Tertarik Belajar Scuba Diving? Ini 3 Hal Penting yang Harus Anda Siapkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Tinggal di negara kepulauan memang banyak keuntungannya. Selain bisa sering jalan-jalan ke pantai, Anda juga bisa mencoba belajar scuba diving, yaitu menyelam dalam laut. Namun, meskipun kelihatannya menyelam itu mudah, ternyata ada banyak hal yang harus Anda persiapkan sebelum ikut kursus scuba diving dan menyelam di lautan. Apa saja yang harus diketahui seorang pemula sebelum mulai scuba diving? Simak informasinya di bawah ini.

Scuba diving tidak bisa dilakukan sembarangan

Menyelam di bawah laut tidak sama dengan berenang. Kondisi lingkungan di bawah laut sangat berbeda dengan di kolam renang atau di darat. Karena itu, Anda tidak bisa sembarangan menyelam di perairan. Sebelum menyelam di perairan Indonesia, Anda harus mengantongi sertifikat scuba diving yang dikeluarkan oleh sekolah-sekolah menyelam.

Jadi, Anda memang harus lulus kursus di sekolah menyelam dulu, memiliki sertifikat, baru kemudian bisa menikmati keindahan alam bawah laut Indonesia atau di negara-negara lainnya. Semakin tinggi jam terbang Anda, semakin banyak pula perairan indah yang bisa Anda selami.

Memangnya apa yang akan terjadi saat manusia menyelam di bawah laut?

Dikutip dari Cadventura, saat berada di bawah air, kehangatan pada tubuh Anda akan hilang 20 kali lebih cepat dibandingkan dengan saat berada di darat. Tanpa pelatihan yang tepat, Anda bisa langsung kedinginan atau mengalami hipotermia

Selain itu, diving juga dapat menyebabkan barotrauma. Barotrauma adalah suatu kondisi cedera pada telinga bagian tengah karena meningkatnya tekanan bawah air. Untuk mencegahnya, biasanya para penyelam melakukan equalize atau ekuilasi. Istilah ini digunakan untuk membuat telinga beradaptasi dengan kondisi tekanan tinggi. Caranya adalah dengan mengembuskan udara sembari menutup hidung. 

Bahkan, saat menyelam Anda mungkin saja mengalami nitrogen narkosis. Ini terjadi karena ada kelebihan nitrogen dalam tubuh sehingga Anda bisa hilang kesadaran. Dalam kasus tertentu, nitrogen narkosis bisa menyebabkan koma. Gejala-gejala nitrogen narkosis sudah bisa muncul bahkan pada kedalaman 10 meter. 

Intinya, meskipun menyelam adalah suatu aktivitas yang menyenangkan, bukan berarti kegiatan ini tanpa risiko. Untuk itu, Anda butuh persiapan yang memadai sebelum melakukan scuba diving, tidak bisa langsung terjun ke bawah laut begitu saja.

tips diving untuk pemula

Persiapan seperti apa yang harus dilakukan sebelum ikut scuba diving?

Buat Anda yang sama sekali belum pernah menyelam di lautan, ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan saat Anda mau ikut kursus scuba diving. Lebih jelasnya, simak informasi berikut ini.

1. Kompetensi di air (waterskill)

Adalah hal yang lumrah dalam olahraga yang terbilang unik dan ekstrem seperti scuba diving kalau ada beberapa syarat kompetensi yang harus dicapai terlebih dahulu. Persyaratan ini ada untuk kenyamanan dan keselamatan Anda sendiri saat menyelam. Selain itu, jika persyaratan telah terpenuhi alias Anda sudah cukup kompeten, Anda pun akan dapat menguasai medan menyelam jauh lebih mudah.

Dikutip dari Scuba Diving Intro, ada tes dari Professional Association of Diving Instructors (PADI) yang harus Anda lalui untuk melihat seberapa besar waterskill atau kompetensi Anda di dalam air.

Pertama, selama 10 menit Anda dapat mengapung atau berenang ke pinggir kolam atau diam di tengah air tanpa alat bantuan. 

Kedua, berenang tanpa alat bantu sejauh 200 meter atau berenang sejauh 300 meter dengan masker diving, snorkel, dan sepatu katak. Tes ini akan mudah dilewati jika Anda sudah biasa berenang. Dalam tes ini tidak ada hitungan waktunya, sehingga Anda bisa dengan berenang dengan santai untuk menyimpan energi.

Pada saat kursus diving, instruktur selam Anda akan memandu supaya Anda bisa menguasai kemampuan-kemampuan dasar yang jadi prasyarat tersebut.

2. Persyaratan kesehatan

Untuk mendapatkan sertifikasi diving, Anda perlu berada dalam keadaan sehat dan bugar. Untuk itu, Anda memerlukan surat dokter yang menyatakan bahwa Anda memenuhi persyaratan kesehatan yang dibutuhkan sebelum menyelam. Cara mendapatkannya yaitu dengan langsung periksa ke dokter. Apa saja yang harus diperiksa oleh dokter? Berikut daftarnya. 

  • Riwayat kesehatan secara keseluruhan
  • Rontgen pada dada
  • Elektrokardiogram (EKG) untuk melihat aktivitas listrik jantung
  • Fungsi paru-paru
  • Audiogram
  • Ketajaman penglihatan (visus mata)
  • Tes darah lengkap
  • Tes urine

Mungkin masih ada tes kesehatan lainnya yang perlu Anda jalani namun tidak disebutkan di atas. Karena itu, hubungi tempat kursus diving Anda untuk memastikan apa saja kriteria kesehatan yang harus dipenuhi sebelum menyelam.

Selain itu, Anda akan diminta mengisi kuesioner untuk menilai apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang mungkin menghambat Anda saat menyelam.

Memang ada beberapa kondisi kesehatan yang sangat tidak disarankan untuk melakukan diving. Di antaranya adalah kelainan pada rongga telinga bagian tengah, penyakit jantung koroner, dan asma.

3. Belajar mengenal alat selam Anda

Selain persiapan fisik dan tes kesehatan, ada satu hal lagi yang tak kalah penting kalau mau ikut scuba diving. Ya, hal penting itu adalah belajar menggunakan serta menguasai berbagai alat selam.

Anda wajib mengenali dan memahami cara kerja setiap bagian dari alat selam sebaik mungkin. Anggaplah alat-alat selam ini sebagai perpanjangan dari kemampuan fisik Anda sendiri. Misalnya memahami cara kerja selang tabung scuba untuk bernapas di bawah laut. Anda harus tahu bagaimana cara kerjanya seolah selang tersebut adalah saluran pernapasan yang ada di dalam tubuh Anda sendiri. Seberapa dalam Anda mengenal alat-alat selam tersebut bisa jadi kunci apakah Anda akan sukses menyelam atau tidak.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui risiko-risiko apa saja yang dapat terjadi pada alat-alat tersebut dan bagaimana cara mencegahnya atau mengatasinya ketika sudah terjadi. Misalnya, masker diving harus dipasang rapat. Jika Anda menunduk dan masker Anda bergoyang, berarti memasangnya belum cukup rapat dan Anda berisiko kemasukan air. Tanyakan pada instruktur selam Anda apa yang bisa dilakukan bila tiba-tiba masker Anda terasa longgar saat menyelam. 

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit