Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir untuk Kehamilan IVF (Bayi Tabung)

Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir untuk Kehamilan IVF (Bayi Tabung)

Kehamilan bisa dicapai lewat berbagai macam cara; pembuahan alami dengan berhubungan intim atau lewat bantuan program IVF alias bayi tabung. Yang membedakan keduanya adalah bagaimana cara mempertemukan sperma dengan sel telur. Ke depannya, proses kehamilan yang dijalani oleh si calon ibu akan tetap sama. Namun ternyata, cara menghitung hari perkiraan lahir dari bayi tabung hasil program IVF berbeda dengan bayi dari kehamilan alami.

Untuk ibu yang hamil normal, memperkirakan HPL umumnya dihitung dari tanggal terakhir menstruasi sebelum pembuahan. Lalu, bagaimana dengan hitungan HPL ibu yang hamil secara IVF?

Sekilas tentang cara hamil lewat IVF

Kehamilan IVF atau in vitro fertilization dilakukan dengan mengambil sampel ovum atau sel telur dari rahim wanita dan sperma dari air mani pria.

Sampel tersebut akan diperiksa lebih lanjut untuk dipilih sel yang kualitasnya paling bagus. Dokter kemudian akan mempertemukan kedua sel tersebut di cawan petri di laboratorium

Setelah kedua sel digabungkan, akan terjadi proses pembuahan sampai terbentuknya embrio. Embro itu kemudian akan didiamkan dulu di tempat khusus yang steril.

Tiga sampai 4 hari kemudian, baru embrio akan dimasukkan kembali ke dalam rahim untuk melanjutkan kehamilannya.

Bagaimana cara menghitung HPL IVF?

Cara menghitung HPL pada kehamilan IVF berbeda dengan HPL normal. Pada kehamilan secara alami, HPL akan dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT). Namun kadang, HPL kehamilan alami suka meleset karena ada kecenderungan bagi ibu hamil lupa kapan tepatnya ia terakhir kali mens sebelum hamil. Maka, hasil dari HPL bisa berubah; entah jadi lebih cepat atau lebih lama dari yang diperhitungkan.

Sementara itu, HPL kehamilan IFV tidak dihitung berdasarkan HPHT. HPL bayi tabung terhitung mulai dari tanggal embrio ditransfer ke dalam rahim sampai 266 hari ke depan. Ini setara 38 minggu usia kehamilan.

Berikut contoh perkiraannya:

  • Jika transfer embrio ke rahim ibu dilakukan hari ini, berarti HPL IVF ibu 265 hari kemudian
  • Jika transfer embrio ke rahim ibu dilakukan hari ke 5, berarti HPL IVF ibu 261 hari kemudian
  • Jika transfer embrio ke hari ibu dilakukan hari ke 3, berarti HPL IVF ibu 263 hari kemudian.

Prediksi HPL IVF biasanya lebih akurat karena dokter sudah dapat memantau perkembangan embrio sejak dari laboratorium. Namun kemungkinan besar, dokter akan terus memantau kehamilan Anda karena janin yang sedang dikandung perkembangannya mungkin agak terlambat.

Bayi dari kehamilan IVF berisiko tinggi lahir prematur

Meski Anda dan dokter yakin HPL IVF sudah akurat, namun menurut sebuah penelitian dari Department of Obstetrics and Gynecology, University of Pennsylvania, bayi dari kehamilan IVF berisiko tinggi untuk lahir prematur.

Dokter sampai saat ini tidak tahu persis mengapa bayi yang lahir IVF berisiko prematur. Namun, ada faktor-faktor tertentu yang dapat menyebabkan kondisi ini terjadi. Antara lain seperti:

1. Masalah hormonal

Sebelum HPL ditentukan, dokter akan menggunakan embrio yang paling baik untuk dimasukkan ke dalam rahim ibu.

Untuk mendapatkan embrio yang paling bagus, ibu hamil sebelumnya akan diberi obat hormon untuk meningkatkan jumlah sel telur yang akan dihasilkan.

Nah, beberapa ilmuwan meyakini bahwa hormon yang dipaksa matang ini lah yang dapat memengaruhi implan embrio di dalam rahim Anda.

2. Embrio ganda

Hari perkiraan lahir dari bayi IVF bisa tidak akurat apabila Anda hamil kembar atau lebih. Ini karena dokter biasanya memasukkan 2 embrio atau lebih dalam sekali proses transfer ke rahim. Kehamilan kembar atau lebih umumnya berisiko tinggi lahir prematur dibanding dengan kehamilan tunggal.

Karena ada lebih dari satu embrio, secara tidak langsung tubuh akan mengalami banyak perubahan dua kali lipat. Contohnya, pasokan aliran darah ibu harus dua kali lipat lebih banyak untuk bisa memadai kebutuhan dua bayi. Jantung yang bekerja keras memompa darah saat hamil dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah atau preeklampsia. Preeklampsia berisiko menyebabkan bayi lahir sebelum waktunya.

3. Fisik Ibu

Faktor dari kondisi fisik ibu juga dapat menyebabkan kehamilan IVF lahir sebelum hari perkiraan. Ibu yang hamil melalui IVF cenderung tidak lagi berusia muda, kira-kira usia 30 tahun ke atas. Kehamilan yang terjadi di usia tua dapat menyebabkan banyak risiko, yang salah satunya berupa lahir prematur.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 

Does ivf cause premature birth risk? https://www.verywellfamily.com/does-ivf-cause-premature-birth-risks-2748457

Pregnancy due date https://www.verywellfamily.com/the-truth-about-pregnancy-due-dates-3956212 

How many weeks pregnant  https://www.verywellfamily.com/how-many-weeks-pregnant-am-i-2758651 

How IVF and natural pregnancy are different https://www.parents.com/getting-pregnant/infertility/treatments/how-is-ivf-pregnancy-different-than-natural-pregnancy/ 

Sullivan-Pyke, C. S., Senapati, S., Mainigi, M. A., & Barnhart, K. T. (2017). In Vitro fertilization and adverse obstetric and perinatal outcomes. Seminars in Perinatology, 41(6), 345–353. doi:10.1053/j.semperi.2017.07.001  

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 07/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x