti kejang otot dan saraf yang rusak. Anda juga dapat melakukan latihan fisik untuk mengembalikan kekuatan dan kelentukan. 

Operasi

Kalau gejalanya serius atau penyempitannya terlalu parah, dokter akan menganjurkan operasi dekompresif (pelebaran). Operasi ini mungkin dilakukan dari depan atau belakang leher Anda. 

Proses ini melibatkan pengangkatan cakram (disk), tulang, dan/ atau jaringan yang menekan akar-akar saraf. Kemudian, vertebrae akan disambung untuk menstabilkan tulang belakang. 

Penyempitan tulang leher bisa menjadi masalah besar bagi sistem saraf Anda, termasuk masalah buang air besar dan buang air kecil (inkontinensia) atau kelumpuhan pada lengan, tangan, serta kaki. 

Karena itu, dokter tidak akan menunggu sampai gejalanya semakin parah, baru memberikan pengobatan dan penanganan yang Anda butuhkan. 

Pengobatan di rumah

Pengobatan rumahan dan gaya hidup apa saja yang dapat membantu saya mengatasi penyempitan tulang leher (cervical spinal stenosis)?

Beberapa hal di bawah ini dapat membantu Anda mengurangi rasa sakit akibat cervical spinal stenosis:

  • Olahraga teratur
  • Mengompres panas dan dingin untuk melemaskan otot Anda
  • Melakukan latihan, seperti yoga untuk membentuk postur tubuh yang baik
  • Turunkan berat badan Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    2 Posisi Tidur yang Aman dan Nyaman Bagi Anda yang Punya Sakit Leher

    Posisi tidur yang salah sering kali membuat Anda terbangun dengan leher sakit. Tenang, coba posisi tidur ini untuk meredakan sakit leher Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Nyeri Kronis, Health Centers 17 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

    Penyebab Nyeri Tulang Ekor (Coccydynia) yang Perlu Anda Ketahui

    Selain sakit di tulang pinggang, tulang ekor juga bisa terasa nyeri. Ada banyak penyebab dari tulang ekor sakit yang bisa terjadi. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Hidup Sehat, Tips Sehat 4 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

    4 Gerakan Sederhana yang Manjur Atasi Nyeri Tulang Ekor

    Nyeri tulang ekor bisa sangat mengganggu aktivitas. Jangan cemas, ada gerakan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri di tulang ekor.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Kebugaran, Hidup Sehat 28 September 2018 . Waktu baca 4 menit

    Spasme Leher Bisa Terasa Sangat Menyakitkan. Bagaimana Mengobatinya?

    Kejang atau spasme leher adalah otot leher yang tiba-tiba mengencang dan menegang hingga terasa sangat menyakitkan. Apa sebabnya dan bagaimana mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Hidup Sehat, Tips Sehat 8 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    spina bifida

    Spina Bifida

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 13 menit
    kelainan tulang belakang

    Kelainan Tulang Belakang

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 27 Agustus 2020 . Waktu baca 10 menit
    tulang belakang sakit

    Sakit Tulang Belakang

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 7 April 2019 . Waktu baca 10 menit
    mencegah leher sakit

    5 Cara Ampuh Mencegah Sakit Leher Saat Bekerja di Depan Komputer

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 24 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit