backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Tak Hanya Segar, Ini Manfaat Buah Pir untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

Tak Hanya Segar, Ini Manfaat Buah Pir untuk Ibu Hamil

Selama kehamilan, Anda memang harus lebih berhati-hati saat memilih makanan, tidak terkecuali buah-buahan. Lantas, apakah pir termasuk buah yang bagus untuk dikonsumsi ibu hamil?

Dengan kandungan air yang tinggi, pear menjadi salah satu buah yang menyegarkan. Rasanya pun cukup manis sehingga membuat banyak orang menyukainya, termasuk ibu hamil.

Bolehkah ibu hamil makan buah pir?

Buah pir tidak termasuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Dengan begitu, ibu hamil boleh mengonsumsi buah pir selama jumlahnya tidak berlebihan.

Selain manis dan menyegarkan, buah pir juga bisa memberi berbagai manfaat bagi ibu hamil dengan segudang zat gizi yang dimilikinya.

Berikut adalah kandungan gizi dalam 100 gr buah pir.

  • Energi: 57 kalori.
  • Karbohidrat: 15,2 gram.
  • Serat: 3,1 gram.
  • Kalsium: 9 mg.
  • Magnesium: 7 mg.
  • Kalium: 116 mg.
  • Vitamin C: 4,3 mg.

Tidak hanya memberikan manfaat bagi ibu hamil, berbagai zat gizi tersebut juga berguna untuk mendukung pertumbuhan janin.

Manfaat buah pir untuk ibu hamil dan janin

gambar buah pir untuk ibu hamil

Selama tidak dikonsumsi secara berlebihan, berikut adalah berbagai manfaat yang bisa ibu hamil dapatkan dari buah pir.

1. Meringankan sembelit

Susah buang air besar saat hamil? Pir bisa menjadi salah satu solusinya. Dengan kandungan serat yang dimilikinya, pir akan membuat feses menjadi lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan.

Selain serat, fruktosa dan sorbitol dalam buah pear juga dapat membantu merangsang pergerakan usus sehingga sembelit pada ibu hamil cepat teratasi.

Sembelit memang merupakan salah satu masalah yang banyak dikeluhkan ibu hamil karena perubahan hormon dan ukuran janin.

2. Mengatasi morning sickness

Mual dan muntah karena morning sickness merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil, khususnya di awal kehamilan.

Jika dibiarkan, muntah karena morning sickness bisa menyebabkan dehidrasi. Untuk meringankannya, ibu hamil bisa makan buah pear.

Pir akan meringankan morning sickness pada ibu hamil dengan kandungan vitamin C, kalium, dan serat. 

3. Mengurangi risiko bayi lahir cacat

Meski tidak setinggi alpukat dan jeruk, buah pir juga mengandung folat yang dibutuhkan ibu hamil.

Salah satu jenis vitamin B ini berperan penting dalam menjaga perkembangan saraf pada otak dan sumsum tulang belakang janin.

Dengan demikian, kandungan folat pada buah yang baik untuk ibu hamil ini dapat membantu mengurangi risiko bayi lahir cacat dan komplikasi kehamilan lainnya.

4. Mencegah dehidrasi

Dehidrasi pada ibu hamil bisa berdampak buruk pada janin. Untuk mencegahnya, Anda perlu memenuhi kebutuhan cairan harian.

Selain dengan minum air putih, Anda bisa mendapatkan cairan melalui buah-buahan yang banyak mengandung air, termasuk pir.

Satu buah pir berukuran sedang bisa mengandung hingga 120 ml air. Namun, sebelum memakannya, pastikan Anda sudah mencuci buah pir terlebih dahulu.

5. Menjaga kesehatan kulit

Kulit sensitif, jerawat, dan melasma merupakan beberapa perubahan kulit selama kehamilan yang cukup sering dikeluhkan.

Meski tidak berbahaya, kondisi tersebut kerap membuat ibu hamil tidak nyaman dan kurang percaya diri.

Untuk mengatasinya, Anda perlu menjaga kesehatan kulit, salah satunya dengan memenuhi kebutuhan vitamin C saat hamil.

Sifat antioksidan dari vitamin C pada buah pear bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai masalah kulit ibu hamil.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sebagai buah dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi, salah satu manfaat buah pir untuk ibu hamil adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dengan sistem imun yang kuat, ibu hamil akan terhindar dari berbagai penyakit, termasuk infeksi selama kehamilan.

Selain memperkuat sistem imun, vitamin C juga baik untuk membantu menyerap zat besi dari makanan sehingga risiko anemia pada ibu hamil dapat berkurang.

7. Mengurangi risiko bayi lahir prematur

Penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Ilmu Kesehatan Aisyah (2020) menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan vitamin C selama kehamilan dapat menurunkan risiko premature rupture of membranes (PROM) atau ketuban pecah dini hingga 50 persen.

Dalam penelitian tersebut, dari 100 ibu hamil yang mendapatkan vitamin C, hanya enam orang yang berisiko mengalami PROM.

Sementara itu, dari 100 ibu hamil yang tidak mendapatkan vitamin C, ada 56 orang yang berisiko mengalami PROM.

Ada banyak sumber vitamin C yang bagus untuk ibu hamil dan buah pear adalah salah satunya.

8. Memenuhi kebutuhan kalori

Demi mendukung pertumbuhan janin, ibu hamil membutuhkan tambahan kalori. Selain memenuhinya melalui sumber karbohidrat seperti nasi atau ubi, Anda bisa mendapatkan kalori dari buah pir.

Meski tinggi kalori, nilai indeks glikemik pada buah pir relatif cukup rendah sehingga bagus untuk mencegah kelebihan berat badan selama kehamilan.

Dengan begitu, pir juga bisa menjadi pilihan tepat jika Anda ingin makan sesuatu yang manis tetapi khawatir dengan diabetes gestasional.

Aturan makan pir untuk ibu hamil

Ibu hamil sebaiknya tidak makan lebih dari dua buah pear setiap harinya. Pasalnya, meski kaya kandungan gizi, pir tidak bisa menjadi satu-satunya sumber pemenuhan gizi selama kehamilan.

Untuk mengonsumsi buah pir, Anda bisa langsung memakannya, mengolahnya menjadi jus, atau menjadikannya topping olahan oatmeal.

Sebelum mengonsumsi pir, pastikan Anda sudah mencucinya sampai bersih terlebih dahulu. Supaya lebih awet, Anda bisa menyimpan buah ini di dalam kulkas.

Meski buah pir aman dan bagus untuk ibu hamil, akan lebih baik jika Anda memastikan anjuran konsumsinya dengan berkonsultasi ke dokter kandungan.

Kesimpulan

  • Buah pear tidak membahayakan kehamilan sehingga boleh dimakan ibu hamil.
  • Beberapa manfaat buat pir untuk ibu hamil yaitu meringankan sembelit, mencegah dehidrasi, dan mengurangi risiko ketuban pecah dini.
  • Ibu hamil sebaiknya tidak makan lebih dari dua buah pir setiap harinya.

Catatan

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan