4 Manfaat Yoga untuk Diabetesi yang Sayang Jika Dilewatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gaya hidup sehat adalah salah satu fondasi penting bagi perawatan diabetes. Nah jika Anda memiliki diabetes, salah satu aspek yang harus Anda terapkan selama menjalani gaya hidup sehat adalah rutin berolahraga. Namun, tidak semua jenis olahraga itu cocok dan aman dilakukan para diabetesi (orang dengan penyakit diabetes). Bagi Anda yang masih bingung memilih olahraga apa yang aman, yoga bisa jadi plihannya. Yuk, ketahui manfaat yoga untuk diabetes berikut ini.

Manfaat yoga untuk diabetes

Penyakit diabetes membuat insulin yaitu hormon yang mengatur kadar gula dalam darah, tidak bekerja dengan normal. Bila dibiarkan, gula darah akan semakin penumpuk menimbulkan gejala yang parah dan komplikasi. Nah, untuk itu para diabetesi perlu menjaga kadar gula darahnya tetap normal, salah satunya dengan cara olahraga.

Selain jogging, senam, atau bersepeda santai, diabetesi bisa menjajal yoga sebagai latihan fisik rutin. Beberapa manfaat yoga untuk diabetes, antara lain:

1. Menurunkan stres

Supaya gejala diabetes tidak sering kambuh dan semakin parah, Anda perlu mengurangi stres. Penyakit apa pun itu akan semakin bertambah parah jika stres terus saja muncul.

Sama seperti olahraga lainnya, yoga dapat merangsang pelepasan hormon (endorfin) yang dapat membuat suasana hati jadi lebih baik dan mengurangi tingkat stres.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Penyakit diabetes rentan dengan penyakit jantung. Gerakan, latihan pernapasan, dan latihan kefokusan dari yoga bisa mengurangi stres, mengendalikan tekanan darah, dan kadar kolesterol dalam tubuh. Semua manfaat tersebut tentu akan meningkatkan kesehatan jantung. Itu artinya, risiko penyakit jantung pada diabetesi akan menurun.

3. Mengendalikan berat badan

Menjaga berat badan tetap ideal merupakan bagian dari misi diebetesi agar tubuhnya tetap sehat. Setiap gerakan yoga dapat membakar energi sehingga bisa mengendalikan berat badan.

4. Meningkatkan kebugaran jasmani dan keseimbangan tubuh

Yoga melatih koneksi antara pikiran, pernapasan, dan gerak tubuh yang butuh konsentrasi tinggi. Hal ini dapat mengurangi kecemasan dan stres sehingga meningkatkan kesehatan jiwa. Selain itu berbagai pose yoga juga meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh.

Keseimbangan tubuh yang baik menurunkan risiko terjatuh dan cedera. Diabetesi harus menghindari luka karena proses penyembuhannya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Diet Pasien Diabetes untuk Menjaga Pola Makan dan Berat Badan Seimbang

Pasien diabetes perlu diet untuk mencapai berat badan seimbang, tapi bukan berarti tidak bisa menikmati setiap makanan. Berikut beberapa tipsnya.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 19 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang. Cari tahu informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Beras dan Sumber Karbohidrat Sehat Pengganti Nasi untuk Diabetes

Mengonsumsi sumber karbohidrat seperti beras dapat memengaruhi kadar gula darah diabetes. Lantas, pengganti beras untuk diabetes apa yang sehat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Awas! Risiko Anda Terkena Kanker Bisa Meningkat Jika Idap Hiperinsulinemia

Hiperinsulinemia adalah kondisi tubuh yang memiliki kadar insulin terlalu tinggi. Kenapa hiperinsulinemia bisa memicu risiko kanker?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gatal karena diabetes

5 Langkah Mudah Mengatasi Kulit Gatal Karena Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Tepat Menyuntik Insulin dan Lokasi Terbaiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
Buah untuk Diabetes

8 Buah Terbaik yang Aman untuk Gula Darah Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
cek atau tes gula darah

5 Jenis Tes untuk Cek Kadar Gula Darah Serta Cara Membaca Hasilnya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit