Mengapa Suhu Panas Bisa Merusak Sperma? Cari Tahu Sebabnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: .

Menurut World Health Organization atau WHO, jika sperma seorang pria kurang dari 20 juta per mililiter, hal ini menandakan bahwa ada masalah dengan kesuburannya. Jumlah sperma memang merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan pembuahan. Biasanya, jumlah normal sperma pada seorang pria adalah 20 juta per mililiter.

Sperma yang jumlahnya kurang dari angka normal disebut oligospermia, ini adalah salah satu penyebab yang sering dijumpai pada pria yang memiliki masalah dengan kesuburan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah sperma berkurang, salah satu penyebabnya adalah paparan terhadap panas secara berlebihan.

Panas yang dimaksud tentu bukan panas matahari, melainkan dari kebiasaan sehari-hari seorang pria yang sering Anda jumpai. Mengapa panas bisa merusak sperma? Simak ulasan artikel berikut ini.

Apa yang terjadi pada sperma saat terpapar panas?

Menurut Dr. Yefim R. Sheynkin dari Universitas Negeri New York, pria yang memiliki kebiasaan meletakkan laptop di pangkuannya tepat di pangkal pahanya akan berisiko meningkatkan infertilitas atau ketidaksuburan. Hal ini terjadi karena tekanan yang terjadi antara pangkal paha dan panas yang dihasilkan dari laptop dapat mengkerutkan skrotum. Skrotum adalah kantung pelir (terdiri dari kulit dan otot) yang membungkus testis atau buah zakar.

Penelitian menunjukkan seorang pria yang duduk dengan laptop di pangkuannya selama 15 menit, temperatur skrotumnya akan meningkat 1,8 derajat dan akan terus meningkat menjadi 2,8 derajat setelah satu jam. Mengapa hal ini penting? Karena suhu ideal yang diperlukan untuk memproduksi sperma adalah 3 sampai 4 derajat di bawah suhu tubuh yang normal.

Panas akan sangat mempengaruhi jumlah sperma, karena peningkatan satu derajat saja akan mengurangi jumlah sperma sebanyak 40%. Penelitian memang tidak menunjukkan bahwa sperma yang rusak karena panas akan rusak secara permanen. Namun produksi sperma akan normal kembali setelah 3 bulan menurut Andreas Jung, seorang peneliti di Universitas Giessen di Jerman. Lalu bagaimana jika anda terus-terusan memiliki kebiasaan buruk ini? Bisa jadi produksi sperma Anda tidak kunjung normal.

Hal yang harus Anda hindari agar sperma tidak rusak

Untuk Anda yang berencana ingin segera memiliki anak, tentu kesuburan menjadi hal yang paling utama. Sudah pasti Anda akan berusaha menghindari hal apa saja yang mempengaruhi kesuburan Anda berdua. Menurut penelitian, kesuburan seorang pria berpengaruh 30% pada pasangan yang sulit memiliki anak. Kebiasaan buruk Anda atau pasangan bisa jadi penyebab masalah ini. Berikut ini adalah sumber panas yang harus Anda hindari agar sperma Anda tidak rusak.

  • Hindari meletakkan laptop di pangkuan dalam waktu yang lama.
  • Jangan berlama-lama berendam di dalam bath tub kamar mandi dengan suhu air panas atau hangat.
  • Jangan terlalu sering sauna.
  • Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat terutama di cuaca panas.
  • Perhatikan penggunaan handphone Anda.

Jangan lupa, Anda dan pasangan juga harus memulai kebiasaan hidup sehat yang bisa meningkatkan kesuburan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca