backup og meta
Kategori
Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi
Konten

5 Manfaat Buah Lontar untuk Ibu Hamil dan Tips Konsumsinya

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

5 Manfaat Buah Lontar untuk Ibu Hamil dan Tips Konsumsinya

Buah lontar atau dikenal juga dengan nama buah siwalan adalah salah satu buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia. Selain rasanya yang manis dan segar, buah lontar dipercaya memiliki beragam manfaat untuk ibu hamil. Benarkah hal tersebut?

Apakah ibu hamil boleh makan buah lontar?

Buah lontar atau siwalan aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Tanaman lontar (Borassus flabellifer) memiliki buah berwarna bening, bertekstur lunak, dan menyegarkan karena banyak mengandung air.

Buah ini mengandung berbagai zat gizi yang baik untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan janin, seperti karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, dan zat besi.

Tak hanya itu, studi menemukan bahwa buah lontar mengandung fitonutrien, seperti flavonoid, fenol, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid.

Sama seperti makanan yang lain, buah lontar sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.

Pastikan juga untuk memilih buah yang segar dan bersih guna menghindari risiko kontaminasi bakteri.

Kandungan gizi buah lontar

Dilansir dari laman Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram (g) buah lontar segar punya kandungan zat gizi sebagai berikut.
  • Energi: 27 kalori
  • Air: 93 g
  • Karbohidrat: 6 g
  • Serat: 1,6 g
  • Protein: 0,4 g
  • Lemak: 0,2 g
  • Kalsium: 91 miligram (mg)
  • Fosfor: 243 mg
  • Zat besi: 0,5 mg
  • Vitamin B1: 0,03 mg

Manfaat buah lontar untuk ibu hamil

yogurt untuk ibu hamil

Hingga saat ini, belum banyak penelitian yang secara spesifik membahas manfaat buah lontar untuk ibu hamil dan janin.

Namun, zat gizi yang terkandung di dalam buah ini memiliki beberapa potensi manfaat seperti berikut.

1. Membantu mencegah dehidrasi

Ibu hamil membutuhkan lebih banyak cairan. Ini karena volume darah meningkat saat hamil untuk mendukung perkembangan janin di dalam rahim.

Nah, buah lontar memiliki kandungan air yang tinggi hingga lebih dari 90 persen. Ini menjadikan buah lontar sebagai camilan sehat ibu hamil yang dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

2. Melancarkan pencernaan

Selain air dalam jumlah yang sangat tinggi, buah siwalan juga mengandung serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan ibu hamil.

Serat membantu menambah massa feses dan merangsang pergerakan usus. Hal ini dapat membantu mencegah sekaligus mengatasi sembelit pada ibu hamil.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sebuah studi dalam International Journal of Health Sciences (2022) menemukan bahwa lontar memiliki aktivitas antioksidan berkat kandungan flavonoid, saponin, dan fenol yang tinggi.

Antioksidan ini membantu mencegah kerusakan sel-sel tubuh akibat infeksi dan radikal bebas. Hasilnya, ibu jadi tidak gampang sakit dan kehamilan pun tetap terjaga.

Artikel terkait

4. Menjaga kekuatan tulang dan gigi

Buah lontar memberikan asupan fosfor dan kalsium untuk ibu hamil. Kombinasi kedua mineral ini amat penting untuk membangun dan mempertahankan tulang yang kuat.

Kalsium membantu proses pembentukan tulang dan gigi janin yang kuat. Sementara itu, fosfor akan bekerja sama dengan kalsium untuk memperkuat strukturnya. 

5. Mengontrol kadar gula darah

Tak hanya buahnya, ibu hamil juga boleh minum air lontar. Studi dalam International Journal of Current Research and Review (2020) menemukan potensi air lontar untuk mengontrol kadar gula darah.

Penelitian ini menyebutkan bahwa minum 200 mililiter (ml) air lontar dua kali sehari selama tiga minggu terbukti efektif menurunkan kadar gula darah pada orang prediabetes.

Aturan konsumsi buah lontar selama kehamilan

manfaat buah lontar

Meskipun lontar dianggap sebagai buah yang aman untuk ibu hamil, pastikan Anda tidak makan buah lontar secara berlebihan. Anda sebaiknya mengonsumsi satu hingga dua buah lontar per hari.

Satu buah lontar berisi tiga keping daging buah. Itu artinya, Anda disarankan membatasi makan lontar atau siwalan sampai enam keping daging buah dalam sehari.

Apabila ibu hamil ingin minum air lontar, pastikan bahwa kondisinya segar. Air lontar alias legen yang disimpan dalam waktu lama bisa terfermentasi dan mengandung alkohol.

Asupan alkohol saat hamil, baik disengaja ataupun tidak, dapat membawa risiko bagi kehamilan.

Bahaya konsumsi alkohol pada ibu hamil antara lain keguguran, kelahiran prematur, bayi lahir mati (stillbirth), hingga kelainan fisik pada bayi yang lahir.

Berkonsultasilah dengan dokter kandungan Anda untuk memastikan keamanan dari buah yang hendak Anda konsumsi serta porsi yang disarankan.

Kesimpulan

  • Buah lontar atau siwalan aman dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, zat besi, dan zat gizi lainnya.
  • Konsumsi buah lontar dapat membantu mencegah dehidrasi, melancarkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengontrol kadar gula darah.
  • Penting untuk mengonsumsi buah siwalan sewajarnya, yaitu antara 3–6 keping buah per hari.
  • Berkonsultasilah dengan dokter kandungan sebelum menambahkan makanan apa pun dalam menu harian Anda.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan