Septoplasty

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu deviasi septum hidung?

Septum  adalah  tulang  rawan  dan  tulang  pada  hidung  yang  membagi  lubang  hidung menjadi  dua  bagian.  Septum  biasanya  lurus  namun  dapat  terjadi  deviasi  (bengkok), yang dapat menyebabkan hidung tersumbat.

Kapan saya perlu menjalani septoplasty?

Jika Anda mengalami gejala‐gejala –  seperti kesulitan bernapas dengan hidung – yang mempengaruhi kualitas hidup Anda, Anda dapat mempertimbangkan operasi perbaikan septum.Setelah  operasi,  septum  Anda  akan  kembali  lurus  dan  gejala  hidung  yang  tersumbat akan hilang.

Anda dapat menjadi kandidat yang cocok untuk septoplasty, jika:

● pertumbuhan wajah Anda sudah lengkap.

● Anda berada dalam kondisi sehat

● Anda tidak merokok

● Anda  memiliki  pandangan  yang  positif  serta  tujuan  yang  realistis  terhadap peningkatan penampilan Anda

Pencegahan & peringatan

Pada  umumnya,  hasil  septoplasty  biasanya  stabil,  namun  tulang  rawan  dan  jaringandapat  bergeser  atau  berubah  bentuk  seiringnya  waktu.  Jaringan  pada  hidung  relatif stabil  selama  3  sampai  6  bulan. Namun,  perubahan  dapat terjadi  sampai  lebih  dari  1 tahun setelah operasi.Kebanyakan orang yang menjalani septoplasty merasakan berkurangnya gejala seperti kesulitan  bernapas  yang  disebabkan  deviasi  septum.  Hasil  dari  septoplasty  dapat bervariasi. Beberapa  orang merasa  gejala tetap berlanjut  setelah  operasi dan melakukan  operasi revisi septoplasty untuk kembali memperbaiki septum hidung.

Apakah ada alternatif lain selain septoplasty?

Septoplasty  adalah  satu‐satunya  cara  yang  dapat  diandalkan  untuk  memperbaiki kondisi. Septum tidak dapat diluruskan tanpa operasi.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani septoplasty?

Sebelum  menjadwalkan  septoplasty,  Anda  perlu  mengunjungi  ahli  bedah  Anda  untuk membahas  keuntungan  dan  risiko  dari  septoplasty.  Hidung  Anda  juga  mungkin  akan difoto dari beberapa  sisi. Dokter  akan menggunakan foto‐foto tersebut  sebagai bahan diskusi sebelum operasi dan sebagai referensi saat operasi dan setelah operasi.Diskusikan  dengan  dokter  Anda  tentang  ekspektasi Anda  pada  operasi.  Dokter  akan menjelaskan pada Anda apa saja yang dapat atau tidak dapat dilakukan oleh operasi ini. Anda  akan diberi  instruksi  sebelum  operasi,  seperti  apakah  diperbolehkan  makan sebelum  operasi.  Pada  umumnya,  Anda  harus  berpuasa 6 jam  sebelum  prosedur dimulai. Anda mungkin diperbolehkan untuk meminum  cairan,  seperti kopi, beberapa jam sebelum operasi.

Bagaimana proses septoplasty?

Operasi dilakukan melalui lubang hidung Anda dan tidak akan menghasilkan bekas luka pada wajah. Operasi biasanya dilakukan dengan bius total atau bius lokal dan berlangsung  selama sekitar 45 menit. Ahli bedah akan membuat sayatan pada lapisan hidung Anda. Bagian tulang rawan dan tulang yang bengkok akan dikembalikan ke posisi yang lurus.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani septoplasty?

Biasanya Anda akan menginap di rumah sakit atau mungkin diperbolehkan pulang pada hari yang sama. Anda  perlu  beristirahat  dan menjauhi  kerumunan  selama  2  minggu.  Hal  ini  untuk menghindari flu, yang dapat mengakibatkan infeksi. Berolahraga  dapat membantu  Anda  kembali  beraktivitas  seperti  biasa.  Konsultasikan pada dokter terlebih dahulu. Pada umumnya, pasien akan pulih total dan dapat kembali beraktivitas. Namun, deviasi dapat terjadi lagi disebabkan tulang rawan yang perlahan kembali ke posisi semula.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Seperti prosedur  lainnya,  ada beberapa  kemungkinan  risiko pada  septoplasty,  seperti perdarahan,  infeksi  dan  reaksi  pada  anestesi. Kemungkinan  risiko  yang  spesifik  pada septoplasty meliputi:

● gejala seperti hidung tersumbat tetap berlanjut setelah operasi

● pendarahan

● perubahan bentuk hidung

● terbukanya septum (perforasi pada septum)

● berkurangnya kemampuan penciuman

● pengumpulan darah pada rongga hidung (septal hematoma)

● sensasi mati rasa sementara pada gusi dan gigi atas.

Diskusikan dengan dokter Anda tentang risiko sebelum menjalani operasi.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit