Kapan Ibu Boleh Mulai Olahraga Lagi Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Olahraga merupakan salah satu hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan Anda. Pada ibu hamil, olahraga dapat membantu menjaga kesehatan saat hamil, mempermudah proses melahirkan, dan mempercepat proses pemulihan setelah melahirkan. Olahraga setelah melahirkan pun dapat membantu Anda untuk mengembalikan bentuk tubuh Anda kembali seperti sebelum hamil. Tak heran, banyak ibu setelah melahirkan akan lebih giat berolahraga.

Ya, ini cara yang sehat untuk membantu menurunkan berat badan setelah hamil. Namun, kapan waktu yang tepat untuk olahraga setelah melahirkan?

Kapan saya bisa mulai olahraga setelah melahirkan?

Waktu yang tepat kapan Anda bisa mulai olahraga setelah melahirkan sebenarnya tergantung dari kondisi dan kesanggupan Anda. Selama Anda merasa sanggup dan dokter Anda juga memperbolehkannya, maka tidak masalah jika Anda ingin melakukan olahraga seminggu setelah melahirkan. Sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda sebelum mulai olahraga setelah melahirkan.

Biasanya wanita yang melahirkan normal dapat lebih cepat pulih kembali dibandingkan dengan wanita yang melahirkan dengan cara operasi caesar. Sehingga, wanita yang melahirkan normal lebih mampu untuk mulai olahraga beberapa hari setelah melahirkan. Sedangkan, wanita yang melahirkan caesar mungkin butuh waktu selama enam sampai delapan minggu setelah melahirkan sebelum mulai berolahraga.

Wanita yang rajin berolahraga saat kehamilan juga biasanya dapat mulai olahraga lagi sesegera mungkin setelah melahirkan. Olahraga saat kehamilan dapat membantu melancarkan proses persalinan, sehingga waktu pemulihan setelah melahirkan juga bisa berlangsung lebih cepat.

Beberapa dari Anda mungkin butuh untuk melakukan olahraga setelah melahirkan secara bertahap. Mulai dari berjalan, kemudian tingkatkan kecepatannya dan waktunya, dan lalu coba gerakan lain. Biasanya, hal ini disebabkan karena Anda:

  • Tidak rutin berolahraga sebelum atau selama kehamilan
  • Mengalami komplikasi selama persalinan
  • Melahirkan dengan cara caesar atau melahirkan normal dengan cara yang dibantu
  • Mempunyai masalah dengan kebocoran urin

Olahraga apa yang bisa dilakukan setelah melahirkan?

Anda bisa mulai olahraga secara bertahap, mulai dari berjalan. Anda cukup melakukan olahraga ini selama 20-30 menit setiap hari. Setelah Anda merasa cukup siap, Anda bisa mulai mencoba melakukan gerakan olahraga untuk melatih otot dasar panggul dan otot perut, seperti kegel. Seperti ini caranya:

  • Kencangkan otot dasar panggul dan otot perut Anda selama 10 detik tanpa menahan napas
  • Lalu, lemaskan lagi otot-otot Anda selama 10 detik
  • Ulangi latihan ini sebanyak 10 kali setiap hari

Melatih otot dasar panggul sangat penting untuk mengurangi risiko inkontinensia urin (kebocoran urin) setelah melahirkan. Saat melakukan olahraga, kebocoran urin mungkin sangat umum terjadi dan ini normal.

Setelah Anda berhasil melakukan gerakan kegel selama beberapa hari dan Anda yakin otot panggul dan perut Anda sudah kencang kembali, Anda mungkin bisa melakukan gerakan olahraga lainnya. Sebaiknya hindari gerakan olahraga sit up, jalan cepat, lari, bersepeda, tenis, atau latihan aerobik lainnya jika otot-otot dasar panggul Anda belum benar-benar pulih kembali setelah melahirkan. Olahraga berat dapat membuat otot dasar panggul Anda menegang, sehingga dapat menyebabkan kebocoran urin.

Anda juga perlu menghindari berenang sampai perdarahan setelah melahirkan (lokia) benar-benar berhenti selama tujuh hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah infeksi. Jika Anda melahirkan caesar atau mempunyai jahitan, Anda mungkin harus menunggu lebih lama untuk diperbolehkan berenang oleh dokter Anda.

Hati-hati, jangan sampai berlebihan dan melakukan olahraga di luar kesanggupan Anda selama beberapa bulan pertama setelah melahirkan. Jika mulai lelah dan tidak sanggup lagi, sebaiknya beristirahatlah. Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk benar-benar pulih setelah hamil dan melahirkan. Anda juga perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan peran Anda yang baru, sebagai ibu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengulik Serba-Serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Hampir serupa dengan diet Atkins, diet south beach menekankan pola makan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 05/06/2020 . Waktu baca 5 menit

5 Peran Ayah dalam Membantu Ibu yang Mengalami Depresi Postpartum

Usai melahirkan tidak sedikit ibu yang mengalami depresi postpartum. Bagaimana peran ayah membantu ibu tercinta melewati depresi postpartum?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 01/06/2020 . Waktu baca 6 menit

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 7 menit

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 14 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
gentle birth adalah

Mengenal Gentle Birth, Metode untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 7 menit
pembagian porsi makan

Seperti Apa Porsi Makan yang Tepat Agar Diet Cepat Berhasil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit