Wanita yang Tidak Subur Tetap Perlu Pakai Alat Kontrasepsi. Kenapa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Alat kontrasepsi biasanya menjadi solusi bagi pasangan yang belum siap atau tidak ingin punya anak. Namun, tahukah Anda ternyata pemakaian KB tetap perlu bagi dipertimbangkan oleh pasangan yang sudah divonis tidak subur? Khususnya, wanita tidak subur tetap perlu pakai alat kontrasepsi, lho! Kenapa, ya?

Wanita tidak subur mungkin masih bisa hamil

alat kontrasepsi wanita menurunkan gairah seksual

Divonis tidak subur bukan berarti Anda tidak bisa punya anak. Wanita tidak subur masih bisa hamil, meski peluangnya mungkin kecil.

Sebagian besar pasangan yang sulit hamil penyebabnya adalah karena salah satu atau keduanya tidak subur, bukan karena mandul. Entah karena jumlah sperma prianya yang rendah atau ovulasi wanitanya yang bermasalah, kemungkinan untuk hamil secara alami (tidak pakai bantuan medis) tetap ada pada pasangan yang tidak subur.

Beda dengan mandul yang artinya Anda sama sekali tidak bisa memiliki anak. Misalnya, jika kedua saluran fallopi wanita benar-benar terblokir, artinya wanita itu mandul. Atau, jika seorang laki-laki memiliki jumlah sperma nol (azoospermia), artinya pria itu mandul. Pembuahan mustahil terjadi pada situasi seperti ini tanpa dibantu dengan teknologi reproduksi buatan, seperti bayi tabung atau inseminasi.

Keputusan pakai KB meski tidak subur, tergantung dari rencana hidup Anda berdua ke depannya

Keputusan untuk pakai kontrasepsi setelah divonis tidak subur mungkin terdengar sedikit aneh. Anda mungkin keheranan, “Lho, kan saya sudah mati-matian berusaha untuk hami, kenapa sekarang harus dicegah?” Beberapa bahkan mungkin merasa bersalah karena berpikir dengan pakai kontrasepsi, mereka sama saja menolak rezeki yang bisa datang sewaktu-waktu.

Namun, ada beberapa alasan yang bisa mendasari pertimbangan banyak pasangan tidak subur untuk pakai kontrasepsi. Ingat, merujuk penjelasan di atas, tidak subur bukan berarti Anda mustahil bisa hamil. Kemungkinan hamil tetap ada, meski kecil.

Bagi pasangan tidak subur yang pernah sukses dikaruniai anak sebelumnya, pakai kontrasepsi bisa membantu mereka agar tidak terlalu cepat hamil lagi. Beberapa pasangan mungkin tidak ingin punya sekaligus dua anak dengan usia yang terlalu dekat. Yang lainnya memilih pakai KB untuk sementara sampai Anda berdua memutuskan apakah mau punya anak lagi atau tidak. Atau mungkin, Anda dan pasangan berpikir bahwa memiliki keluarga kecil dengan satu anak saja sudah cukup.

Sementara bagi pasangan tidak subur yang belum pernah hamil, alasan untuk pakai KB demi mencegah kehamilan bisa didasari oleh rehat sejenak dari stres berkepanjangan setelah berulang kali mencoba hamil. Stres akibat terus-terusan hamil bisa menggerogoti kesehatan fisik serta psikis kedua belah pihak. Atau setelah segala upaya mencoba hamil tak kunjung ada yang sukses, Anda dan pasangan akhirnya sama-sama mantap memilih untuk hidup berdua saja tanpa anak. Penggunaan KB bisa menjamin rencana Anda ke depannya tanpa harus khawatir “kecolongan” hamil yang tidak direncanakan.

Terlepas dari apa pun kondisi Anda, sudah pernah punya anak sebelumna atau tidak, dokter mungkin juga menyarankan Anda untuk tidak hamil karena sejumlah alasan medis tertentu. Nah, pemakaian KB meski wanita tidak subur bisa mencegah risiko kebobolan hamil, yang mungkin bisa merisikokan kesehatan Anda ke depannya.

Apakah KB akan membuat saya jadi makin sulit hamil?

efek samping kontrasepsi darurat

Tidak sedikit wanita yang menolak menggunakan alat kontrasepsi sejak divonis tidak subur. Selain karena merasa baik-baik saja, mereka cenderung merasa takut kalau alat kontrasepsi ini bisa membuatnya menjadi semakin sulit hamil. Benarkah demikian?

Mengutip dari Verywell, sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa pemakaian alat kontrasepsi jangka panjang tidak memengaruhi kesuburan wanita. Kebanyakan wanita bisa hamil dalam 3-12 bulan pertama setelah berhenti minum pil KB. Jika Anda pakai IUD alias KB spiral, Anda mungkin saja langsung bisa hamil.

Dilansir dari Everyday Family, dalam beberapa kasus tertentu penggunaan pil KB jangka panjang justru dapat menguatkan kesuburan wanita tidak subur yang disebabkan oleh siklus haid tidak teratur. Pil KB dapat membantu siklus menstruasi wanita jadi lebih teratur, sehingga meningkatkan peluang pembuahan yang optimal.

Pasalnya, penurunan kesuburan wanita lebih dipengaruhi oleh bertambahnya umur dan kondisi kesehatan masing-masing, bukan semata dari jenis KB atau seberapa lama pemakaiannya.

Maka itu, diskusikan dengan dokter Anda mengenai jenis kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Bila Anda masih ragu untuk menggunakan kontrasepsi hormonal, Anda juga bisa memanfaatkan kontrasepsi penghalang fisik, seperti kondom. Terlebih terlepas dari keinginan hamil atau tidak, pria dan wanita tidak subur tetap perlu pakai kondom saat berhubungan seks untuk mencegah penyakit kelamin menular.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca