Cara Menangani Kesemutan di Lengan dan Jari Saat Hamil

Oleh

Kebas atau kesemutan pada lengan dan jari disebabkan oleh adanya carpal tunnel symptom (CTS) atau sindrom lorong karpal. Lorong karpal merupakan terowongan kecil sepanjang pergelangan tangan hingga telapak tangan bagian bawah. Di dalam lorong karpal terdapat saraf median yang berfungsi untuk menyampaikan sensasi perasa atau sentuhan serta mengontrol pergerakan jari tangan. Saraf median yang terjepit akibat pembengkakan dan bertambahnya berat badan ibu hamil dapat memicu kebas atau kesemutan pada ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan sebagian jari manis.

Untungnya, sensasi kesemutan yang biasa dialami ibu hamil masih dalam tingkatan yang wajar. Pada umumnya, gangguan ini mulai muncul ketika usia kandungan menginjak bulan kelima dan keenam atau beberapa bulan terakhir menjelang persalinan.

Untuk meringankan kebas atau kesemutan, Anda dapat mencoba beberapa langkah sederhana sebagai berikut:

  • Kompres bagian yang mengalami kebas atau kesemutan menggunakan kompresan dingin untuk mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri. Hindari kompresan panas yang justru dapat memperparah pembengkakan.
  • Pijat atau rendam tangan dalam semangkuk air yang diberi beberapa tetes ekstrak herbal, seperti minyak zaitun, minyak chamomile, ekstrak lavender atau ekstrak kelapa. Selain meringankan kebas dan kesemutan, ekstrak herbal juga membuat tubuh menjadi lebih rileks.
  • Lakukan olahraga ringan bersama instruktur terlatih. Bahkan tanpa instruktur, Anda masih dapat berolahraga sendiri di rumah dengan melakukan beberapa gerakan ringan sehari-hari. Pengobatan chiropractic pada pergelangan tangan mungkin disarankan dalam beberapa kasus.

Berikut adalah dua macam latihan ringan untuk mencegah kebas atau kesemutan:

Putar bahu

Tujuan: Untuk memperkuat otot punggung, meredakan nyeri punggung bagian atas, serta mengurangi sensasi kebas atau kesemutan di lengan dan jari-jari.

  1. Lemaskan lengan dan angkat bahu ke arah telinga.
  2. Utar bahu ke belakang semampunya.
  3. Lemaskan bahu dan kembali ke posisi awal.

Berbaring menghadap satu sisi

  1. Usahakan untuk selalu berbaring menghadap satu sisi setiap tidur atau beristirahat.
  2. Jepit bantal dengan kedua lutut untuk meminimalkan ketegangan pada punggung bagian bawah.
  3. Hindari menggunakan tangan sebagai pengganti bantal saat tidur. Gejala carpal tunnel syndrome (CTS) biasanya memburuk di malam hari.
  4. Ganti posisi tidur setiap kali merasakan nyeri. Cobalah untuk menggoyang-goyangkan tangan hingga nyeri atau kebas berkurang.

Jika memungkinkan, hindari pekerjaan yang menuntut lengan untuk mengulang gerakan yang sama dalam jangka waktu panjang. Pasalnya, gerakan ini dapat memperburuk kebas atau kesemutan.

Cobalah untuk duduk dengan posisi tangan terangkat, misalnya menonton televisi sambil meletakan tangan di belakang sofa.

Suplemen vitamin B6 dapat membantu meringankan gejala, namun sebaiknya tetap utamakan asupan gizi seimbang daripada suplemen buatan. Pastikan Anda berdiskusi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen selama kehamilan.

Jika rasa nyeri semakin parah, dokter mungkin akan memberi resep obat penghilang rasa sakit ringan. Kebas serta pembengkakan biasanya akan berangsur hilang setelah bayi lahir. Segera hubungi dokter apabila rasa nyeri masih terus muncul.

Share now :

Direview tanggal: Mei 17, 2016 | Terakhir Diedit: September 30, 2019

Yang juga perlu Anda baca