Perhatikan Ini Sebelum Minum Air Kelapa Saat Hamil Muda

    Perhatikan Ini Sebelum Minum Air Kelapa Saat Hamil Muda

    Sudah banyak yang tahu jika minum air kelapa saat hamil bisa memberi ragam manfaat untuk tubuh ibu. Namun, ada yang mengatakan bahwa minum air kelapa tidak boleh dilakukan saat hamil muda karena justru bisa mendatangkan bahaya. Benarkah hal tersebut?

    Bolehkah minum air kelapa saat hamil muda?

    Sejauh ini, air kelapa tidak termasuk ke dalam makanan dan minuman yang dilarang untuk ibu hamil, termasuk pada awal kehamilan atau saat trimester pertama.

    Ini artinya, minum air kelapa segar saat hamil muda mungkin saja boleh ibu lakukan.

    Apalagi, air kelapa mengandung ragam nutrisi yang baik untuk ibu hamil.

    Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, berikut adalah daftar nutrisi yang terkandung dalam 100 gram air kelapa segar.

    • Air: 95,5 gram
    • Energi: 17 Kal
    • Protein: 0,2 gram
    • Lemak: 0,1 gram
    • Karbohidrat: 3,8 gram
    • Kalsium: 15 mg
    • Fosfor: 8 mg
    • Zat besi: 0,2 mg
    • Natrium: 1 mg
    • Kalium: 149 mg
    • Vitamin C: 1 mg

    Air kelapa juga terkenal akan kandungan elektrolitnya yang tinggi. Elektrolit merupakan mineral dalam tubuh yang memiliki muatan listrik.

    Elektrolit juga punya banyak manfaat untuk tubuh.

    Selain natrium, kalium, kalsium, dan fosfat yang sudah disebutkan di atas, kandungan elektrolit dalam air kelapa juga termasuk magnesium dan klorida.

    Selain itu, Baby Center menyebut, air kelapa juga merupakan sumber serat, mangan, dan riboflavin (vitamin B2) yang baik dan bisa bermanfaat untuk ibu hamil.

    Manfaat minum air kelapa saat hamil muda

    manfaat air kelapa untuk ibu hamil

    Berkat kandungannya tersebut, minum air kelapa saat hamil muda justru bisa mendatangkan manfaat, bukannya bahaya.

    Kandungan air dan elektrolitnya yang tinggi dipercaya dapat menghidrasi tubuh ibu hamil.

    Hal ini tentu dapat membantu mencegah dehidrasi saat hamil yang bisa membahayakan tubuh ibu dan janin.

    Manfaat ini terutama bisa didapatkan setelah ibu hamil berolahraga atau saat berada di cuaca panas.

    Bukan cuma mencegah dehidrasi, kandungan air dan elektrolitnya pun mampu meredakan kelelahan setelah ibu beraktivitas dengan mengisi kembali cairan yang hilang karena berkeringat.

    Hal yang juga penting, minum air kelapa bisa membantu mengurangi mual dan muntah (morning sickness) pada ibu hamil.

    Sementara morning sickness merupakan keluhan ibu hamil yang sering terjadi pada trimester pertama atau saat hamil muda.

    Selain khasiat-khasiat di atas, minum air kelapa saat hamil muda juga bisa memberi sejumlah manfaat lainnya, seperti berikut ini.

    • Memperkuat kekebalan tubuh.
    • Mencegah infeksi saluran kemih.
    • Menurunkan tekanan darah, terutama pada ibu hamil yang memiliki riwayat hipertensi.
    • Meredakan sembelit saat hamil, yang umum terjadi pada awal kehamilan.
    • Menjaga kenaikan berat badan ibu hamil karena kandungan kalori yang rendah.
    • Menjaga kesehatan kulit selama hamil.

    Di sisi lain, ibu hamil yang menyukai minuman manis bisa mengonsumsi air kelapa sebagai alternatifnya.

    Pasalnya, air kelapa terasa segar dan nikmat, tetapi dengan kandungan gula yang rendah sehingga cenderung aman untuk ibu hamil.

    Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat-manfaat air kelapa di atas untuk ibu hamil.

    Adakah bahaya minum air kelapa saat hamil muda?

    aerophagia bikin perut kembung

    Air kelapa memang boleh saja ibu hamil konsumsi saat usia kandungannya masih muda.

    Manfaat-manfaat di atas pun mungkin bisa ibu dapatkan bila mengonsumsi jenis minuman ini.

    Meski begitu, minum air kelapa tetap tidak boleh berlebihan. Terlalu banyak minum air kelapa bisa membuat perut ibu hamil kembung dan kekenyangan.

    Itu salah satu bahaya minum air kelapa saat hamil, termasuk di masa hamil muda.

    Perut yang kembung tentu akan terasa tidak nyaman dan sering kali membuat ibu enggan untuk mengonsumsi makanan lainnya.

    Padahal, ibu perlu mengonsumsi ragam makanan sehat selama hamil untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

    Selain itu, minum air kelapa berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit.

    Sementara ketidaseimbangan elektrolit sering menimbulkan sejumlah gejala, seperti pusing, sakit kepala, otot terasa lemah, kebingungan mental, hingga kaki kram saat hamil.

    Kemudian, ibu juga perlu memperhatikan bahaya minum air kelapa saat hamil muda pada tekanan darah.

    Pasalnya, Cleveland Clinic menyebut, tekanan darah cenderung menurun hingga 10 mmHg selama kehamilan.

    Ini terjadi karena perubahan hormon dan banyaknya aliran darah yang diarahkan ke rahim.

    Akibat hal tersebut, minum air kelapa terlalu banyak bisa semakin menurunkan tekanan darah pada beberapa ibu hamil.

    Sementara tekanan darah yang terlalu rendah bisa menimbulkan sejumlah gejala, seperti pusing, kelelahan, penglihatan kabur, hingga pingsan.

    Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter mengenai keamanan konsumsi air kelapa saat hamil muda dan seberapa banyak yang boleh ibu minum.

    Pastikan pula ibu hamil tetap mengutamakan minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairannya.

    Sebab, mau bagaimanapun, air putih tetap cairan utama yang aman bagi ibu hamil dan terbukti dapat menghidrasi tubuh.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 22/02/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan