backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Catat, Ini Manfaat Protein untuk Ibu Hamil yang Tak Boleh Diremehkan

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 07/09/2023

    Catat, Ini Manfaat Protein untuk Ibu Hamil yang Tak Boleh Diremehkan

    Asupan berupa makanan sehat dan nutrisi seimbang menjadi salah satu kewajiban yang harus terpenuhi selama masa kehamilan. Sebab, kebutuhan nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Dari berbagai asupan yang wajib ibu penuhi selama hamil, protein menjadi salah satu yang terpenting karena memiliki berbagai manfaat. Berikut beragam manfaat protein untuk ibu hamil.

    Berbagai manfaat protein untuk ibu hamil

    Protein menjadi salah satu nutrisi yang ikut andil dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Berbagai manfaat protein untuk ibu hamil meliputi hal berikut ini.

    1. Membantu perkembangan otak dan organ tubuh janin

    Protein tidak hanya baik untuk sel jaringan tubuh ibu hamil, tapi juga berfungsi untuk menjaga sel-sel tubuh bayi agar dapat bekerja secara optimal.

    Hal ini penting karena fungsi tersebut menjadi pondasi utama perkembangan dan pertumbuhan bayi di masa depan.

    Protein dapat menstimulasi pembentukan otak dan organ tubuh buah hati selama dalam kandungan agar dapat berfungsi dengan optimal saat lahir.

    Protein juga berperan sebagai senyawa yang dapat membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh pada janin seperti otot, tulang, mata, dan jantung.

    Kekurangan asupan protein selama hamil tentu saja akan berpengaruh pada proses pembentukan tubuh janin tersebut.

    Bahkan, asupan protein yang tidak terpenuhi dengan baik akan berisiko memicu kelahiran prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Oleh karena itu, asupan protein sangat ibu butuhkan selama masa kehamilan.

    2. Membentuk antibodi untuk daya tahan tubuh ibu 

    Antibodi memiliki peranan penting dalam melindungi tubuh dari bakteri dan virus.

    Hal ini sangat dibutuhkan selama masa kehamilan agar ibu dan janin terhindar dari paparan virus dan bakteri pemicu berbagai penyakit.

    Asupan protein dalam tubuh berfungsi untuk membantu membentuk antibodi guna melawan infeksi.

    Antibodi yang terbentuk juga dapat merespon dengan cepat saat bakteri atau virus tertentu masuk ke dalam tubuh. Dengan demikian, terbentuklah sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit yang terpapar.

    Mengutip dari American Society for Nutrition, semakin optimal stimulasi antibodi berkat asupan protein, maka metabolisme tubuh ibu hamil dan janin pun turut meningkat dan dapat membantu mencegah risiko infeksi.

    3. Menjaga kesehatan tulang dan otot selama masa kehamilan

    Sebagian besar dari setiap sel dan jaringan dalam tubuh terdiri dari protein. Hal ini tidak terkecuali pada bagian otot dan tulang. 

    Bahkan, protein juga turut andil dalam penyerapan kalsium yang berpengaruh pada kesehatan tulang ibu hamil.

    Oleh karena itu, asupan protein selama masa kehamilan sangatlah memberi peran besar dalam kesehatan tulang dan otot.

    Mengingat beban tubuh ibu hamil yang cenderung semakin meningkat selama masa kehamilan, hal ini tentu saja memberi beban pula pada tulang dan otot ibu.

    Asupan protein yang tercukupi dapat mengoptimalkan pembentukan jaringan otot dan tulang agar lebih kuat, sehingga dapat menopang beban tubuh selama hamil dengan lebih baik.

    Manfaat protein untuk bumil

    • Menghindari risiko bayi lahir prematur
    • Menjaga daya tahan tubuh ibu
    • Menjaga kesehatan tulang ibu
    • Menjaga kualitas air ketuban

    4. Membantu pembentukan darah dan cairan ketuban

    Perlu ibu ketahui, selama masa kehamilan, tubuh ibu hamil membutuhkan produksi darah dengan jumlah dua kali lipat lebih banyak dari biasanya.

    Maka dari itu, tak heran jika protein menjadi salah satu nutrisi yang wajib ibu penuhi selama hamil. 

    Sebab, protein menjadi salah satu nutrisi yang ikut berperan besar untuk meningkatkan suplai darah pada tubuh.

    Tak hanya itu, menurut jurnal Nutrients, protein juga memberi pengaruh terhadap kualitas cairan ketuban yang dihasilkan selama masa kehamilan.

    Semakin baik kualitas air ketuban yang dihasilkan, maka janin di dalam kandungan juga turut terjaga dengan baik.

    Berapa kebutuhan protein bumil?

    Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), berkisar antara 61-90 gram per hari sesuai trimester kehamilan.

    Ragam sumber protein

    Guna mendapatkan berbagai manfaat protein untuk ibu hamil, sebaiknya ibu mengonsumsi beragam asupan sumber protein secara tepat.

    Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan protein ibu hamil yang harus terpenuhi berkisar antara 61-90 gram per hari sesuai trimester kehamilan.

    Ibu dapat memenuhi kebutuhan protein dari sumber protein hewani dan nabati. Asupan protein hewani yang bisa ibu hamil konsumsi meliputi ayam, daging sapi, ikan, telur, dan susu.

    Sementara dari sumber protein nabati, ibu bisa mengonsumsi tahu, tempe, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

    Guna melengkapi kebutuhan nutrisi protein ibu selama hamil, asupan susu khusus ibu hamil yang tinggi protein juga bisa menjadi salah satu pilihan.

    Memenuhi kebutuhan nutrisi selama hamil sangat penting guna menjaga kesehatan ibu dan perkembangan buah hati dalam kandungan. 

    Lakukan konsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan anjuran yang lebih tepat terkait asupan selama masa kehamilan.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 07/09/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan