home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Bagi umat Islam, puasa merupakan ibadah wajib yang datang hanya sebulan dalam setahun, yaitu saat bulan Ramadan. Tentunya ini merupakan ibadah yang ditunggu-tunggu dan kesempatan yang tidak ingin dilewatkan kaum Muslim untuk berlomba-lomba melaksanakan ibadah. Lalu, bagaimana dengan ibu hamil yang menjalankan puasa saat hamil? Apa menu puasa untuk ibu hamil yang sebaiknya ada dan dipenuhi?

Apa saja jenis makanan yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil saat puasa?

Menjalankan ibadah puasa atau tidak merupakan pilihan bagi ibu hamil. Kemampuan menjalankan puasa saat hamil tergantung dengan kondisi ibu hamil dan janinnya apakah dalam keadaan sehat atau tidak.

Namun, jikalau ibu hamil tetap memilih menjalankan ibadah puasa, tentunya menu-menu yang dimakan saat berbuka puasa dan sahur harus lebih diperhatikan. Ingat bahwa janin memerlukan gizi yang baik dan tepat untuk perkembangan dan pertumbuhan dalam rahim ibu.

Jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk membatasi zat gizi yang ibu berikan untuk janin. Jika asupan gizi ibu kurang selama puasa, hal ini akan berdampak pada tumbuh kembang janin. Misalnya, bayi akan lahir dengan berat badan rendah, terutama jika usia kehamilan saat puasa masih pada trimester pertama.

Walaupun puasa selama hamil dapat menyebabkan kondisi yang disebut “accelerated starvation” (kondisi di mana hormon yang mengatur glukosa darah terganggu dan kadar glukosa darah dapat menurun drastis). Namun, kondisi ini dapat dihindari dengan cara mengatur pola makan selama puasa.

Menu makanan saat buka puasa dan sahur harus tetap memperhatikan menu gizi seimbang

Ini termasuk menu makanan yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, lemak, vitamin, dan mineral. Contohnya adalah nasi, sayuran hijau, ikan, tahu-tempe, buah, dan susu. Menu yang mengandung zat gizi lengkap ini membantu janin memenuhi gizi yang dibutuhkannya.

Pilih karbohidrat kompleks

Makanan ini membutuhkan waktu lama untuk dicerna sehingga rasa lapar akan datang lebih lama. Karbohidrat kompleks terdiri dari nasi merah, roti gandum, pasta gandum, oatmeal, dan kacang-kacangan.

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung banyak protein

Menu puasa untuk ibu hamil yang mengandung banyak protein yaitu daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan. Protein dalam jumlah besar sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Batasi makanan manis

Makanan manis membantu meningkatkan kadar gula darah yang turun saat berpuasa, namun setelah itu dapat menyebabkan menurunnya kadar gula darah dengan cepat.

Hal ini mengakibatkan ibu hamil menjadi lemas dan lemah serta dapat membuat cepat merasa lapar.

Kebiasaan menyantap makanan manis ketika mengawali buka puasa sebaiknya diganti dengan menyantap buah-buahan yang manis karena dapat membantu menyediakan energi saat awal berbuka puasa. Buah-buahan tertentu juga mengandung serat yang dapat membantu perut kenyang lebih lama.

Batasi juga makanan yang mengandung lemak tinggi

Ini termasuk gorengan, cake, donat, pizza, burger, daging berlemak, kulit ayam, dan lainnya. Ganti dengan makanan yang mengandung lemak baik, seperti alpukat, kacang, minyak ikan, ikan, keju, dan lainnya.

Perbanyak makanan yang mengandung kalsium

Contohnya susu, keju, yoghurt, sayuran hijau, ikan dengan tulangnya, dan lain-lain. Makanan ini membantu menyediakan cukup kalsium untuk janin.

Banyak minum air putih

Sebaiknya minum sekitar 1,5-2 liter sehari untuk mencegah dehidrasi. Hindari pula minuman yang berkafein seperti kopi dan teh karena bersifat diuretik. Hal ini menyebabkan seringnya buang air kecil dan akan mengakibatkan kehilangan lebih banyak air.

Sekali lagi, ini adalah pilihan bagi ibu hamil untuk menjalani puasa atau tidak. Ibu hamil harus yakin dengan kondisi tubuhnya saat ia memutuskan untuk menjalani ibadah puasa. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memutuskan.

Jika memilih untuk melakukan puasa, dukungan dari suami, orangtua, dan orang sekitar bagi ibu hamil untuk menjalani puasa sangat diperlukan. Orang sekitar dapat membantu mengingatkan ibu hamil untuk tetap menjaga asupan yang dimakannya saat puasa.

Penelitian Joosoph, Abu, dan Yu (2004) menunjukkan bahwa 74% dari 182 wanita hamil yang menjadi responden berhasil melakukan puasa selama kurang lebih 20 hari pada bulan Ramadhan. Keberhasilan ini dicapai berkat dukungan suami dan keluarga, serta keyakinan untuk menjalani ibadah.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Evas, Alexa. 2013. Ramadan and Pregnancy. Diakses dari http://www.dietinpregnancy.co.uk/pregnancy/ramadan-and-pregnancy.html

Joosoph, J., Abu, J., and Yu, SL. 2004. A Survey of Fasting During Pregnancy. Singapore Med Journal Vol 45 (12): 583. Diakses dari http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.513.194&rep=rep1&type=pdf

http://www.babycentre.co.uk/a1028954/fasting-in-pregnancy

Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala Diperbarui 05/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x