Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ada bermacam tanda yang dialami seorang wanita pada awal kehamilan. Beberapa di antaranya mudah dikenali, misalnya morning sickness atau keluarnya flek dari vagina. Ada juga tanda lain dari hamil muda yang tidak begitu umum, dan diare diyakini merupakan salah satunya.

Diare pada ibu hamil dapat disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari terlalu banyak makan makanan pedas, alergi makanan, hingga yang lebih serius seperti infeksi bakteri atau virus. Lalu, apakah perubahan pada tubuh yang terjadi saat hamil muda juga dapat menyebabkan kondisi ini?

Gejala diare saat hamil muda

pantangan diare

Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dialami wanita hamil. Gejala utamanya adalah keluarnya feses bertekstur encer. Pada wanita hamil, kondisi ini bisa diperparah oleh perubahan hormon, perubahan pola makan, dan stres.

Orang yang mengalami diare umumnya juga mengalami gejala berupa:

  • Buang air besar (BAB) encer sebanyak 2-3 kali dalam 24 jam
  • Bolak-balik ke kamar mandi untuk BAB
  • Perut kram dan/atau nyeri
  • Perut kembung
  • Mual

Jika diare disebabkan oleh infeksi, Anda mungkin juga akan mengalami demam, BAB berdarah, pusing, dan muntah. Diare yang parah atau berlangsung terus-menerus bisa menyebabkan dehidrasi.

Benarkah diare tanda hamil muda?

diare dehidrasi berat

Kadar hormon dalam tubuh Anda akan naik dan turun selama siklus menstruasi. Selain memengaruhi organ reproduksi, perubahan hormon juga dapat menimbulkan gejala gangguan pencernaan, termasuk sembelit, kembung, dan diare.

Salah satu hormon yang paling berpengaruh adalah progesteron. Kadar progesteron meningkat setelah sel telur lepas dari ovarium (ovulasi). Hormon ini lalu merangsang penebalan dinding rahim agar siap menampung sel telur yang sudah dibuahi.

Progesteron ternyata juga menimbulkan efek lain. Hormon ini ikut melemaskan otot-otot polos, termasuk yang terdapat pada rahim, usus halus, serta usus besar. Begitu otot saluran pencernaan menjadi rileks, proses pencernaan pun akan terkena dampaknya

Pada kondisi normal, otot-otot saluran pencernaan akan memanjang dan memendek saat mencerna makanan. Proses tersebut menghasilkan kontraksi otot menyerupai alur gelombang yang disebut gerakan peristaltik.

Gerakan ini berfungsi untuk memindahkan makanan yang sudah dicerna di dalam usus. Usai diserap nutrisinya, sisa hasil pencernaan akan disalurkan ke usus besar. Ampas makanan lalu ditampung di rektum dan keluar melalui anus dengan gerakan peristaltik yang sama.

diare pada ibu hamil diare saat hamil mencret penyebab gejala

Diare terjadi saat makanan yang sudah dicerna terlalu cepat melewati usus. Usus besar tidak dapat menyerap cukup air sehingga feses yang keluar bertekstur encer. Jika otot saluran pencernaan menjadi rileks, yang terjadi justru sebaliknya.

Gerak peristaltik usus akan berkurang sehingga makanan yang sudah dicerna tertahan lebih lama di dalam usus. Usus besar pun akan menyerap lebih banyak air dari ampas makanan. Akibatnya, Anda justru mengalami sembelit.

Wanita yang hamil muda bisa saja mengalami diare. Akan tetapi, diare bukanlah tanda hamil muda. Tingginya progesteron justru lebih sering membuat wanita yang hamil muda mengalami sembelit.

Cara mengatasi diare saat hamil muda

makanan untuk diare

Diare saat hamil muda bisa sangat mengganggu, apalagi bila Anda sedang mengalami gejala kehamilan lainnya. Meski demikian, diare ringan biasanya bisa ditangani dengan mudah dan akan hilang setelah beberapa hari.

Berikut beberapa tips mengatasi diare selama masa kehamilan:

1. Menyesuaikan pola makan

Perbanyak makanan tawar yang sederhana dan lebih mudah dicerna. Makanan ini akan mempermudah kerja sistem pencernaan dan menyerap air berlebih pada feses. Contoh makanan yang bisa dikonsumsi antara lain pisang, nasi, kentang rebus, dan oatmeal.

Hindari pula makanan yang merangsang pencernaan atau mengiritasi saluran cerna. Sebelum Anda pulih, hindari makanan pedas, makanan yang digoreng, dan makanan berserat tinggi seperti kacang dan gandum utuh.

2. Menambah asupan cairan

Diare dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan elektrolit. Jadi, perbanyak asupan cairan Anda dari minum air putih dan makan makanan berkuah. Bila perlu, Anda dapat meminum oralit untuk menggantikan cairan tubuh dan elektrolit yang hilang.

3. Memperbanyak istirahat

Hamil maupun tidak, orang yang mengalami diare sebaiknya lebih banyak beristirahat. Kegiatan berat membuat tubuh stres dan lebih rentan mengalami dehidrasi. Akibatnya, gejala diare juga dapat bertambah parah.

Diare bukanlah tanda hamil muda. Kalaupun ibu yang hamil muda mengalami diare, hal ini biasanya tidak membahayakan ibu maupun janin. Diare dapat hilang sendiri setelah Anda beristirahat selama beberapa hari.

Namun, tetapi waspadai gejala yang Anda alami. Segera periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami diare terus-menerus, diare disertai darah, demam tinggi, atau gejala dehidrasi parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mudah Lapar Tanda Kehamilan, Benarkah?

Tak sedikit ibu yang bertanya, mudah lapar apakah betul jadi tanda hamil? Biasanya tanda ini diikuti dengan beragam tanda kehamilan lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Berbagai Jenis Bakteri Penyebab Diare

Ada berbagai penyebab diare, termasuk infeksi bakteri. Tidak hanya satu jenis, bakteri penyebab diare pun berbeda-beda. Cari informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Gangguan Pencernaan, Diare, Health Centers 12 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Diare bisa menyerang siapa saja, termasuk pada ibu menyusui. Lantas, apa penyebab, gejala, dan pengobatannya? Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 10 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya Diare Akut dan Diare Kronis?

Diare umumnya dibedakan menjadi akut dan kronis berdasarkan lama waktu sakitnya. Namn ternyata, jenis diare bukan cuma dua itu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 9 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit