Turun Peranakan Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Katanya, turun perakan bisa bikin sulit hamil. Tidak kuatnya rahim untuk tetap pada posisinya akan membuat janin sulit tumbuh dan berkembang. Sebenarnya, apa sih turun peranakan itu? Mengapa hal ini bisa terjadi? Bagaimana jika kondisi ini terjadi ketika sedang hamil?

Mengenal penyebab turun peranakan

Turun peranakan adalah kondisi di mana rahim turun dari tempat seharusnya, sehingga sampai menonjol keluar vagina. Dalam bahasa medis, kondisi ini disebut prolaps uteri. Prolaps uteri bisa dialami oleh wanita dalam berbagai usia, tapi lebih sering terjadi pada wanita yang telah menopause dan pernah melahirkan normal.

Dalam keadaan normal, rahim ditunjang oleh otot-otot pangul serta ligamen di sekitarnya, sehingga dapat bertahan pada posisinya. Namun, karena beberapa hal, otot-otot sekitar rahim melemah dan tak kuat lagi menahan rahim. Saat itu terjadi, rahim akan turun ke vagina.

Apa saja tanda dan gejala dari turun peranakan?

Turun peranakan ada yang kasusnya ringan hingga serius. Biasanya, turun peranakan ringan tidak memerlukan pengobatan dan tak menunjukkan gejala apa pun. Dalam kondisi ini, rahim Anda tetap berada di posisinya, tapi otot-otot sudah tidak sekuat awalnya. Untuk kasus yang sedang hingga berat, maka akan muncul beberapa gejala serta tanda seperti:

  • Sakit pada bagian punggung hingga pinggang belakang
  • Kesulitan untuk jalan
  • Merasa tertekan di bagian panggul, apalagi dalam posisi duduk
  • Merasa nyeri saat berhubungan seksual
  • Merasa ada yang mau keluar dari lubang vagina
  • Memiliki masalah ketika sedang buang air kecil

berpakaian saat hamil

Bagaimana kalau turun peranakan saat hamil?

Sebenarnya, turun peranakan saat hamil itu jarang terjadi. Meski begitu, kondisi ini bisa menimbulkan berbagai gangguan yang membahayakan bagi kesehatan janin maupun ibu. Gangguan tersebut yaitu:

Turunnya rahim ketika masa kehamilan, akan membuat rahim beserta isinya (yaitu janin) akan jatuh ke bagian mulut vagina dan hal ini yang kemudian menyebabkan kelahiran prematur bahkan keguguran.

Maka dari itu, jika Anda mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya, lebih baik segera periksakan diri ke dokter. Jangan lupa juga untuk memeriksakan kandungan Anda secara berkala, untuk membantu perkembangan serta kesehatan janin.

Bila Anda merencanakan kehamilan kembali setelah melahirkan sebelumnya, maka sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda. Tanyakan risiko dan peluang kehamilan tersebut. Pasalnya, bukan tidak mungkin Anda akan bisa hamil dan memiliki anak di kemudian hari dengan kondisi seperti ini. Akan tetapi, kembali lagi dengan kondisi masing-masing ibu.

Bagaimana cara mengatasi turun peranakan saat hamil?

Pada kasus rahim lemah yang berat, maka tindakan medis yang biasanya diambil untuk mengatasi hal ini adalah operasi. Operasi yang dilakukan bertujuan untuk menempatkan kembali rahim ke posisi yang sebenarnya dan memperbaiki otot serta ligamen sekitar rahim agar bisa terikat kembali.

Namun, pada kasus yang tidak parah maka turun peranakan dapat diatasi dengan cara lain, seperti:

  • Menurunkan berat badan agar panggul tidak begitu tertekan
  • Menghindari mengangkat beban berat
  • Melakukan senam Kegel
  • Melakukan terapi hormon estrogen
  • Jangan berdiri kelamaan saat hamil
  • Jangan berjongkok

Untuk mengetahui mana pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda, maka sebaiknya diskusikan kembali dengan dokter kandungan yang menangani Anda.

Pada beberapa kasus, turun peranakan biasanya akan membaik sendiri beberapa bulan setelah melahirkan atau setelah berhenti menyusui.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Mungkin Anda sedang harap-harap cemas menunggu jadwal mens selanjutnya. Membedakan tanda hamil atau haid itu susah-susah gampang, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Membesarnya perut ibu saat hamil menandakan janin berkembang dengan baik. Idealnya, berapa berat badan normal janin sejak awal hingga akhir kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
program dan cara cepat hamil

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
garis hitam di perut linea nigra

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tanda awal kehamilan ciri-ciri hamil muda tanda kehamilan

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit