Ingin Hamil? Ketahui Dulu Ukuran Lingkar Lengan Atas Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah dalam waktu dekat Anda merencanakan untuk hamil? Wanita yang ingin hamil harus memperhatikan beberapa hal seperti status gizi dan status kesehatan mereka. Status gizi yang normal sangat penting bagi wanita yang ingin hamil, karena memperkecil kemungkinan untuk terjadinya komplikasi saat kehamilan nanti. Bahkan status gizi wanita sebelum hamil dapat menentukan status gizi si anak hingga ia usia dewasa.  

Tetapi, status gizi tidak hanya diukur dengan cara menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan saja, bisa juga diketahui dari ukuran lingkar lengan atas seseorang, atau yang sering disebut sebagai ukuran LiLA.

Mengetahui ukuran lingkar lengan atas penting bagi Anda yang ingin hamil

Pengukuran LiLA adalah cara pengukuran untuk dilakukan untuk mengetahui status gizi dan apakah seseorang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) atau tidak. Tidak seperti berat badan yang dapat berubah dalam waktu yang cepat, ukuran LiLA seseorang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah. Karena itu LiLA digunakan untuk mengukur status gizi masa lampau.

LiLA memang lebih sering dilakukan pada wanita usia subur dan ibu hamil. Hal ini disebabkan LiLA dianggap merupakan cara pengukuran yang efisien dan efektif untuk mengetahui risiko kekurangan energi kronis yang lebih banyak terjadi pada kaum wanita, apalagi ibu hamil.

Mengapa pengukuran LiLA penting bagi wanita yang ingin hamil?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa LiLA adalah cara ukur untuk mengetahui risiko KEK pada seorang wanita dan ibu hamil. Kekurangan energi kronis (KEK) adalah masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, hitungan tahun. Batas nilai normal yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk pengkuran LiLA yaitu 2,35 cm. Jika seorang wanita atau ibu hamil memiliki LiLA kurang dari 23,5 cm maka dianggap status gizinya kurang dan mengalami KEK.

Sementara, apabila KEK dialami oleh seorang ibu hamil maka akan berdampak buruk bagi ia dan janinnya. Ibu hamil yang KEK berisiko untuk mengalami berbagai komplikasi kehamilan seperti, keguguran, pertumbuhan janin tidak maksimal, kesulitan saat melahirkan, bayi lahir cacat, bayi lahir dengan berat badan yang rendah, bahkan kematian bayi saat lahir.

Lemak pada lengan dibutuhkan wanita jika ingin hamil

Pengukuran LiLA menggambarkan jaringan otot dan lapisan lemak di bawah kulit atau lemak subkutan di lengan atas wanita. Lemak subkutan merupakan lemak yang berfungsi sebagai cadangan energi di dalam tubuh. Ketika energi yang didapatkan dari gula sudah habis, tetapi tubuh masih membutuhkan energi untuk melakukan fungsi tubuhnya, maka lemak yang ada di bawah kulit ini yang akan diubah menjadi gula kemudian menjadi bahan dasar dari energi.

Ketika seorang wanita memiliki lingkar lengan atas yang kecil, hal ini menandakan bahwa ia tidak memiliki cadangan lemak yang baik. Padahal cadangan lemak ini sangat ia butuhkan ketika masa kehamilan. Energi yang dibutuhkan saat wanita hamil meningkat dari kebutuhannya sebelum hamil. Dengan adanya cadangan lemak yang ada di LiLA mencegah ibu hamil mengalami kekurangan energi.

Lalu, bagaimana cara mengukur LiLA?

Sebelum merencanakan kehamilan, sebaiknya ketahui dulu berapa lingkar lengan atas Anda. Anda dapat mengetahui dan mengukur lingkar lengan atas Anda sendiri dengan menggunakan meteran jahit – meskipun memang lebih baik untuk menggunakan pita khusus LiLA. Untuk mengukurnya, mintalah bantuan pasangan atau orang lain untuk membantu Anda dan lakukan langkah berikut:

  1. Tentukan lengan mana yang akan diukur. Jika Anda menggunakan tangan kanan sebagai tangan yang dominan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, maka pengkuran LiLA dilakukan pada lengan kiri. Begitu pun sebaliknya.
  2. Kemudian, tekuk lengan membentuk siku-siku. Ukurlah panjang lengan atas, dari tulang bahu hingga siku. Lalu tandai titik tengah dari panjang lengan atas tersebut.
  3. Lingkarkan pita meteran di titik tengah yang sudah ditentukan, namun jangan terlalu ketat dan terlalu longgar melingkarkannya.
  4. Kemudian baca angka yang tertera pada meteran dan Anda pun mengetahui ukuran LiLA Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

Sedang mencoba hamil tapi belum berhasil juga? Hal ini kemungkinan disebabkan pelumas seks alias lubrikan yang membuat susah hamil.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Pernapasan pertama yang bayi lakukan adalah saat bayi menangis ketika dilahirkan. Lalu bagaimana caranya bayi bernafas dalam kandungan?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Perkembangan Janin, Kehamilan, Hidup Sehat, Fakta Unik 1 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

Sebagai perempuan, Anda memiliki rasa kekhawatiran akan penampilan Anda meski saat hamil. Namun, bolehkah ibu menjalani diet saat hamil?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

melahirkan normal tanpa rasa sakit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit
minum antidepresan saat hamil

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
korset perut setelah melahirkan

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perkembangan janin 14 minggu

Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit