Posisi Seks Saat Hamil yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Jika dokter memperbolehkan Anda untuk berhubungan seks saat hamil, maka janganlah ragu. Pada kehamilan yang normal, tidak ada alasan untuk menghentikan aktivitas seksual, selama Anda nyaman melakukannya. Hanya Anda yang mengetahui kondisi tubuh Anda sendiri, jadi jika Anda merasa tidak nyaman melakukan seks pada posisi tertentu, maka lakukanlah dengan posisi lain. Kenyamanan wanita di tiap trimester memang berbeda-beda, karena beban yang ia bawa semakin berat. Untuk mengetahui apa saja posisi seks saat hamil yang boleh dan tidak boleh dilakukan, mari kita lihat selengkapnya di bawah ini.

Posisi seks saat hamil selama trimester pertama

Selama trimester pertama, kelelahan dan mual di pagi hari mungkin dapat membuat Anda merasa kurang menarik. Tetapi, jika Anda sedang dalam mood, melakukan seks di trimester pertama memiliki kelebihan. Kebanyakan wanita terlumasi dengan baik secara alami, belum memiliki perut yang besar, dan sangat bergairah berkat lonjakan hormon kehamilan yang dapat membuat bagian kewanitaan membesar dan ekstra sensitif.

Posisi seks yang perlu dicoba

Anda dapat melakukan posisi seks apapun selama trimester pertama. Anda boleh melakukannya dalam posisi berdiri, telentang  merangkak, dan telungkup. Anda juga boleh mencoba mainan seks, atau menjelakahi seluruh Kama Sutra. Jika Anda lelah, posisi misionaris dan posisi tidur menyamping adalah posisi seks yang paling nyaman.

Posisi seks yang harus dihindari

Kabar baiknya ialah tidak ada posisi yang tidak boleh dilakukan dalam trimester pertama ini. Dan jika Anda khawatir akan mengalami keguguran akibat melakukan seks selama kehamilan, maka Anda harus percaya bahwa dokter mengatakan tidak masalah. Menurut dr. Streicher, peristiwa keguguran atau kehilangan janin di awal kehamilan tidak ada hubungannya dengan melakukan aktivitas seksual. Jadi, berbicaralah pada dokter Anda jika Anda khawatir. Selain itu, Anda harus memberi tahu dokter jika memiliki kondisi atau penyakit tertentu, agar seks dapat dilakukan dengan aman.

Posisi seks saat hamil selama trimester kedua

Anda kini menempuh trimester kedua dan mungkin telah melewati tahap morning sickness, dan kelelahan, serta lebih berenergi. Selain itu, peningkatan hormon selama kehamilan juga akan membuat Anda lebih seksi.

Posisi seks yang perlu dicoba

Inilah saatnya Anda melakukan pose yang menyenangkan, yang mungkin akan lebih menantang pada trimester ketiga karena perut mulai membesar.

  • Posisi duduk sambil bertatapan. Ini dilakukan dengan pria berada pada posisi duduk di kursi. Pasangan wanita duduk di pangkuan pria dengan menatap mata masing-masing.
  • Posisi merangkak (doggy style). Posisi ini memfasilitasi penetrasi yang dalam, yang mungkin tidak akan nyaman jika dilakukan di trimester ketiga.
  • Posisi tidur menyamping. Berbaringlah menghadap ke sisi Anda dengan pasangan pria secara saling berhadapan. Nikmatilah pose saling bertatapan ini selama Anda masih bisa melakukannya.

Posisi seks yang harus dihindari

Setelah Anda memasuki 20 minggu kehamilan, maka hindarilah posisi yang membuat Anda berbaring telentang, seperti posisi misionaris. Ketika Anda berbaring telentang, rahim yang membesar akan menekan aorta, yang berfungsi mengalirkan darah ke plasenta. Kemudian, cobalah untuk mengganjal pinggul sebelah kiri dengan bantal.

Posisi seks saat hamil selama trimester ketiga

Seks memang menyenangkan ketika Anda hanya menerimanya. Namun perut yang besar akan membuat Anda menjadi pengontrol dalam kegiatan seks.

Posisi seks yang perlu dicoba

Pada akhirnya, posisi ideal untuk Anda adalah posisi yang tidak menekan perut dan ini memungkinkan Anda mengontrol kedalaman penetrasi. Beberapa posisi seks yang mungkin nyaman untuk Anda adalah:

  • Berbaring menyamping. Posisi ini tidak melibatkan berat pada perut, dan penetrasi juga dangkal.
  • Woman on top (wanita di atas). Posisi ini membuat Anda memegang kendali.
  • Rear entry (wanita membelakangi pasangan).

  • Duduk di tepi tempat tidur atau kursi. Anda dapat melakukan ini dengan saling berhadapan, Anda boleh berlutut atau berdiri jika perlu.

Posisi seks yang harus dihindari

Meskipun tidak ada posisi yang dinyatakan tidak aman secara teknis, namun beberapa wanita tidak menyukai perasaan penetrasi yang sangat dalam. Selain itu, seks anal juga tidak diperbolehkan karena adanya risiko infeksi dan penyebaran bakteri ke vagina. Banyak wanita hamil yang menderita wasir karena hal ini. Untuk seks oral, ini boleh dilakukan, namun pasangan pria tidak boleh meniup atau memaksa udara masuk ke vagina, karena dapat menyebabkan embolisme berbahaya (ketika ledakan udara menutup pembuluh darah).

 

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca