5 Golongan Wanita yang Ternyata Tidak Boleh Minum Pil KB (Anda Salah Satunya?)

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Maret 24, 2020
Bagikan sekarang

Pil KB adalah metode kontrasepsi yang paling difavoritkan wanita karena kemudahan cara pakainya dan kemanjurannya mencegah kehamilan. Namun ternyata, tidak semua wanita boleh minum pil KB. Siapa saja yang tidak boleh, dan apa alasannya? Cari tahu di sini.

Ada lima wanita yang tidak boleh minum pil KB

Sebelum mulai pakai kontrasepsi, sebaiknya Anda konsultasi dulu ke dokter kandungan apakah pil KB benar-benar tepat dan aman untuk Anda.

Pasalnya meski pil KB secara umum aman dikonsumsi dan minim efek samping, tidak demikian untuk wanita-wanita yang:

1. Punya migrain

obat migrain alami

Pil KB dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke iskemik pada wanita pengidap migrain yang disertai aura. Ini karena pil KB mengandung jenis estrogen sintetik yang disebut ethinyloestradiol. Peningkatan kadar estrogen dalam tubuh bisa menjadi pemicu munculnya stroke iskemik.

Risikonya memang kecil, tapi bukan berarti mustahil. Maka jika Anda punya migrain dan sedang berniat untuk mulai pakai kontrasepsi, pertimbangkan metode yang lain seperti KB spiral (IUD). Jika tetap ingin minum pil KB, dokter mungkin akan menyarankan pil KB mini yang hanya mengandung progesteron dosis rendah. Pil mini dilaporkan cenderung lebih aman.

2. Berusia lebih dari 40 tahun

kesehatan umur 40 tahun

Seiring bertambah tua, tubuh akan mulai mengalami banyak penurunan fungsi. Dikutip dari Verywell Health, wanita berusia 40 tahun ke atas berisiko sangat tinggi untuk mengalami penggumpalan darah ketika menggunakan pil KB yang mengandung estrogen. Dari 100 ribu wanita usia 40-an yang minum pil KB estrogen, kira-kira 100 di antaranya mengalami penggumpalan darah.

Selain itu, risiko Anda mengalami penyumbatan arteri akibat bekuan darah ini juga meningkat 2 kali lipat akibat minum pil KB.

Sebaiknya konsultasikan lebih lanjut ke dokter mengenai alternatif kontrasepsi mana yang lebih aman untuk Anda.

3. Perokok aktif

Wanita perokok tidak boleh minum pil KB karena dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, termasuk komplikasinya seperti stroke dan serangan jantung. Apalagi jika Anda merokok dan sudah memasuki usia 40 tahun. Risikonya bisa meningkat berkali-kali lipat.

Jika Anda berniat untuk pakai kontrasepsi, umumnya dokter akan menyarankan Anda untuk lebih dulu mulai berhenti merokok demi menghindari risiko tersebut. Dokter mungkin juga akan mencarikan alternatif metode KB yang lebih aman setelahnya.

4. Memiliki riwayat gangguan pembekuan darah

proses pembekuan darah

Kandungan estrogen dalam pil KB dapat mengganggu proses pembekuan darah (koagulasi). Dikutip dari WebMD, sebuah penelitian menunjukkan bahwa pil KB meningkatkan peluang Anda terkena gangguan pembekuan darah sekitar 2-6 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang tidak pakai alat kontrasepsi.

Risiko ini dapat meningkat terutama jika Anda memang sudah memiliki riwayat gangguan pembekuan darah, misalnya hemofilia, sejak sebelum memutuskan ingin pakai pil KB.

5. Berisiko tinggi kanker payudara (atau sudah terdiagnosis)

sembuh dari kanker payudara

Mengutip berbagai penelitian, penggunaan rutin pil KB dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Apalagi jika Anda juga memiliki “bakat” keturunan kanker payudara dan memiliki sel abnormal di payudara. Maka risiko Anda akan jauh lebih tinggi.

Bahkan, konsumsi pil KB dosis tinggi juga dapat meningkatkan risiko kekambuhan pada mantan pengidap kanker payudara.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain Bikin Bugar, 4 Jenis Olahraga Ini Juga Bisa Redakan Migrain

Migrain tidak selalu harus diatasi dengan minum obat. Usut punya usut, beberapa jenis olahraga ternyata cukup manjur untuk menghilangkan migrain.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Kebugaran, Hidup Sehat November 23, 2019

Kenapa Gejala Awal Kanker Payudara Seringnya Tak Disadari?

Seringnya, kanker payudara baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Ini karena gejala awal kanker payudara kerap tidak disadari. Mengapa begitu?

Ditulis oleh Widya Citra Andini
dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM

Ternyata, Sakit Kepala Migrain Dapat Menyebabkan Vertigo

Ternyata, vertigo juga bisa disebabkan oleh sakit kepala. Lalu, apa saja jenis sakit kepala yang berpotensi menyebabkan vertigo?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Fakta Unik Oktober 28, 2019

Bagaimana Merokok Menyebabkan Kanker Tenggorokan?

Merokok bisa memicu penyakit kanker. Salah satu jenis kanker yang bisa berkembang akibat kebiasaan merokok adalah kanker tenggorokan. Mengapa bisa begitu?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Berhenti Merokok, Hidup Sehat Oktober 28, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Apa Saja Penyebab dan Cara Mengatasi Migrain Saat Haid?

Apa Saja Penyebab dan Cara Mengatasi Migrain Saat Haid?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 18, 2020
Penyebab Migrain Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Migrain Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 17, 2020
10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 17, 2020
Migrain

Migrain

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang April 14, 2020