Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 1 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Menghitung usia kehamilan dan janin di perkembangan janin 1 minggu kehamilan

Sebelum memahami perkembangan janin pada 1 minggu kehamilan, catat dulu bahwa usia janin dan usia kehamilan itu berbeda.

Usia kehamilan dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT) Anda. Nantinya hari perkiraan lahir (HPL) akan dihitung dari usia kehamilan Anda tersebut.

Jadi, meskipun pada HPHT Anda janin belum terbentuk karena pembuahan belum terjadi, minggu tersebut tetap dihitung sebagai usia perkembangan janin 1 minggu kehamilan. Sebab, pada saat itu tubuh sebenarnya sudah menyiapkan diri untuk hamil.

Lalu bagaimana dengan usia janin? Sulit untuk memastikan secara akurat berapa usia janin dalam kandungan dan kapan tepatnya pembuahan terjadi.

Dokter dan bidan hanya bisa mengira-ngira usia janin berdasarkan usia kehamilan Anda. Pemeriksaan USG pun hanya bisa membantu memperkirakan usia janin.

Akamn tetapi, tidak ada jaminan seratus persen bahwa perhitungannya tepat, termasuk perkembangan janin 1 minggu kehamilan.

Di perkembangan janin 1 minggu kehamilan, usia janin bisa jadi lebih kecil atau lebih besar dari usia kehamilan Anda.

Biasanya pembuahan memang terjadi pada hari ke 11 hingga 21 sejak HPHT Anda. Namun, sekali lagi hal ini tidak bisa dipastikan secara akurat.

Bagaimana perkembangan janin 1 minggu kehamilan saya?

Di usia 1 minggu kehamilan, janin sebetulnya belum terbentuk karena pembuahan mungkin belum terjadi.

Maka, tes kehamilan mandiri dengan test pack dan pemeriksaan di dokter kandungan pun tidak akan bisa mendeteksi janin dalam kandungan Anda.

Perubahan pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya di usia 1 minggu kehamilan?

Pada usia 1 minggu kehamilan, tubuh Anda sedang mempersiapkan untuk ovulasi, yang biasanya terjadi di antara 12 hingga 14 hari setelah menstruasi.

Ovulasi adalah pelepasan sel telur dewasa dari ovarium alias indung telur, terdorong ke tuba falopi, siap untuk dibuahi.

Apabila Anda merencanakan kehamilan, ini adalah waktu yang tepat untuk menandai kalender dan memprediksikan ovulasi.

Apa yang perlu saya perhatikan di usia 1 minggu kehamilan?

Pada perkembangan janin 1 minggu kehamilan ini, Anda tidak perlu mengkhawatirkan apa pun.

Satu hal yang harus Anda pikirkan hanyalah menjalankan pola makan yang sehat dan meminum vitamin prenatal Anda. Penting untuk mendapat asupan vitamin yang cukup, khususnya asam folat.

Menurut Kids Health, Asam folat diperlukan untuk mengurangi risiko neural tube defects (cacat lahir yang disebabkan oleh perkembangan otak dan tulang belakang yang tidak sempurna), seperti spina bifida.

Dosis yang disarankan pada tahap ini adalah sekitar 400 mikrogram asam folat sehari. Dosis dapat lebih tinggi pada wanita yang memiliki riwayat spina bifida.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter untuk membantu perkembangan janin 1 minggu kehamilan?

Apabila Anda sedang merencanakan kehamilan, diskusikan dengan dokter mengenai obat-obatan resep dan nonresep yang digunakan.

Anda perlu berhati-hati dalam pengobatan karena banyak obat-obatan resep dan nonresep yang dapat memberikan dampak negatif pada perkembangan janin 1 minggu kehamilan.

Namun demikian, jangan menghentikan obat-obatan resep tanpa berkonsultasi dengan dokter. Dokterlah yang diperbolehkan menimbang manfaat dan risiko dari menghentikan pengobatan.

Berikut berbagai hal yang perlu ditanyakan ke dokter di usia 1 minggu kehamilan:

  • Boleh atau tidak, jika saya meneruskan penggunaan obat-obatan resep dan nonresep saat sedang merencanakan kehamilan?
  • Apa yang harus dilakukan sebelum merencanakan kehamilan?
  • Adakah vaksinasi yang harus dilakukan sebelum merencanakan kehamilan?

Tes apa yang perlu saya ketahui di usia 1 minggu kehamilan?

Untuk mempersiapkan tubuh Anda dalam menyambut kehadiran bayi, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap.

