home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Makan Timun Saat Hamil Ternyata Banyak Manfaatnya

Makan Timun Saat Hamil Ternyata Banyak Manfaatnya

Saat Anda akan menjadi calon ibu baru, pasti banyak hal yang sering Anda pertanyakan. Mulai dari hal sepele sampai hal yang penting. Ada beberapa makanan atau minuman yang boleh dan tidak boleh Anda makan selama masa kehamilan. Sayuran adalah salah satu sumber nutrisi yang baik untuk ibu hamil, namun bukan berarti Anda bisa sesuka hati memakan sayuran apa saja yang Anda inginkan. Pilihlah yang paling baik untuk nutrisi Anda dan bayi. Lalu, bagaimana dengan timun? Apakah boleh makan timun saat hamil? Kita cari tahu di artikel ini.

Manfaat makan timun saat hamil

Makan timun saat hamil memang tidak dilarang, namun jangan mengonsumsinya secara berlebihan. Bahkan, mengonsumsi timun ternyata memberikan banyak manfaat bagi Ibu hamil. Namun, jangan makan sayuran ini apabila Anda alergi. Berikut manfaat yang bisa Anda peroleh dengan makan timun saat hamil.

  • Mentimun memiliki kandungan kalori yang relatif rendah sehingga tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan.
  • Mentimun memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat mencegah tubuh Anda mengalami dehidrasi.
  • Ibu hamil sering menderita sembelit. Ternyata kulit mentimun kaya akan kandungan serat yang berguna untuk melancarkan sistem pencernaan sehingga dapat mencegah sembelit.
  • Mentimun memiliki kandungan antioksidan alami yang cukup tinggi, sehingga dapat melindungi tubuh Anda dari serangan infeksi dan berbagai jenis penyakit.
  • Mentimun mengandung vitamin K yang dapat meningkatkan kesehatan tulang Anda.
  • Kandungan vitamin C, B1, B3, B2, asam folat, seng, kalium, magnesium, dan zat besi dalam mentimun dapat membantu perkembangan janin yang ada dalam kandungan Anda.
  • Kandungan vitamin B dalam buah mentimun berperan menjaga mood Anda tetap dalam kondisi stabil. Kondisi tersebut sekaligus menjaga pertumbuhan janin menjadi lebih optimal.
  • Kandungan kolagen di dalam mentimun juga akan membantu mengurangi selulit pada perut sebagai salah satu dampak dari kehamilan.
  • Mengonsumsi mentimun akan membantu menjaga kadar gula darah agar tidak naik. Selain itu, mentimun juga mengandung natrium dan juga mineral yang berguna untuk mengontrol tekanan darah Anda sehingga menjauhkan risiko darah tinggi pada ibu hamil.

Jangan lupa, jika Anda maka timun saat hamil, pastikan untuk mencucinya terlebih dahulu. Penting untuk Anda waspadai berapa banyak jumlah timun yang Anda konsumsi pada saat hamil. Terlalu banyak mengonsumsi sesuatu tidak baik bagi Anda dan bayi Anda, termasuk timun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is It Safe To Eat Cucumber During Pregnancy?

http://www.momjunction.com/articles/safe-eat-cucumber-pregnancy_0087384/. Accessed 01/02/2017.

Is It Safe To Eat Cucumber During Pregnancy?

http://fawesome.ifood.tv/benefits/419775-is-it-safe-to-eat-cucumber-during-pregnancy. Accessed 01/02/2017.

Health Benefits of Cucumber During Pregnancy. http://www.vegetafruit.com/2016/01/health-benefits-of-cucumber-during.html. Accessed 01/02/2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Tanggal diperbarui 13/02/2017
x