Perlukah Memakai Korset Saat Hamil? Kenali Dulu Manfaat dan Bahayanya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/03/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kehamilan sering kali membuat tubuh mudah lelah dan dan tidak nyaman. Ini sebabnya, beberapa aksesoris dirancang untuk membubat ibu merasa nyaman selama kehamilan, salah satunya adalah korset. Meski lebih umum digunakan setelah melahirkan untuk mengembalikan bentuk tubuh, korset ibu hamil ini dinilai bisa membantu merenggangkan otot punggung yang nyeri. Namun perlukah pakai korset saat hamil? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Manfaat korset ibu hamil

Korset ibu hamil dirancang untuk menopang bagian bawah punggung dan perut selama kehamilan. Benda ini bersifat elastis dan fleksibel sehingga memberikan banyak manfaat bagi wanita hamil yang cenderung aktif, terutama pada trimester kedua dan ketiga.

Sejumlah manfaat yang dapat diperoleh dari korset ibu hamil adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi rasa sakit saat hamil

Postur tubuh wanita hamil cenderung mengalami perubahan daripada saat sebelum hamil, seperti menjadi lebih sulit duduk atau berjalan. Aktivitas-aktivitas ini menyebabkan adanya tekanan berlebih pada bagian perut dan memicu nyeri punggung di bagian bawah.

Bila Anda mengalami hal yang sama, ini bisa diatasi dengan menggunakan korset ibu hamil. Menurut sebuah penelitian dari Spine Journal yang dilansir dari Healthline, wanita yang menggunakan korset saat hamil mengalami penurunan rasa sakit secara keseluruhan, terutama sakit sendi sacroiliac (SI) dan round ligament pain.

2. Membuat ibu hamil lebih nyaman

Menggunakan korset saat hamil pada prinsipnya sama seperti saat Anda berolahraga dengan memakai sport bra. Keduanya sama-sama berfungsi untuk melindungi bagian tubuh yang cenderung tidak nyaman saat Anda beraktivitas. Tekanan dari korset ibu hamil tidak selalu berdampak buruk.

Pasalnya, tekanan korset dapat membantu menopang rahim. Beban perut yang harus ditopang oleh tubuh cenderung lebih ringan sehingga Anda menjadi lebih nyaman untuk bergerak.

Namun ingat, terlalu banyak tekanan di daerah perut juga bisa mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan efek negatif pada tekanan darah dan janin. Jadi, hindari penggunaan korset yang terlalu menekan daerah perut.

3. Memperbaiki postur tubuh

Prinsip utama korset pada dasarnya adalah untuk memperbaiki postur tubuh. Menggunakan korset ibu hamil dapat memperbaiki postur tubuh, karena korset mampu mencegah terkanan berlebih pada punggung bagian bawah.

Terlebih, trimester ketiga adalah saat-saat ketika tubuh melepaskan berbagai hormon yang melemaskan otot, ligamen, dan sendi di daerah panggul. Nah, kondisi ini hal dapat ditopang dengan penggunaan korset kehamilan.

infeksi saat hamil

Risiko pakai korset saat hamil

Dibalik segudang manfaat dari korset kehamilan, benda yang satu ini juga memiliki risiko yang tidak bisa disepelekan. Keseringan pakai korset saat hamil dapat membahayakan kesehatan ibu dan janinnya.

Alih-alih merenggangkan otot punggung, keseringan pakai korset saat hamil justru bisa melemahkan otot punggung dan menimbulkan sakit berkepanjangan. Selain itu, terlalu sering pakai korset ibu hamil juga dapat membahayakan janin bila ikatannya terlalu erat dan terlalu lama dipakai. Ini karena tekanan darah di sekitar perut bisa menurun dan menyebabkan gangguan pencernaan. Secara tidak langsung, kondisi ini turut membahayakan janin dalam kandungan.

Kebiasaan pakai korset saat hamil juga dapat mempersulit proses melahirkan, karena beban tubuh telah terbiasa ditopang oleh korset kehamilan. Karena itu, wanita hamil akan sulit untuk memberikan tekanan di perut saat hendak melahirkan.

Jadi, seberapa penting pakai korset saat hamil?

Segala perlengkapan kehamilan memang memiliki manfaat dan risikonya masing-masing. Jadi, perlu atau tidaknya pakai korset saat hamil tergantung pada tujuan Anda menggunakannya, apakah untuk mengurangi nyeri kehamilan atau hanya sekedar ikut-ikutan tren yang sedang berkembang.

Hal yang terpenting adalah Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan korset ibu hamil sesering mungkin. Gunakan korset ini hanya dua sampai tiga jam per hari agar otot-otot punggung tidak terlalu lemah dan menyulitkan proses melahirkan.

Agar penggunaan korset ibu hamil lebih aman, gunakan korset sesuai dengan instruksi yang diberikan. Tanyakan pada dokter Anda untuk mengetahui cara penggunaan korset yang aman tanpa menghambat perkembangan normal bayi Anda.

Ketimbang bergantung pada korset kehamilan, lebih baik luangkan waktu Anda untuk rutin berolahraga guna memperkuat otot punggung. Tubuh Anda menjadi lebih bugar dan jauh dari risiko nyeri punggung akibat pemakaian korset saat hamil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Intra Uterine Growth Restriction (IUGR): Ketika Janin Tidak Berkembang dalam Kandungan

IUGR adalah komplikasi yang harus diwaspadai ibu di setiap kehamilan. Kenali penyebab dan apa saja tanda-tanda janin tidak berkembang dalam kandungan Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 11/06/2019 . Waktu baca 11 menit

Kenapa Ibu Hamil Mudah Kena Anemia dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi gagal tumbuh dalam kandungan dan lahir prematur. Cari tahu bagaimana cara mengobati dan mencegahnya!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 20/05/2019 . Waktu baca 11 menit

9 Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Dalam Kandungan

Ibu hamil wajib menjaga kesehatan tubuh dan jiwanya agar kehamilannya tidak terkendala. Untuk itu, yuk coba terapkan pola hidup sehat ibu hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18/05/2019 . Waktu baca 10 menit

Perkembangan Ibu dan Janin di Trimester 3 Plus Tanda-Tanda yang Harus Diwaspadai

Trimester 3 merupakan akhir dari masa kehamilan yang paling menantang. Selain bersiap melahirkan, apalagi yang mesti diperhatikan di trimester ketiga?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15/05/2019 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit
perut kembung saat hamil

Penyebab, Cara Mengatasi, dan Cara Mencegah Perut Kembung Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/10/2019 . Waktu baca 6 menit
tidak tahu kalau hamil

Mengapa Bisa Ada Wanita yang Tidak Sadar Kalau Sedang Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16/09/2019 . Waktu baca 4 menit
kehamilan kriptik

Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kehamilan Kriptik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16/08/2019 . Waktu baca 6 menit