Dokter mungkin akan merujuk tes-tes ini untuk membantu memaksimalkan perkembangan janin 1 minggu kehamilan:

Pap smear

Pap smear adalah tes yang dapat membantu mendeteksi penyebab apapun yang dapat mempengaruhi kemungkinan Anda hamil

Tes genetik

Tes ini dapat mendeteksi penyakit genetik apa pun yang dapat diwariskan ke bayi Anda. Penyakit-penyakit tersebut termasuk anemia sel sabit, thalassemia, dan penyakit Tay-sachs.

Tes darah

Tes ini akan mendeteksi penyakit menular seksual apa pun atau imunitas pada rubella dan cacar air.

Ini akan menentukan apakah Anda perlu pengobatan atau imunisasi sebelum merencanakan kehamilan.

Tes-tes ini akan membantu dokter Anda memberikan panduan yang tepat untuk mempersiapkan tubuh Anda menyambut kehamilan dan perkembangan janin 1 minggu kehamilan yang sehat.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan perkembangan janin 1 minggu kehamilan?

Anda mungkin bertanya-tanya apa yang perlu Anda hindari untuk memastikan kehamilan yang sehat. Saat hamil, sistem imun Anda tidak sekuat saat Anda tidak hamil.

Anda menjadi lebih rentan terkena infeksi. Oleh karenanya, Anda bisa berdiskusi dengan dokter mengenai imunisasi yang aman untuk Anda. Berikut adalah vaksin-vaksin yang perlu Anda ketahui, melansir dari laman Parents.

1. Vaksin campak, gondok, dan rubella atau measles, mumps, and rubella (MMR)

Campak adalah infeksi virus. Beberapa tanda-tanda dan gejala termasuk demam ringan, batuk, hidung mengeluarkan ingus, dan diikuti dengan titik-titik ruam berwarna merah beberapa hari kemudian.

Gondok juga merupakan infeksi virus menular yang menyebabkan kelenjar ludah membengkak. Apabila Anda terinfeksi salah satu dari penyakit ini saat hamil, risiko keguguran cukup tinggi.

Virus rubella, yang disebut juga campak jerman, memberikan gejala-gejala mirip flu yang kemudian sering diikuti dengan ruam.

Hingga 85 persen bayi dari ibu yang terkena penyakit ini pada trimester pertama berakibat cacat lahir yang serius, seperti kehilangan pendengaran dan disabilitas intelektual.

Namun, vaksin ini tidak aman saat kehamilan untuk perkembangan janin termasuk di usia 1 minggu. Biasanya Anda harus menunggu 1 hingga 3 bulan setelah menerima vaksin MMR sebelum memulai kehamilan. Konsultasikan dengan dokter Anda.

2. Vaksin cacar

Cacar adalah penyakit virus yang sangat menular dan bisa menyebabkan demam dan ruam yang gatal serta tidak nyaman.

Sekitar 2 persen bayi dari ibu yang terkena cacar saat lima bulan pertama kehamilan akan memiliki cacat lahir, termasuk anggota gerak badan yang tidak terbentuk dan berfungsi dengan sempurna.

Wanita yang terkena cacar sekitar waktu melahirkan dapat menularkan infeksi yang mengancam jiwa ke bayinya.

Namun, vaksin ini tidak aman dilakukan saat sedang hamil. Penting untuk memeriksakan diri ke dokter sebelum merencanakan kehamilan.

3. Suntikan flu

Centers of Disease Control and prevention (CDC) merekomendasikan untuk suntik flu pada masa kehamilan.

Suntik flu dibuat dari virus yang mati dan tidak akan membahayakan bayi Anda. Namun, Anda harus menghindari vaksin flu semprotan hidung yang disebut FluMist yang terbuat dari virus yang hidup.

Apabila Anda terkena flu tipe apapun saat sedang hamil, kemungkinan Anda lebih tinggi untuk berlanjut ke komplikasi serius.

Salah satu komplikasi serius adalah pneumonia yang berpotensi untuk mengancam jiwa dan dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur. Anda juga berisiko terkena komplikasi terkait flu setelah melahirkan si kecil.

Vaksin flu biasanya aman dilakukan saat kehamilan. Ada hasil penelitian yang menyatakan bahwa mendapatkan vaksin flu saat kehamilan memberikan perlindungan pada bayi Anda setelah kelahiran.

Bayi dapat menerima beberapa antibodi dari Anda pada saat kehamilan. Apabila Anda kebal terhadap flu, kemungkinan si kecil untuk terkena flu jadi lebih kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

    Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
    Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

    Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

    Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

    Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara pijat bayi

    Ketahui Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Bayi di Rumah

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
    ibu hamil makan daging kambing

    Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    pekerjaan rumah tangga saat hamil

    Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit