Mendeteksi Bibir Sumbing Pada Bayi dalam Kandungan Lebih Dini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/05/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Masalah bibir sumbing atau celah bibir pada bayi di Indonesia, masih terus terjadi. Diperkirakan di antara 700 kelahiran, satu di antaranya memiliki bibir sumbing. Meski penyebab bibir sumbing hingga kini masih misterius, kelainan bawaan lahir ini ternyata bisa dideteksi lebih awal pada masa kehamilan. Jadi, kapan ibu hamil bisa melakukan deteksi kemungkinan terjadinya bibir sumbing pada janin? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Kapan deteksi bibir sumbing pada janin bisa dilakukan?

Ibu hamil sangat diwajibkan untuk cek kesehatan secara rutin. Ini dilakukan bukan hanya untuk memantau kesehatan sang ibu, tapi juga perkembangan janin.

Pemeriksaan rutin dapat membantu ibu hamil mengetahui masalah yang mungkin menimpa sang bayi di kandungan, salah satunya bibir sumbing.

Kebanyakan orangtua mengetahui kondisi celah bibir setelah bayi dilahirkan. Namun, majunya perkembangan teknologi sekarang ini membantu orangtua dan dokter untuk melakukan deteksi bibir sumbing pada janin lebih dini.

Tes kesehatan yang bisa membantu melakukan deteksi celah bibir saat hamil adalah tes pencitraan berupa USG (ultrasonography) 3 atau 4 dimensi.

Tes pencitraan ini bisa dilakukan saat masa kehamilan memasuki  usia di atas 6 bulan.

Sayangnya, tes ini hanya bisa mengetahui bayi dengan kondisi celah bibir, tidak dengan celah langit.

Celah langit merupakan kelainan langit-langit mulut. Kelainan bawaan lahir ini biasanya sering terjadi bersamaan dengan bibir sumbing.

Kenapa berbeda? Celah langit lebih sulit dideteksi karena pertumbuhannya terjadi di bagian dalam tubuh sehingga sulit terlihat. Berbeda dengan bibir sumbing yang tampak dari bagian luar tubuh.

Bagaimana jika hasil USG bayi menunjukkan bibir sumbing?

usg transvaginal

Bibir sumbing bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada bayi dalam kandungan Anda.

Setelah melakukan deteksi bibir sumbing pada janin, dan ternyata dokter menyatakan bahwa bayi Anda mengalami kondisi ini, apa yang sebaiknya Anda lakukan?

Dalam diskusi media pada Senin (14/5), Letkol. Ckm. dr. Denny Irwansyah, SpBP-RE, dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi, menyatakan, “Pada situasi ini, tidak ada tindakan medis yang bisa dilakukan.”

Sulit memang menghadapi kenyataan bahwa sang buah hati harus lahir dengan celah pada rongga mulutnya. Namun, jangan berkecil hati.

Jangan biarkan rasa sedih menggerogoti pikiran dan hati Anda, terutama sang ibu.

Merasakan sedih berlarut-larut, tidak hanya membahayakan kondisi kesehatan sang ibu. Namun, juga dapat memperburuk kesehatan dan perkembangan janin. Meskipun sulit, Anda dan keluarga harus bisa menghadapinya.

“Jalan terbaiknya adalah tetap menjaga kesehatan secara menyeluruh. Baik ibu hamil itu sendiri maupun janin,” tambah dr. Denny Irwansyah.

Langkah terbaik yang bisa dilakukan orangtua

Saat mengetahui kondisi janin ketika usai melakukan deteksi bibir sumbing, mungkin Anda memang tak bisa berbuat banyak untuk mengubah keadaan tersebut.

Namun, asupan nutrisi dan menjaga kesehatan ibu hamil adalah kunci utama yang perlu dijaga untuk perawatan bibir sumbing pada janin.

Orangtua juga sebaiknya mulai mempersiapkan segala perawatan yang dibutuhkan oleh si kecil nanti, setelah ia dilahirkan.

Bibir sumbing bukanlah kondisi permanen yang tak bisa diperbaiki. Kondisi ini masih sangat mungkin diperbaiki dengan berbagai tindakan medis, seperti labioplasty (penyatuan celah bibir dan lelangit).

Pada kondisi tertentu, mungkin bayi akan memerlukan prosedur medis lanjutan, seperti cangkok tulang, rhinoplasty (perbaikan tulang hidung), operasi perbaikan rahang, dan operasi saluran telinga.

Namun, hal ini membuktikan bahwa bayi dalam kandungan Anda tetap dapat tumbuh dengan sehat.

Untuk membuat rencana perawatan bibir sumbing pada anak, selalu konsultasikan lebih dahulu pada dokter. Dokter akan membantu perawatan apa saja yang diperlukan serta waktu yang tepat untuk menindaklanjutinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Merokok saat hamil adalah ancaman nomor satu untuk kesejahteraan anak. Ada hubungan antara ibu perokok dan anak berbibir sumbing. Masih kurang seram?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Perkembangan Janin, Kehamilan 31/05/2020 . Waktu baca 8 menit

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit