Berbahayakah Bagi Janin Jika Perut Ibu Hamil Tertekan atau Terbentur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika masuk masa kehamilan, pasti Anda akan sangat berhati-hati dalam melakukan aktivitas. Bahkan, ada yang mengurangi aktivitas agar kehamilannya tidak terganggu. Namun, meski sudah sangat hati-hati, terkadang ada saja hal yang tak diprediksi terjadi, misalnya perut tak sengaja tertekan dengan sesuatu.

Mungkin ketika Anda mengalami hal ini, Anda akan ketakutan, cemas, dan khawatir. Takut jika terjadi apa-apa dengan si janin. Sebenarnya, apakah berbahaya jika perut ibu hamil tertekan? Apakah tekanan pada perut akan memengaruhi kondisi janin?

Beda usia kehamilan, beda efeknya 

Banyak ibu yang cemas jika perutnya yang sedang hamil tersebut tertekan atau tertindih sesuatu. Mungkin, tekanan yang didapat tidak sengaja, misalnya terbentur meja, tak sengaja terpukul oleh anak balita, atau tertekan ketika menggendong bayi Anda.

Lalu, apakah kondisi ini membuat janin di dalam kandungan mengalami gangguan tertentu?

Sebenarnya, hal ini tergantung dengan seberapa keras tekanan yang diterima perut ibu hamil Anda. Jika memang tak begitu keras, maka jangan khawatir, pasalnya janin sudah memiliki berbagai pelindung yang sudah disiapkan sesaat setelah pembuahan. Namun, terkadang hal ini juga tergantung dengan masing-masing usia kehamilan.

1. Perut ibu hamil tertekan saat trimester pertama

Pada awal kehamilan, dinding-dinding rahim sudah mulai menebal dan hal ini akan melindungi janin dari tekanan. Selain itu, tulang panggul juga menjadi salah satu pelindung ketika Anda masih dalam trimester pertama. Tulang panggul cukup keras, sehingga dapat melindungi janin yang kecil tersebut dari tekanan.

2. Perut ibu hamil tertekan saat trimester kedua dan ketiga

Banyak yang menganggap semakin tua usia kehamilan maka akan semakin berisiko dan harus ekstra hati-hati. Sebenarnya hal ini tak sepenuhnya salah kok, Anda memang harus lebih waspada.

Namun, jika tekanan yang didapatkan karena menggendong anak balita Anda, maka tak perlu cemas. Janin Anda terlindungi dengan cairan ketuban dan plasenta, sehingga tekanan tersebut tidak akan terlalu dirasakan oleh si bayi dalam kandungan.

infeksi saat hamil

Jadi, jangan langsung panik jika perut yang sedang hamil itu tertekan sesuatu, tubuh Anda sudah dirancang sekuat mungkin untuk melindungi si janin, dari cairan ketuban, dinding rahim, hingga otot-otot perut.

Bagaimana cara tahu apakah janin baik-baik saja?

Jika memang tekanan yang Anda dapatkan sangat keras, maka jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter. Biasanya, dokter akan menganjurkan agar Anda melakukan berbagai tes kesehatan lengkap, termasuk USG. Dari pemeriksaan tersebut, Anda dapat mengetahui kondisi janin secara pasti.

Ketika memeriksakan diri ke dokter setelah mengalami trauma akibat tekanan pada perut, maka ada beberapa hal yang harus Anda pastikan ke dokter, yaitu:

  • Apakah gejala yang saya alami saat ini normal?
  • Seperti apa gejala yang tidak normal dan kapan harus ke dokter setelah mengalami trauma?
  • Trauma seperti apa yang berbahaya?
  • Kegiatan apa yang haru dihindari untuk mencegah komplikasi kehamilan terjadi?

Pastikan bahwa Anda mendapatkan semua jawaban tersebut dari sang dokter, sehingga Anda tahu apa yang selanjutnya harus dilakukan jika terjadi trauma yang tak diinginkan.

Biasanya, bila kecelakaan atau trauma yang Anda alami cukup parah, maka akan terjadi perdarahan. Nah, ketika kondisi ini terjadi maka Anda harus buru-buru periksa ke dokter, karena hal tersebut menandakan bahwa terjadi sesuatu dengan kehamilan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pijat bayi

Ketahui Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Bayi di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit