5 Hal yang Bisa Membuat Proses Bayi Tabung Gagal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Proses bayi tabung (IVF) yang gagal merupakan suatu pukulan bagi pasangan yang menjalaninya, terutama wanita. Dengan mengalami hal tersebut, Anda pasti akan mempertanyakan “Apa sebenarnya yang membuat proses bayi tabung gagal?”. Banyak orang yang menyerah, dan lebih memilih untuk mengadopsi anak. Namun, apakah itu merupakan keputusan terbaik? Perlu Anda ketahui bahwa menyerah bukanlah satu-satunya cara dalam mengatasi kondisi ini. Memahami berbagai faktor yang menyebabkan bayi tabung gagal sekaligus cara mencegahnya dapat memotivasi Anda untuk memulai siklus lain.

Benyebab program bayi tabung gagal

1. Kurangnya kualitas embrio

Kualitas embrio tergantung pada dua faktor: sperma dan sel telur. Kedua pasangan harus berada dalam kesehatan yang optimal selama beberapa pulan sebelum siklus bayi tabung untuk membuat embrio yang sangat berkualitas. Ini memakan waktu hingga 90 hari bagi pria untuk memproduksi sperma yang matang. Apapun yang mereka lakukan selama ini dapat secara negatif atau positif berdampak pada sperma. Berendam air panas, bersepeda, minum alkohol, dan merokok akan berdampak negatif terhadap sperma. Diet sehat yang tinggi alkali dan antioksidan dapat meningkatkan parameter sperma. Akupuntur dan obat herbal juga bisa sangat berguna selama masa 90 hari tersebut.

Meski tidak mampu mengubah genetika dari perempuan, kualitas telur dapat ditingkatkan dengan menciptakan lingkungan yang sehat. Telur akan melalui proses penyaringan yang membutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum mereka siap untuk ovulasi. Pastikan Anda menjaga kesehatan tubuh untuk membantu memastikan potensi genetik telur tercapai. Diet, gaya hidup, dan akupuntur dapat memainkan peranan penting dalam proses ini.

2. Respon ovarium yang buruk

Seorang wanita yang sehat harus merespon dengan baik dan menghasilkan banyak telur selama fase rangsangan dari IVF. Sayangnya, banyak wanita mungkin tidak merespon obat IVF dengan baik, sehingga mereka hanya memproduksi sedikit telur, atau tidak memproduksi telur sama sekali. Inilah yang disebut respon ovarium buruk. Kondisi ini sangat umum pada wanita yang memiliki tingkat FSH (follicle stimulating hormone) yang tinggi atau rendahnya jumlah antral folikel.

Cara terbaik untuk membantu ovarium menanggapi obat IVF mirip dengan menciptakan embrio yang sehat, yaitu dengan menciptakan lingkungan yang sehat. Kekurangan vitamin tertentu seperti vitamin D dapat sangat mengurangi kesuburan. Dengan mengoptimalkan tubuh dan memberikan waktu untuk menanggapi perubahan, Anda dapat melihat perubahan yang drastis.

3. Buruknya kualitas sperma

Bahan-bahan genetik yang disimpan di dalam kepala sperma mungkin abnormal, bahkan ketika analisis air mani menunjukkan bahwa konsentrasi sperma, motilitas, dan morfologi tergolong normal. Kerusakan DNA sperma dapat disebabkan oleh paparan bahan kimia, radikal bebas, oksidan (produk samping metabolisme), serta penggunaan tembakau. Menyuntikkan satu sperma ke dalam telur dapat meningkatkan kesempatan pembuahan, tetapi tidak terjamin bahwa yang sudah dipilih adalah sperma yang normal. Pembuahan telur dengan sperma yang abnormal dapat menghasilkan embrio yang abnormal.

4. Kegagalan implantasi

Ini adalah tahap terakhir dari mencapai kehamilan. Sebuah telur yang sehat diambil, kemudian sperma dan sel telur dipertemukan hingga menciptakan embrio, lalu embrio ditransfer ke dalam rahim. Setelah itu semua, saatnya implantasi berlangsung. Sayangnya, implantasi mungkin merupakan salah satu faktor paling umum yang menyebabkan bayi tabung gagal. Polip, kista, aliran darah yang buruk, lapisan yang tipis, dan lain-lain mungkin berkontribusi untuk membuat embrio tidak tertanam ketika ditransfer ke dalam rahim.

Kabar baiknya adalah bahwa akupuntur memiliki reputasi yang baik untuk meningkatkan aliran darah uterus dan tingkat implantasi. Sebuah penelitian besar telah menunjukkan bahwa hanya dengan melakukan laser akupuntur pada hari embrio ditransfer akan meningkatkan tingkat implantasi sebanyak 15 persen. Terlebih lagi, ketika Anda melakukan akupuntur secara rutin hingga hari ditransfernya embrio, maka Anda dapat memiliki peningkatan aliran darah, sekaligus membantu rahim yang memiliki lapisan tipis.

5. Pertumbuhan endometrium yang tidak optimal

Pertumbuhan endometrium yang kurang optimal merupakan salah satu penyebab proses bayi tabung gagal, dan ini sulit untuk diatasi. Untuk beberapa pasien, endometrium yang tidak optimal dapat dikaitkan dengan aliran darah uterus yang buruk. Sayangnya, pada sebagian besar kasus penyebabnya tidak diketahui. Untuk meningkatkan endometrium dal siklus di masa depan, Anda dapat melakukan biopsi endometrium sebelum siklus stimulasi.

 

BACA JUGA:

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Apa bedanya bercak darah dari tanda hamil atau menstruasi? Pasalnya, keduanya cukup mirip. Temukan ciri dan perbedaan flek darah yang terjadi pada Anda!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Saat sedang menjalani promil, Anda perlu tahu berbagai cara cepat hamil yang perlu dilakukan bersama pasangan. Berikut tipsnya untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
tanda hamil ciri hamil

20 Tanda-Tanda Hamil yang Harus Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
cat kuku kutek

Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
salah menggunakan test pack

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memakai Test Pack

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit