home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Gaya Aman Berhubungan Intim Saat Hamil

7 Gaya Aman Berhubungan Intim Saat Hamil

Kebanyakan wanita yang memiliki kehamilan normal akan memiliki gairah seks yang tinggi (akibat perubahan hormon yang melonjak). Bagi pria, wanita hamil juga tidak kalah menggairahkan dibanding dengan yang tidak hamil. Nah, terkadang masalah berhubungan intim saat hamil, memang menjadi kekhawatiran serta perdebatan sendiri bagi banyak orang. Jadi, apa aman berhubungan intim saat hamil?

Jawabannya, aman. Meski pada beberapa kondisi tertentu, wanita yang mengalami kehamilan rentan, harus berhati-hati dan memerlukan ekstra perlindungan bagi ibu dan janinnya. Perlindungan yang dimaksud di sini adalah, tentang gaya dan cara berhubungan intim yang aman. Mari simak beberapa gaya dan cara berhubungan intim saat hamil yang bisa Anda coba dengan pasangan.

Gaya dan cara aman berhubungan intim saat hamil

1. Posisi misionaris

Anda bisa mencoba posisi misionaris (pria di atas, dan ibu hamil di bawah) setelah trimester pertama, tempatkan bantal di bawah punggung ibu hamil agar perut ibu tetap stabil dari guncangan. Lalu pastikan pasangan Anda tidak memiliki berat badan yang berlebih sehingga tidak terjadi topangan berlebih saat penetrasi dan perut ibu hamil aman dari beban apapun.

2. Woman on top

Bisa dibilang, posisi ini posisi ternyaman dengan wanita sebagai pengendali dari gaya, daya dan kedalaman penis yang masuk. Posisi woman on top dilakukan dengan mengangkangi pasangan Anda, memang ibu hamil akan lebih lelah pada posisi ini. Tetapi dengan begitu, perut yang besar tidak akan membebani ibu hamil dan dapat mengontrol kedalaman penetrasi saat bercinta.

3. Samping menyamping menjadi satu

Posisi berbaring miring menuju satu arah dengan pasangan, boleh Anda coba ketika berhubungan intim saat hamil. Posisikan tubuh Anda ke samping, lalu pasangan Anda akan menyamping pula ke arah yang sama dengan hadapan Anda. Pada posisi ini, ibu hamil bisa menaruh bantal di bawah perut dan di belakang punggung. Angkat kaki yang miring bagian atas, setelah itu penetrasi bisa dilakukan, tetapi penetrasi cenderung dangkal jika melakukan seks pada posisi ini.

4. Gaya bentuk gunting

Gaya seks yang satu ini, membutuhkan Anda dan pasangan untuk berbaring miring berhadapan. Sehingga pada kedua tubuh bagian atas akan membentuk huruf V, dan jika dilihat dari keseluruhan, posisi Anda berdua akan membentuk gunting. Taruhlah bantal di bawah punggung ibu hamil, untuk mendukung kekuatan hentakan penetrasi yang diberikan oleh lawan bercinta. Lalu ibu hamil dapat meletakan kaki di atas pinggul pasangan. Sayangnya, posisi ini akan memberikan sedikit beban pada perut ibu hamil.

5. Doggy style

Perhatikan untuk posisi ini lebih baik dilakukan jika kehamilan baru memasuki trimester awal. Jika melebihi trimester tersebut, dikhawatirkan akan memengaruhi kelelahan dan tegang pada bagian perut ibu. Caranya, ibu hamil boleh melakukan dengan posisi merangkak, lalu lawan akan berlutut pada bagian belakang dan mengikuti ketinggian posisi tubuh ibu hamil. Pada posisi ini, lagi-lagi memerlukan bantalan pada bawah tubuh wanita serta stamina yang kuat menunjang beban yang ibu hamil bawa pada perutnya.

6. Posisi berpangku di kursi

Berhubungan intim saat hamil yang dilakukan di kursi nyatanya dapat menjadi alternatif tersendiri untuk kepuasan bercinta. Anda hanya membutuhkan kursi yang kokoh dan dapat menahan beban Anda, janin, dan lawan main Anda. Pada posisi ini, pria akan duduk dengan paha terbuka lebar, lalu ibu hamil bisa duduk di atas paha pria tersebut. Gunakan juga kursi dengan pegangan atau tangan yang kokoh sehingga posisi ibu hamil bisa stabil.

7. Bercinta di tepi ranjang

Posisi berhubungan intim yang satu ini, hampir mirip dengan posisi misionaris pada penjelasan di atas. Perbedaannya, posisi ini dilakukan pada tepi kasur atau pun tepi sofa. Ibu hamil hanya perlu berbaring biasa di tepi kasur, sedangkan pasangan bersiap di samping kasur. Posisi tubuh dan gerakan pria, tergantung pada ketinggian tempat tidur, bahkan pasangan Anda bisa berlutut atau berdiri

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Johnson, C et al. 2011. Sexual health during pregnancy and the postpartum (CME). J Sex Med 8(5):1267-1284. http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1743-6109.2011.02223.x/abstract [Accessed September 2017]

Sex During Pregnancy http://www.babycenter.com/sex-during-pregnancy-overview Diakses pada 16 Februari 2017

Pregnancy sex illustration http://www.babycenter.com/101_pregnancy-sex-positions-illustrated_10408539.bc Diakses pada 16 Februari 2017

Best Sex Position http://thestir.cafemom.com/pregnancy/140898/10_best_sex_positions_while/102252/scissors/4  Diakses pada 16 Februari 2017

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 16/02/2017
x