3 Jenis Keguguran yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Keguguran alias miscarriage atau spontaneous abortion adalah gagalnya kehamilan secara spontan sebelum usia kehamilan 20 minggu, atau sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Sekitar 10-20% kehamilan biasanya berakhir dengan keguguran. Namun angka tersebut masih bisa lebih tinggi lagi, karena sebagian besar wanita tidak mengetahui bahwa ia hamil, dan baru menyadarinya setelah keguguran.

Keguguran paing sering terjadi pada usia kehamilan kurang dari 8 minggu. Keguguran perlu dibedakan dengan bayi yang meninggal setelah usia kehamilan 20 minggu, karena ini tidak disebut sebagai keguguran, melainkan disebut sebagai lahir mati (stillbirth).

Penyebab keguguran

Keguguran dapat terjadi disebabkan oleh berbagai macam penyebab, namun tidak semua kasus keguguran penyebabnya dapat ditemukan. Meskipun begitu, sebagian besar penyebab keguguran bukanlah kesalahan ibu.

Penyebab keguguran yang paling sering diperkirakan adalah karena adanya kelainan kromosom bayi. Apabila bayi memiliki kelebihan atau kekurangan kromosom, maka bayi tidak dapat berkembang secara normal. Diperkirakan 2 dari 3 kasus keguguran disebabkan oleh karena kelainan kromosom.

Selain kelainan kromosom, faktor lain yang dapat menyebabkan keguguran di antaranya adalah:

  • Masalah pada plasenta
  • Usia ibu, semakin tua usia ibu maka risiko mengalami keguguran semakin tinggi
  • Kebiasaan ibu merokok
  • Masalah kesehatan ibu, seperti diabetes melitus, hipertensi, hipertiroid atau hipotiroid
  • Infeksi virus atau bakteri

Jenis-jenis keguguran

Ada berbagai macam jenis keguguran berdasarkan dunia medis. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Threatened miscarriage/abortus terancam
  • Incomplete miscarriage/abortus inkomplit
  • Complete miscarriage/abortus komplit

Abortus terancam, jenis keguguran yang masih dapat diselamatkan

Ibu hamil yang mengalami abortus terancam biasanya akan mengeluhkan munculnya perdarahan dari jalan lahir berupa flek-flek yang berwarna merah terang atau agak kecoklatan, dan terkadang disertai dengan rasa nyeri perut bagian bawah atau nyeri punggung bawah.  Jika Anda mengalami hal tersebut, segera datang ke dokter spesialis kandungan untuk dilakukan pemeriksaan dalam serta USG untuk mengetahui kondisi janin.

Ibu hamil dengan abortus terancam harus istirahat bed rest selama beberapa hari dan menghindari aktivitas yang terlalu berat, setidaknya selama dua minggu. Disarankan pula untuk tidak melakukan hubungan seksual karena dapat memicu terjadinya keguguran.

Abortus inkomplit dan komplit

Pada abortus inkomplit, proses kehamilan tidak dapat dilanjutkan lagi karena sebagian dari janin telah keluar dari rahim. Ibu hamil akan mengalami perdarahan yang lebih banyak disertai rasa nyeri perut yang semakin memberat. Pada darah yang keluar dapat ditemukan benda seperti daging yang keluar dari jalan lahir.

Sedangkan abortus komplit adalah proses keguguran di mana janin telah keluar sepenuhnya dari rahim. Untuk mengetahui dengan pasti, perlu dilakukan pemeriksaan dalam oleh dokter spesialis kandung dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan USG. Tergantung dari hasil pemeriksaan, dokter dapat memberikan obat-obatan saja atau perlu dilakukan kuret untuk membersihkan rahim.

Waspadai perdarahan saat hamil

Selain ketiga jenis keguguran yang telah dijelaskan diatas, masih ada lagi jenis-jenis yang lain. Namun yang perlu Anda pahami adalah bahwa setiap perdarahan saat sedang hamil muda merupakan ancaman bagi bayi dalam kandungan Anda sehingga apabila Anda sebagai ibu hamil mengalami hal tersebut janganlah ragu untuk segera memeriksakan kandungan Anda.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Perlukah Khawatir Jika Keluar Darah Terus Setelah Keguguran?

Perdarahan saat masa kehamilan sering kali dikatikan dengan keguguran. Namun, bagaimana bila terjadi perdarahan setelah keguguran? Simak ulasannya disini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Saya tak pernah menyangka akan mengalami keguguran, bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Pengalaman yang cukup membuat saya trauma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
pembukaan persalinan

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit