Benarkah Wanita dengan Pinggul Besar Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Februari 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Setiap wanita memiliki bentuk tubuh yang berbeda, namun sebagian bentuk tubuh wanita dianggap membuatnya lebih cepat hamil. Salah satunya yaitu wanita dengan pinggul besar disebut cepat hamil, dibandingkan dengan yang  lebih kecil. Rupanya, selain banyak menjadi tubuh ideal bagi pria, manfaat pinggul besar bagi wanita dianggap bisa cepat hamil. Namun, benarkah pernyataan tersebut?

Fakta wanita dengan pinggul besar cepat hamil

Wanita yang memiliki pinggang kecil serta pinggul besar diduga memiliki tingkat kesuburan yang lebih tinggi, sehingga ia bisa lebih cepat hamil. Bahkan, rasio pinggang dan pinggul dipercaya memengaruhi kesuburan wanita. Sayangnya, belum ada penelitian yang bisa mendukung pernyataan tersebut.

Justru, penelitian yang dimuat di dalam jurnal Archives of Sexual Behavior menyatakan bahwa wanita dengan pinggang yang kecil dan pinggul yang besar lebih menarik bagi sebagian besar pria. Akan tetapi tidak berarti hal ini membuat para wanita dengan ukuran tubuh tersebut jadi lebih subur atau cepat hamil.

Bahkan sekali pun hal tersebut bisa dibuktikan, ukuran pinggul tidak bisa dijadikan satu-satunya parameter dari kesuburan wanita. Artinya, ukuran pinggul yang besar bukan satu-satunya faktor penentu bahwa Anda bisa cepat hamil. Uniknya, pinggul besar justru bisa menunjukkan kesuburan Anda di masa lampau.

Pasalnya, ukuran pinggul seorang wanita bisa jadi menunjukkan jumlah anak yang pernah dilahirkannya. Diduga bahwa wanita yang masih memiliki pinggul dengan ukuran kecil berarti tidak memiliki anak banyak atau bahkan tidak punya anak sama sekali. Meski hal tersebut juga belum bisa dibuktikan secara ilmiah.

Sementara itu, wanita dengan pinggul besar, selain diprediksi dapat membuat Anda cepat hamil, dapat menunjukkan bahwa wanita tersebut telah melahirkan beberapa kali. Jika seorang wanita telah melahirkan beberapa kali, ukuran pinggul memang cenderung membesar. Hal itupun termasuk hal yang wajar.

Dari kemungkinan tersebut, bisa dilihat bahwa seorang wanita dengan pinggul besar bisa lebih cepat hamil karena telah beberapa kali hamil dan melahirkan sebelumnya.

Pinggul wanita ideal untuk hamil dan melahirkan

Alih-alih berkaitan dengan kesuburan wanita, pinggul besar lebih berkaitan erat dengan proses hamil dan melahirkan. Cobalah pelajari ciri pinggul yang ideal untuk hamil dan melahirkan. Apakah pinggul besar menjadi salah satu ciri pinggul ideal untuk melahirkan?

Sebenarnya, wanita dengan pinggul yang cocok untuk hamil dan melahirkan merujuk pada bentuk pinggul yang sesuai. Biasanya, pinggul yang cocok untuk hamil dan melahirkan adalah pinggul yang lebar dan besar. Akan tetapi, bentuk pinggul yang dimiliki semua orang tidak selalu sama. Artinya, meski sama-sama besar, pinggul setiap wanita mungkin memiliki perbedaan tertentu.

Bahkan, bentuk pinggul Anda dengan para wanita lainnya mungkin tidak akan sama. Dari banyaknya variasi bentuk pinggul, ada beberapa wanita yang dikaruniai dengan pinggul berukuran besar yang memudahkannya untuk cepat hamil dan melahirkan.

Beberapa jenis pinggul yang ideal untuk hamil dan melahirkan

Ada beberapa jenis pinggul yang membuat seorang wanita bisa hamil dan melewati proses yang lebih mudah dan cepat saat melahirkan.

1. Pinggul melebar dari kiri ke kanan

Salah satu jenis pinggul besar yang bisa membuat wanita cepat hamil dan paling banyak dimiliki wanita adalah pinggul yang berbentuk datar dan lebar. Dalam dunia medis, pinggul ini disebut dengan istilah gynecoid pelvis. Seseorang yang memiliki bentuk pinggul ini berarti memiliki pinggul yang kecil namun lebar.

Ukuran lebar itu yang membuat bayi lebih mudah dan cepat keluar saat Anda melahirkan setelah hamil selama 9 bulan. Bentuk pinggul ini adalah bentuk pinggul yang paling nyaman saat sedang hamil hingga melahirkan.

2. Pinggul melebar dari depan ke belakang

Bentuk pinggul yang besar dan juga cocok untuk hamil dan melahirkan lebih cepat adalah anthropoid pelvis. Bentuk ini berbeda dengan bentuk gynecoid pelvis, meski sama-sama lebar. Namun, bentuk pinggul ini melebar dari depan ke belakang. Maka, jika Anda memiliki bentuk pinggul ini, kemungkinan berat badan Anda menumpuk di bagian perut dan pantat.

Meski begitu, bentuk dari pinggul ini sebenarnya lebih sempit dibanding gynecoid pelvis, sehingga waktu yang Anda butuhkan untuk melahirkan mungkin sedikit lebih lama jika dibandingkan dengan orang dengan bentuk pinggul gynecoid pelvis.

3. Pinggul dengan pantat kecil

Selain kedua bentuk pinggul yang besar, ada pula wanita yang dikaruniai dengan pinggang kecil. Biasanya, wanita yang berbadan tinggi memiliki otot pantat yang lebih kecil dan pinggul yang lebih sempit. Pinggul ini disebut android pelvis. Sering kali wanita dengan ukuran pinggul kecil ini mengalami kesulitan saat proses melahirkan.

Apalagi jika bayi yang hendak dilahirkan berukuran besar. Sebenarnya, wanita berpinggul kecil mungkin untuk melahirkan secara normal, akan tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding wanita berpinggul besar.

4. Pinggul sempit

Sama halnya dengan wanita dengan pinggul kecil, wanita dengan pinggul yang sempit juga sering mengalami kesulitan saat proses persalinan. Pasalnya, bayi yang hendak keluar juga merasa kesulitan masuk ke dalam pinggul Anda.

Bentuk pinggul sempit ini disebut platypelloid pelvis. Meski begitu, pinggul sempit masih memiliki ukuran yang lebih besar dibanding pinggul yang kecil. Meski tergolong sulit, wanita dengan pinggul sempit masih terhitung lebih mudah untuk melahirkan, jika dibandingkan dengan wanita berpinggul kecil.

Wanita dengan pinggul besar berpotensi melahirkan anak cerdas

Sebenarnya, wanita yang memiliki pinggul kecil bukan berarti tidak akan pernah bisa memiliki pinggul yang besar. Pasalnya, proses hamil dan melahirkan sering kali membuat ukuran pinggul berubah menjadi semakin besar. Tandanya, semakin sering melahirkan, pinggul seorang wanita bisa menjadi semakin besar.

Tidak hanya dianggap bisa lebih cepat hamil, wanita dengan pinggul besar juga berpotensi akan melahirkan anak-anak yang cerdas. Lebih tepatnya, wanita dengan pinggang kecil dan pinggul besar dapat melahirkan anak-anak yang pintar.

Mengapa demikian? Saat hamil, ukuran pinggul wanita cepat menjadi lebih besar. Namun, bagi wanita yang memang sudah memiliki pinggul besar, hal ini bisa menjadi sebuah kelebihan. Pasalnya, pada lekukan pinggul dan paha yang berukuran lebih besar, terdapat banyak simpanan asam lemak omega-3 di dalamnya.

Asam lemak omega-3 sendiri adalah salah satu nutrisi di dalam tubuh yang dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak janin, khususnya pada kehamilan trimester ketiga. Sementara itu, wanita dengan pinggul yang lebih kecil berarti memiliki simpanan asam lemak omega-3 lebih sedikit di dalam tubuhnya.

Oleh sebab itu, Anda seharusnya tidak perlu khawatir jika saat menjalani kehamilan, pinggul dan paha Anda menjadi lebih cepat berukuran besar. Pasalnya, pinggul yang dengan cepat berukuran besar menandakan jumlah simpanan asam lemak omega-3 yang lebih banyak untuk pembentukan otak janin saat Anda hamil. Hal ini menunjukkan spinggul Anda yang berukuran besar memiliki kontribusi pada kecerdasan anak Anda.

Selain bagus untuk perkembangan otak janin dalam kandungan, asam lemak omega 3  pada ibu hamil juga punya banyak manfaat kesehatan yang lain. Asam lemak ini bermanfaat mencegah kanker, menjaga tekanan darah, menurunkan risiko serangan jantung, mencegah alzheimer dan melindungi tubuh dari masalah kesehatan mental.

Jadi, Anda seharusnya tidak perlu cepat khawatir saat pinggul Anda berubah menjadi lebih besar saat hamil. Hal ini justru menandakan hal yang baik untuk perkembangan otak janin Anda yang nantinya juga berdampak baik pada otak anak setelah dilahirkan.

Akan tetapi, bagi Anda yang tidak memiliki pinggul dengan ukuran besar saat hamil tidak perlu terlalu cepat cemas dan khawatir. Anda dapat memperoleh asupan asam lemak omega-3 selama hamil dari berbagai sumber makanan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Rutin Makan Ikan Turunkan Risiko Stroke dan Gagal Jantung?

Ikan sering jadi lauk makan nasi sehari-hari orang Indonesia. Psstt... Makan ikan dua kali seminggu ternyata bantu turunkan risiko penyakit jantung, lho!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Jantung 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tanda-Tanda Keguguran yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Keguguran rentan menyerang kehamilan di usia muda atau trimester pertama. Berikut tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
proses terjadinya kehamilan atau pembuahan

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit