backup og meta
Kategori

17

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

Apakah Tekan Pusar Bisa Ketahui Tanda Hamil?

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 11/11/2022

    Apakah Tekan Pusar Bisa Ketahui Tanda Hamil?

    Rumor dan mitos terkait kehamilan banyak tersebar di masyarakat. Di antaranya, ada rumor yang menyatakan bahwa tekan pusar bisa bantu ketahui tanda hamil. Namun, apakah rumor tersebut benar? Bisakah tekan perut, misalnya di pusar, untuk mengetahui hamil? Ketahui penjelasannya di bawah ini.

    Bisakah tekan pusar untuk ketahui tanda hamil?

    perkembangan janin 2 minggu

    Awal terjadinya kehamilan bisa ditandai dari gejala yang dialami oleh tubuh. Ibu akan mengalami beberapa perubahan pada tubuh.

    Namun, tidak semua perubahan tubuh tersebut bisa menjadi tanda kehamilan pasti.

    Ada juga perubahan yang berupa tanda kehamilan tidak pasti. Artinya, perubahan ini tidak selalu dipicu oleh kehamilan, tetapi bisa disebabkan oleh kondisi lain yang sedang dialami oleh tubuh.

    Di awal kehamilan, untuk memastikan apakah gejala tersebut merupakan tanda kehamilan tidak dapat dilakukan dengan tekan bagian pusar di perut.

    Ini karena pada masa awal kehamilan atau trimester 1, perubahan tubuh belum terjadi cukup jelas untuk bisa terlihat atau dirasakan dari luar, termasuk perubahan pada perut ibu.

    Kehamilan mungkin baru dapat terasa dengan tekan pusar pada perut setelah memasuki usia beberapa minggu.

    Cara tekan pusar untuk memeriksa kehamilan

    Setelah kehamilan memasuki usia beberapa minggu, perubahan pada perut umumnya baru bisa dirasakan oleh ibu.

    Pada saat ini, sebagian besar ibu biasanya sudah mengetahui bahwa dirinya hamil dari tes kehamilan yang lebih akurat.

    Meski begitu, penting untuk menyadari setiap perubahan yang terjadi pada tubuh ibu selama masa kehamilan, termasuk perubahan pada perut.

    Alasannya, perubahan tersebut bisa membantu ibu mendeteksi kondisi kehamilannya.

    Selain pemeriksaan kandungan ke dokter, ibu juga bisa memantau kondisi kehamilan secara mandiri dengan memerhatikan perubahan yang dialami.

    Pada masa awal hamil, ibu mungkin bisa merasakan saat rahim naik dari bagian panggul.

    Kondisi ini akan menyebabkan perut terasa lebih kencang karena tekanan yang timbul pada perut dari rahim yang sedang berkembang seiring dengan usia kehamilan.

    Namun, sentuhan biasa mungkin tidak cukup untuk membantu mengetahui kondisi perut saat hamil.

    Untuk bisa merasakan dan mengetahui tanda perubahan perut saat hamil dengan lebih jelas, ibu bisa tekan daerah pusar di perut secara perlahan.

    Ibu harus bisa memperkirakan lokasi rahim di dalam perut. Berikut ini langkah-langkahnya.

    1. Pastikan perut masih atau sudah kosong dan belum terisi makanan apapun.
    2. Baringkan tubuh dengan lutut menekuk ke atas dan kaki menapak datar pada permukaan.
    3. Tarik napas secara lambat dan dalam, biarkan tubuh merasa rileks terlebih dahulu. Ini karena pikiran dan tubuh harus tenang agar bisa merasakan perubahan perut dengan lebih baik.
    4. Letakkan sisi telapak tangan kiri di bagian perut tengah atau pusar, tepat di atas tulang selangka.
    5. Gunakan sisi telapak tangan untuk mengangkat lipatan lemak yang ada di perut ke atas.
    6. Letakkan tangan kanan tepat di atas tulang selangka dengan jari mengarah pada tulang, sambil terus menahan beban perut dengan tangan kiri.
    7. Gerakkan tangan kanan masuk dan keluar bahian perut secara perlahan, sembil menurunkan posisi kaki menjadi lurus sejajar.
    8. Pada kondisi hamil, bisa timbul rasa benjolan menyerupai bola yang cukup padat tepat di belakang tulang selangka. Itu dapat menjadi tanda ujung rahim di perut ibu.

    Jika tetap tidak bisa merasakan benjolan, sebaiknya jangan menekan perut terus menerus.

    Ibu mungkin harus menunggu sekitar 1 minggu lagi hingga rahim naik ke bagian atas rongga panggul.

    Perlu Anda Ketahui

    Meski bisa membantu memeriksa kondisi perut ibu hamil, teknik tekan pusar atau perut tidak bisa mendeteksi tanda awal hamil. Maka itu, jika Anda menduga bahwa diri Anda baru saja hamil, sebaiknya lakukan tes kehamilan yang hasilnya lebih terpercaya.

    Apa cara yang lebih tepat untuk memastikan tanda awal hamil?

    Tes kehamilan dengan gula

    Perut ibu hamil yang sudah membesar umumnya memang terasa keras saat ditekan. Namun, ini baru bisa dirasakan saat usia kehamilan sudah berjalan di trimester kedua atau trimester ketiga.

    Sementara saat awal kehamilan, umumnya cukup sulit untuk mendeteksi tanda hamil hanya dengan tekan pusar atau perut.

    Ada 2 cara utama yang bisa menjadi pilihan untuk mendeteksi tanda hamil dengan tepat ketimbang Anda tekan pusar atau perut.

    Berikut penjelasan masing-masing caranya.

    1. Pengguaan testpack

    Testpack merupakan alat untuk tes kehamilan secara mandiri. Alat ini bekerja dengan mendeteksi hormon kehamilan, yaitu human chorionic gonadotropin (hCG), di dalam urine.

    Melansir dari Cleveland Clinic, berdasarkan pernyataan sebagian produsen testpack, jika digunakan sesuai instruksi, alat ini bisa menunjukan hasil dengan hasil yang tepat hingga sekitar 99%.

    Tingkat ketepatan hasil tersebut hampir sama dengan hasil tes urine di rumah sakit.

    Waktu penggunaan testpack paling tepat dilakukan sekitar 10 hari setelah proses pebuahan terjadi.

    2. Tes darah

    Tes darah sebenarnya cukup jarang dilakukan. Ini karena harga tes darah yang cukup mahal, tetapi ketepatan hasil yang sama dengan tes urine.

    Tes kehamilan ini dilakukan dengan menggunakan sampel darah untuk dianalisis di rumah sakit.

    Namun, tes ini bukan hanya bisa mendeteksi hormon kehamilan, tetapi juga menghitung kadar hormon tersebut di dalam tubuh.

    Jika salah satu tes kehamilan di atas menunjukan hasil yang positif, maka ibu umumnya sudah bisa dipastikan hamil. Sementara jika hasil tes negatif, maka kemungkinan besar belum terjadi kehamilan.

    Meski begitu, kedua tes kehamilan tersebut juga bisa menunjukan hasil tes positif dan negatif palsu yang berarti hasil tes kehamilan yang salah.

    Maka dari itu, ibu hamil tetap harus terus memerhatikan perubahan pada tubuhnya untuk memantau dan memastikan kondisi kehamilan.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 11/11/2022

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan