Meski berhasil dibuahi dan menempel ke dinding rahim, sel telur ternyata belum tentu berkembang menjadi embrio. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut hamil kosong. Inilah tanda-tanda hamil kosong yang mirip dengan kehamilan pada umumnya.
Meski berhasil dibuahi dan menempel ke dinding rahim, sel telur ternyata belum tentu berkembang menjadi embrio. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut hamil kosong. Inilah tanda-tanda hamil kosong yang mirip dengan kehamilan pada umumnya.

Blighted ovum atau hamil kosong adalah kondisi saat sel telur yang sudah dibuahi berhasil menempel ke dinding rahim, tetapi tidak bisa berkembang menjadi embrio.
American Pregnancy Association menyebutkan bahwa karena terjadi pada awal masa kehamilan, kondisi ini mungkin terjadi sebelum Anda sadar sedang mengandung.
Meski janin gagal berkembang sehingga terjadi keguguran dini, kantong kehamilan untuk menampung embrio sebenarnya sudah terbentuk.
Karena itulah, hamil kosong bisa menimbulkan tanda-tanda yang mirip dengan kehamilan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Menstruasi adalah kondisi saat sel telur (ovum) yang sudah matang tidak mengalami pembuahan sehingga luruh menjadi darah yang keluar dari vagina.
Itu artinya, menstruasi tidak akan terjadi ketika Anda hamil normal maupun kosong. Pasalnya, sel telur sudah dibuahi dan menempel di dinding rahim.
Bedanya, hamil kosong tidak akan berlanjut ke tahapan selanjutnya, yaitu penyatuan sel telur dan sperma menjadi embrio.
Dalam proses pembentukan kantong janin di dalam rahim, tubuh akan mengalami perubahan yang berdampak pada kondisi Anda, salah satunya mual dan muntah.
Mual dan muntah atau morning sickness adalah gejala kehamilan yang paling umum. Ini juga menjadi ciri-ciri hamil kosong.
Kondisi ini terjadi karena plasenta bisa terus tumbuh dan menopang diri sendiri tanpa kehadiran janin dalam jangka waktu tertentu.
Tanda-tanda hamil normal yang juga bisa Anda rasakan saat hamil kosong adalah hasil positif pada alat tes kehamilan.
Mengutip Mayo Clinic, hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang terdeteksi pada alat tes kehamilan sudah diproduksi sejak masa pembentukan plasenta.
Karena itulah test pack tetap menunjukkan hasil positif seperti kehamilan pada umumnya.
Perubahan hormon pada awal kehamilan juga bisa membuat payudara menjadi lebih sensitif, termasuk pada seseorang yang mengalami blighted ovum.
Selama kehamilan, tubuh memang mempersiapkan diri untuk menyusui. Perubahan hormon juga meningkatkan aliran darah di sekitar payudara sehingga membuatnya lebih sensitif.
Artikel terkait
Ciri-ciri hamil kosong yang berikutnya adalah kram perut. Terkadang, kram karena implantasi, keguguran, dan perkembangan janin memang sulit dibedakan.
Satu hal yang membedakan kram perut sebagai ciri hamil kosong adalah durasinya yang cukup panjang dan diikuti dengan perdarahan ringan.
Selain kram perut, Anda mungkin merasakan nyeri pinggang atau tekanan pada panggul.
Pada beberapa situasi, keluarnya flek saat hamil adalah hal yang wajar. Khusus untuk hamil kosong, flek biasanya disertai kram perut yang cukup intens dan tanda janin tidak berkembang.
Flek mungkin bisa berlanjut dengan perdarahan cukup deras dan keluarnya gumpalan darah. Jika dilakukan pemeriksaan USG, dokter bisa melihat bahwa kandungan gagal berkembang.
Setelah keluar bercak dan perdarahan, Anda akan mengalami menstruasi yang lebih berat dari biasanya.
Kondisi ini disebabkan oleh luruhnya plasenta yang sudah tertanam di dalam rahim. Beberapa orang mungkin merasakan nyeri yang cukup intens pada area perut karena menstruasi berat.

Pada awal kehamilan, payudara akan terasa lebih sensitif atau bahkan sakit saat disentuh. Namun, kondisi ini akan menghilang seiring dengan tidak berkembangnya embrio di dalam rahim.
Pada dasarnya, semua tanda-tanda kehamilan akan menghilang ketika Anda mengalami hamil kosong.
Ketika hal itu terjadi, gejala kehamilan akan berubah menjadi tanda-tanda keguguran, seperti perdarahan dan kram di area perut serta panggul.
Dalam kondisi seperti ini, melihat tanda-tandanya saja bisa menjadi cara untuk mengetahui apakah Anda hamil kosong tanpa USG.
Beberapa gejala atau tanda hamil kosong mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kecemasan akan kondisi tertentu, segeralah konsultasi ke dokter.
Dalam beberapa kasus, wanita yang keguguran bisa menunggu darah dan plasenta keluar dengan sendirinya. Jika ini tidak kunjung terjadi, dokter mungkin menyarankan prosedur kuret atau kuretase.
Kebanyakan wanita yang pernah hamil kosong tetap bisa hamil secara normal di kemudian hari. Meski begitu, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk merencanakan kehamilan.
Memiliki pengalaman hamil kosong tentu bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itu, jangan ragu mengambil waktu untuk memproses apa yang sudah terjadi.
Dukungan dari orang terdekat mungkin dibutuhan selama beberapa waktu setelah Anda mengalami blighted ovum.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Blighted ovum. (n.d.). American Pregnancy Association. Retrieved 15 April 2025, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-complications/blighted-ovum/
Blighted ovum: What causes it? (2023, October 17). Mayo Clinic. Retrieved 15 April 2025, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pregnancy-loss-miscarriage/expert-answers/blighted-ovum/faq-20057783
Dilation and curettage (D&C). (2023, November 7). Top-ranked Hospital in the Nation – Mayo Clinic. Retrieved 15 April 2025, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/dilation-and-curettage/about/pac-20384910
Blighted ovum (Anembryonic pregnancy): Causes & symptoms. (n.d.). Cleveland Clinic. Retrieved 15 April 2025, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21924-blighted-ovum
Versi Terbaru
23/04/2025
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari
Ditinjau secara medis oleh
dr. Patricia Lukas Goentoro
General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)