3 Jenis Keguguran yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Keguguran alias miscarriage atau spontaneous abortion adalah gagalnya kehamilan secara spontan sebelum usia kehamilan 20 minggu, atau sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Sekitar 10-20% kehamilan biasanya berakhir dengan keguguran. Namun angka tersebut masih bisa lebih tinggi lagi, karena sebagian besar wanita tidak mengetahui bahwa ia hamil, dan baru menyadarinya setelah keguguran.

Keguguran paing sering terjadi pada usia kehamilan kurang dari 8 minggu. Keguguran perlu dibedakan dengan bayi yang meninggal setelah usia kehamilan 20 minggu, karena ini tidak disebut sebagai keguguran, melainkan disebut sebagai lahir mati (stillbirth).

Penyebab keguguran

Keguguran dapat terjadi disebabkan oleh berbagai macam penyebab, namun tidak semua kasus keguguran penyebabnya dapat ditemukan. Meskipun begitu, sebagian besar penyebab keguguran bukanlah kesalahan ibu.

Penyebab keguguran yang paling sering diperkirakan adalah karena adanya kelainan kromosom bayi. Apabila bayi memiliki kelebihan atau kekurangan kromosom, maka bayi tidak dapat berkembang secara normal. Diperkirakan 2 dari 3 kasus keguguran disebabkan oleh karena kelainan kromosom.

Selain kelainan kromosom, faktor lain yang dapat menyebabkan keguguran di antaranya adalah:

  • Masalah pada plasenta
  • Usia ibu, semakin tua usia ibu maka risiko mengalami keguguran semakin tinggi
  • Kebiasaan ibu merokok
  • Masalah kesehatan ibu, seperti diabetes melitus, hipertensi, hipertiroid atau hipotiroid
  • Infeksi virus atau bakteri

Jenis-jenis keguguran

Ada berbagai macam jenis keguguran berdasarkan dunia medis. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Threatened miscarriage/abortus terancam
  • Incomplete miscarriage/abortus inkomplit
  • Complete miscarriage/abortus komplit

Abortus terancam, jenis keguguran yang masih dapat diselamatkan

Ibu hamil yang mengalami abortus terancam biasanya akan mengeluhkan munculnya perdarahan dari jalan lahir berupa flek-flek yang berwarna merah terang atau agak kecoklatan, dan terkadang disertai dengan rasa nyeri perut bagian bawah atau nyeri punggung bawah.  Jika Anda mengalami hal tersebut, segera datang ke dokter spesialis kandungan untuk dilakukan pemeriksaan dalam serta USG untuk mengetahui kondisi janin.

Ibu hamil dengan abortus terancam harus istirahat bed rest selama beberapa hari dan menghindari aktivitas yang terlalu berat, setidaknya selama dua minggu. Disarankan pula untuk tidak melakukan hubungan seksual karena dapat memicu terjadinya keguguran.

Abortus inkomplit dan komplit

Pada abortus inkomplit, proses kehamilan tidak dapat dilanjutkan lagi karena sebagian dari janin telah keluar dari rahim. Ibu hamil akan mengalami perdarahan yang lebih banyak disertai rasa nyeri perut yang semakin memberat. Pada darah yang keluar dapat ditemukan benda seperti daging yang keluar dari jalan lahir.

Sedangkan abortus komplit adalah proses keguguran di mana janin telah keluar sepenuhnya dari rahim. Untuk mengetahui dengan pasti, perlu dilakukan pemeriksaan dalam oleh dokter spesialis kandung dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan USG. Tergantung dari hasil pemeriksaan, dokter dapat memberikan obat-obatan saja atau perlu dilakukan kuret untuk membersihkan rahim.

Waspadai perdarahan saat hamil

Selain ketiga jenis keguguran yang telah dijelaskan diatas, masih ada lagi jenis-jenis yang lain. Namun yang perlu Anda pahami adalah bahwa setiap perdarahan saat sedang hamil muda merupakan ancaman bagi bayi dalam kandungan Anda sehingga apabila Anda sebagai ibu hamil mengalami hal tersebut janganlah ragu untuk segera memeriksakan kandungan Anda.

Baca Juga:

Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca