Kriptokokosis (Infeksi Kriptokokosis)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kriptokokosis?

Cryptococcosis atau kriptokokosis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur Cryptococcus neoformans. Infeksi dapat menyebar ke manusia melalui kontak dengan kotoran hewan atau buah mentah yang tidak dicuci. Selain itu, infeksi ini juga dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Orang yang memiliki sistem imun lemah, seperti pengidap HIV, berisiko tinggi untuk tertular infeksi ini.

Kriptokokosis adalah infeksi yang dapat muncul dalam berbagai bentuk tergantung pada bagaimana infeksi diperoleh. Dalam kebanyakan kasus, infeksi dimulai di paru-paru dan kemudian menyebar ke otak, saluran kemih, kulit, dan / atau tulang.

Seberapa umumkah kriptokokosis?

Kriptokokosi adalah salah satu infeksi yang sangat jarang terjadi pada orang yang sehat. Sebagian besar kasus infeksi ini terjadi pada orang yang memiliki sistem imun lemah, terutama mereka yang sudah terkena HIV/AIDS lanjutan. Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena kondisi ini apabila menghindari faktor berisiko. Mohon diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kriptokokosis?

Orang yang sehat tidak akan mengalami gejala apapun ketika terinfeksi penyakit ini. Infeksi dapat menyebar ke otak pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Gejala neurologis (saraf) akan mulai timbul secara perlahan-lahan. Kebanyakan orang dengan infeksi ini memiliki pembengkakan dan iritasi pada otak dan sumsum tulang belakang ketika didiagnosis.

Gejala lain dari infeksi kriptokokosis adalah:

Selain itu, masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, tolong konsultasikan kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Status dan kondisi dapat berbeda pada setiap orang, maka selalu diskusikan dengan dokter tentang metode diagnosis, pengobatan, dan perawatan terbaik bagi Anda.

Penyebab

Apa penyebab kriptokokosis?

Cryptococcus neoformans adalah jamur yang menyebabkan penyakit ini. Jamur ini biasanya ditemukan di dalam tanah. Jika Anda secara tidak sengaja menghirup jamur tersebut maka paru-paru Anda akan terinfeksi. Infeksi dapat hilang dengan sendirinya, berdiam pada paru-paru, atau menyebar ke seluruh tubuh.

Secara umum, kriptokokosis adalah infeksi jamur yang paling umum dan mengancam kehidupan khususnya pada orang dengan sistem imun lemah, misalnya orang dengan AIDS.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kriptokokosis?

Infeksi ini paling sering terlihat pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti:

  • Terinfeksi HIV
  • Mengonsumsi dosis tinggi pengobatan kortikosteroid
  • Menjalani pengobatan kemoterapi untuk kanker
  • Mengidap penyakit Hodgkin

Tidak adanya risiko tidak berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar gangguan. Ciri dan gejala yang dituliskan hanya untuk referensi. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kriptokokosis?

Beberapa infeksi tidak memerlukan pengobatan. Meski begitu, Anda perlu melakukan pemeriksaan rutin selama setahun penuh untuk memastikan infeksi belum menyebar. Jika ada luka paru-paru atau tersebarnya penyakit, biasanya obat anti jamur akan diresepkan. Obat ini mungkin perlu dikonsumsi untuk waktu yang lama. Beberapa obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi kriptokokosis adalah:

  • Amfoterisin B
  • Flusitosin
  • Flukonazol

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kriptokokosis?

Dokter Anda dapat mendiagnosis kriptokokosis dengan pemeriksaan fisik dan tes lainnya termasuk:

  • Pemeriksaan darah
  • CT scan kepala
  • Pemeriksaan dan pembiakan dahak
  • Biopsi paru
  • Bronkoskopi
  • Pungsi lumbal untuk mendapatkan sampel cairan cerebrospinal (CSF)
  • Pemeriksaan kondisi cairan serebrospinal (CSF) dan tes lainnya untuk memeriksa tanda-tanda infeksi
  • X-ray dada
  • Tes antigen kriptokokus (mencari molekul tertentu yang menyebabkan jamur Cryptococcus neoformans dapat masuk ke dalam darah)

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kriptokokosis?

Beberapa perubahan gaya hidup sehat dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu Anda menghadapi infeksi kriptokokosis adalah:

  • Hindari kontak dengan area yang tercemar jamur terutama jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh lemah
  • Istirahat sampai demam dan batuk hilang
  • Konsumsi acetaminophen untuk nyeri ringan dan demam
  • Minum yang cukup dan makan makanan yang sehat. Cobalah untuk lebih sering makan camilan jika Anda merasa mual
  • Selalu ikuti jadwal konsultasi dengan dokter agar penyakit tak kambuh lagi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

    Infeksi di kulit sering terjadi pada anak. Salah satunya adalah selulitis. Apa itu selulitis dan bagaimana mencegahnya terjadi pada anak?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Kesehatan Anak, Parenting 18/04/2020 . Waktu baca 4 menit

    Gastritis

    Gastritis adalah istilah medis untuk radang lambung, berbeda dari maag. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13/04/2020 . Waktu baca 12 menit

    Apakah Kucing dan Hewan Lainnya Dapat Tertular COVID-19 dari Manusia?

    Coronavirus terbukti menular dari manusia ke manusia. Tapi belakangan ada kasus kucing positif COVID-19 karena tertular pemiliknya. Benarkah?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 09/04/2020 . Waktu baca 4 menit

    Meningitis (Radang Selaput Otak)

    Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 09/04/2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    ciuman bibir

    8 Jenis Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Ciuman Bibir

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 15/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    obat untuk infeksi jamur kulit

    Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit
    Latihan pernapasan asma

    Teknik Latihan Pernapasan untuk Mengurangi Gejala Asma

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit
    obat alami oral thrush

    Pilihan Obat Alami Oral Thrush atau Infeksi Jamur di Mulut

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020 . Waktu baca 5 menit