home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berendam Air Panas Mengurangi Kesuburan? Ini Faktanya

Berendam Air Panas Mengurangi Kesuburan? Ini Faktanya

Masalah ketidaksuburan menjadi fokus bagi para pasangan, terutama yang ingin memiliki anak. Saat wanita belum hamil meski sudah menikah lama, mitos tentang kesuburan sering menghantui. Salah satunya adalah berendam air panas bisa mengurangi kesuburan dan merusak kualitas sperma. Benarkah hal ini?

Berendam air panas bisa mengurangi kesuburan

Ya, benar. Berendam dengan air panas bisa berpengaruh pada produksi sperma. Bahkan, menggunakan celana ketat yang meningkatkan suhu pada selangkangan juga berpengaruh pada produksi sperma.

Mengutip dari Harvard Health Publishing Medical School, sel germinal di testis yang menghasilkan sperma, bekerja sangat baik ketika suhu tubuh normal.

Ketika suhu tubuh normal, sekitar 37 derajat celcius, sebenarnya terlalu hangat untuk produksi sperma optimal.

Maka dari itu, testis yang diselimuti skrotum menjadi tempat produksi sperma dan posisinya jauh dari perut, sehingga tidak terlalu hangat.

Skrotum memiliki suhu 1,5-2 derajat celcius lebih rendah dari suhu tubuh dan berperan agar produksi sperma lebih optimal.

Saat pria terlalu lama menghabiskan waktu untuk mandi atau berendam air panas, sauna, atau jacuzzi, sel sperma juga menjadi panas dan merusak fungsi sperma.

Panas akan sangat mempengaruhi jumlah sperma, karena peningkatan satu derajat saja akan mengurangi jumlah sperma sebanyak 40 persen.

Haruskah menghindari berendam air panas karena bisa mengurangi kesuburan?

Pada dasarnya, pengaruh air panas dan kualitas sperma tergantung pada durasi saat berendam, suhu air, dan seberapa sering melakukannya.

mengutip dari Healthy Male Andrology Australia, pria yang berendam air panas dengan durasi 30 menit selama 12 hari berturut-turut mengalami penurunan produksi sperma selama 5 minggu.

Jadi, bila pasangan Anda sesekali berendam air panas dengan durasi yang tidak terlalu lama, tidak akan masalah.

Pasalnya, tubuh memiliki cara sendiri untuk menjaga testis tetap dingin. Bila Anda perhatikan, skrotum akan rileks saat suhu panas.

Ini bertujuan agar skrotum menjauh dari testis dan membuatnya sedikit lebih dingin.

Dampak ketidaksuburan ini hanya mempengaruhi pria yang sering berendam air panas daripada yang mandi pakai shower.

Ibu hamil juga sebaiknya tidak berendam air panas

Bila berendam air panas mengurangi kesuburan pada pria, berbeda dengan wanita. Berendam air panas dapat meningkatkan suhu tubuh yang dapat membahayakan perkembangan janin.

Mengutip dari NHS, berendam air panas, jacuzzi, atau sauna saat hamil bisa membuat ibu mengalami dehidrasi bahkan sampai pingsan.

Selain itu, peningkatan suhu tubuh selama awal kehamilan meningkatkan risiko cacat lahir tabung saraf pada janin. Terutama bila terpapar suhu tinggi sebelum 7 minggu kehamilan.

Cacat lahir tabung saraf adalah cacat lahir serius yang mempengaruhi tengkorak atau tulang belakang.

Berendam air panas memang bisa mengurangi kesuburan pada pria dan membahayakan ibu hamil.

Akan tetapi, bila ingin sesekali melakukannya tidak masalah. Sebaiknya kurangi durasi, tidak lebih dari 10 menit agar tidak terjadi peningkatan suhu tubuh.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hot tubs hurt fertility, UCSF study shows. (2007). Retrieved 19 May 2021, from https://www.ucsf.edu/news/2007/03/97970/hot-tubs-hurt-fertility-ucsf-study-shows#:~:text=Exposure%20to%20hot%20baths%20or,of%20California%2C%20San%20Francisco%20urologist.

Making fertility-friendly lifestyle choices – Harvard Health. (2017). Retrieved 19 May 2021, from https://www.health.harvard.edu/womens-health/making-fertility-friendly-lifestyle-choices

Ask the Doc: Can spas or hot tubs cause infertility?. (2021). Retrieved 19 May 2021, from https://www.healthymale.org.au/news/ask-the-doc-can-spas-or-hot-tubs-cause-infertility

Is it safe to use a sauna or jacuzzi if I’m pregnant?. (2018). Retrieved 19 May 2021, from https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/is-it-safe-to-use-a-sauna-or-jacuzzi-if-i-am-pregnant/#:~:text=There’s%20little%20research%20on%20using,warmer%20than%20normal%20during%20pregnancy.

Foto Penulis
Ditulis oleh Riska Herliafifah pada 13/03/2017
x