Sudah Masuk Usia Hamil Tua, Tapi Kok Belum Kontraksi? Apakah Perlu Cemas?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memasuki trimester akhir kehamilan terlebih masa-masa menjelang persalinan, perasaan senang dan tidak sabar akan bercampur menyelimuti diri Anda. Pasalnya, tidak lama lagi si kecil yang selama kurang lebih sembilan bulan berada dalam perut Anda, bisa ditemui secara langsung. Namun, bagaimana jika sudah memasuki usia hamil tua tapi belum kontraksi juga? Apakah ini normal? Temukan jawabannya disini.

Memasuki masa hamil tua tapi belum kontraksi, apakah ini normal?

Setiap ibu hamil pasti merasakan “sensasi” yang berbeda-beda selama masa kehamilannya, tak terkecuali menjelang hari perkiraan lahir (HPL). Salah satu tanda yang sering ditemui menjelang persalinan adalah adanya kontraksi. Meski sebagian besar ibu sudah mulai merasakan kontraksi di masa hamil tuanya,  jangan khawatir Anda tak merasakan kontraksi itu.

Pertama-tama yang harus Anda ketahui bahwa usia kehamilan normal yakni bekisar 37 sampai 41 minggu. Maka jangan cemas saat usia kandungan telah memasuki masa 38 minggu tapi belum terlihat adanya tanda-tanda kontraksi, sebab ini masih termasuk normal.

Dilansir dari New Kids Center, sebagian besar bayi lahir pada 3 sampai 4 minggu lebih lama dari hari perkiraan lahir mereka. Selama masih berada dalam rentang ini, dokter biasanya hanya akan menunggu sampai terlihat adanya tanda kontraksi alami. Akan tetapi jika tanda persalinan tak juga muncul bahkan ketika sudah melebihi usia 41 minggu, maka diperlukan tindakan induksi guna merangsang persalinan.

Biasanya induksi persalinan saat usia lebih dari 38 minggu juga diperlukan secara medis jika Anda memiliki komplikasi seperti preeklamsia, diabetes gestasional, ataupun infeksi rahim.

Lantas, apa yang harus saya lakukan jika sudah hamil tua tapi belum kontraksi?

Usia hamil tua tapi belum kontraksi mungkin akan membuat Anda cemas. Namun sebaiknya hindari memikirkan hal ini berlebihan, apalagi hingga menyebabkan stres saat hamil tua. Sebagai solusinya, lebih baik melakukan hal-hal ringan berikut ini agar pikiran tetap segar sehingga tidak memengaruhi kondisi kesehatan Anda dan bayi.

  • Bersantai dengan meluangkan banyak waktu bersama kerabat dan keluarga bisa menjadi salah satu pilihan, misalnya dengan menonton film atau olahraga bersama. Tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian Anda dari memikirkan hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan kehamilan.
  • Belanja berbagai hal untuk mempersiapkan kehadiran si buah hati nanti, agar Anda tak perlu repot lagi membeli kebutuhannya nanti.
  • Beristirahat dengan memiliki waktu tidur yang cukup, akan lebih membuat tubuh Anda nyaman dan rileks.
  • Bermeditasi. Meditasi di tempat terbuka bisa menyegarkan pikiran Anda. Udara segar akan memberi energi untuk membantu Anda berpikir positif.

Jika saya telah merasakan kontraksi, bagaimana mengetahui bahwa ini adalah tanda persalinan?

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya tanda-tanda kontraksi muncul. Namun jangan terburu-buru berpikir bahwa persalinan akan segera tiba, sebab bisa saja ini hanya kontraksi palsu atau yang biasa disebut kontraksi Braxton Hicks.

Sebenarnya mudah bagi Anda untuk membedakan apakah kontraksi ini palsu atau tidak. Kontraksi palsu biasanya tidak terlalu terasa sakit atau bahkan tidak sakit sama sekali dan hal ini tidak berlangsung lama, tidak sering, bahkan tidak menimbulkan bercak darah. Sementara kontraksi yang menandakan persalinan akan berlangsung secara teratur dan semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Bila Anda merasakana kontraksi ‘yang benar’, maka segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan dan pertolongan medis.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Perlu Melakukan USG 4D? Berikut Manfaat dan Tahapan Prosedurnya

Setelah melewati trimester pertama, Anda sudah bisa melakukan USG 4D. Kira-kira, apa saja manfaat dari prosedur yang satu ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Fetomaternal, Pemeriksaan Kehamilan oleh Dokter Spesialis Kandungan

Selain dokter kandungan, ibu hamil dengan kondisi tertentu juga disarankan periksa ke fetomaternal. Namun sebelumnya, cari tahu informasinya dulu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 31 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Aborsi, Prosedur Medis untuk Menggugurkan Kandungan

Ada berbagai pertimbangan sebelum dokter melakukan aborsi. Apalagi, ini adalah keputusan yang cukup berat dilakukan. Simak dulu penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Infeksi Postpartum

Infeksi postpartum atau pasca persalinan adalah infeksi terjadi setelah persalinan. Apa saja penyebabnya? Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Komplikasi Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda tanda mau melahirkan tanda-tanda persalinan

10 Tanda-Tanda yang Muncul Ketika Anda Akan Melahirkan dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
plasenta previa adalah

Plasenta Previa: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit