home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

8 Jenis Yoga Terpopuler, Manakah yang Paling Cocok untuk Anda?

8 Jenis Yoga Terpopuler, Manakah yang Paling Cocok untuk Anda?

Saat Anda mencoba yoga untuk pertama atau kedua kalinya, bisa jadi Anda penasaran mana jenis yoga yang paling pas sesuai dengan kebutuhan. Nah, artikel ini mungkin bisa membantu Anda untuk memilih atau malah mencoba semua gerakanya sebagai bagian dari “yoga journey” Anda. Berikut adalah ulasan mengenai jenis-jenis yoga style yang populer yang mungkin sering Anda dengar atau jumpai pada studio yoga di sekitar Anda.

Jenis-jenis yoga sesuai dengan kebutuhan Anda

Istilah yoga berasal dari bahasa Sanskerta “yuj” yang berarti penyatuan antara tubuh dengan kesadaran dalam pikiran. Saat melakukan gerakan yoga, Anda akan melakukan serangkaian latihan fisik, pernapasan, relaksasi, serta meditasi. Kondisi ini bertujuan dalam mengembangkan harmoni antara tubuh, pikiran, dan lingkungan sekitar.

Berbagai manfaat yoga telah banyak dirasakan selama berabad-abad oleh berbagai kalangan. Yoga juga semakin berkembang berkat pengaruh dari beragam kebudayaan. Hasilnya, terciptalah macam-macam gerakan yoga yang populer seperti berikut ini.

1. Hatha yoga

macam gerakan hatha yoga

Sebagian besar jenis yoga yang umum Anda lakukan saat ini termasuk dalam Hatha yoga. Hal ini karena gerakan dasar yoga biasanya berfokus pada menyelaraskan (alignment) latihan fisik dengan pernapasan.

Kalau Anda pernah dengar Ashtanga, Vinyasa, Iyengar, dan Power yoga, jenis-jenis yoga style tersebut juga bisa termasuk sebagai Hatha yoga. Walaupun mungkin pada praktiknya, tempo atau pace dari Hatha yoga akan terasa lebih tenang atau lambat.

Hatha yoga cocok untuk Anda yang baru saja mulai mencoba kelas yoga, karena melakukan latihan Hatha yoga akan membuat Anda lebih bisa mengenali postur dasar dan mengenali nama-nama dari pose atau gerakan yoga lebih mudah. Terlebih karena tempo yang tenang, Anda juga bisa mendalami setiap pose yoga dengan lebih baik.

2. Vinyasa yoga

Jenis yoga ini biasanya mengalir secara dinamis dan membutuhkan koordinasi antara fisik, postur, dan napas. Vinyasa yoga biasanya memiliki tempo lebih cepat dan freestyle alias tidak memiliki rangkaian baku selama Anda mengikuti latihan.

Namun, biasanya guru atau instruktur yoga Anda selalu memandu kelas dari awal hingga akhir dengan tujuan tertentu. Misalnya, sesi hari ini untuk memperkuat otot lengan, sesi berikutnya, fokus untuk backbend, atau dalam satu sesi Anda mendapatkan pose yang berguna bagi semua bagian tubuh Anda.

Vinyasa yoga cocok untuk Anda yang menyukai spontanitas, dinamis, dan tidak terlalu suka rutinitas. Pada setiap sesi kelas Vinyasa yoga, Anda akan merasa selalu mendapatkan kejutan karena rangkaian postur yang berbeda-beda.

Beberapa jenis yoga termasuk kategori Vinyasa yoga karena memiliki gerakan yang dinamis serta menghubungkan gerakan postur dan napas. Macam gerakan yoga tersebut, seperti Ashtanga, Jivamukti, Baptiste, Power yoga.

3. Ashtanga yoga

Daripada Hatha yoga yang cenderung lambat, Ashtanga yoga adalah jenis yoga yang sangat dinamis, sangat intens, dan sering kali terasa sangat atletik. Dalam Ashtanga yoga, ada rangkaian pose yang harus Anda ikuti yang biasa disebut sebagai Ashtanga series.

Terdapat dua metode dalam berlatih Ashtanga yoga, yakni Led Class dengan panduan guru atau instruktur dan Mysore, yang mana Anda akan berlatih dengan mengikuti rangkaian postur, misalnya Primary series tanpa panduan guru. Biarpun, guru yoga akan tetap dalam ruangan untuk mengobservasi dan membantu menyesuaikan postur yoga untuk pemula.

Latihan Ashtanga yoga membutuhkan dedikasi tinggi, sehingga sangat baik bila Anda ingin merasakan manfaat langsung dari berlatih yoga, baik secara fisik maupun mental.

Ashtanga yoga cocok untuk Anda yang memiliki kepribadian penuh komitmen dan berdedikasi tinggi, terutama bila Anda juga orang yang atletis. Gerakannya juga cukup menantang, sehingga mungkin cocok bagi Anda yang sering berolahraga.

4. Iyengar yoga

pose yoga downward facing dog

Yoga jenis ini berfokus pada presisi postur dan sangat memperhatikan anatomi tubuh secara detail. Sering kali Anda akan berada dalam satu pose dalam waktu yang lama, kemudian juga biasanya juga akan ada modifikasi postur dengan menggunakan alat bantu, seperti blok, strap, atau wall rope.

Salah satu macam gerakan yoga ini sangat sistematis dan biasanya memiliki tujuan untuk meningkatkan kekuatan tubuh, fleksibilitas, dan stabilitas tubuh. Iyengar yoga juga bisa bermanfaat sebagai terapi untuk mengatasi kondisi tubuh tertentu.

Iyengar yoga cocok untuk Anda yang suka melakukan sesuatu secara mendetail atau yang ingin melakukan terapi untuk membantu mengatasi kondisi kesehatan Anda.

5. Hot yoga

Saat melakukan Hot yoga, Anda akan benar-benar berlatih yoga dalam ruangan yang sengaja dipanaskan (heated room). Salah satu yang paling populer adalah Bikram yoga yaitu yoga yang Anda lakukan dalam ruangan panas sekitar 42 Celcius dengan rangkaian 26 postur tetap.

Bila Anda sering bepergian atau traveling dan ingin berlatih yoga di sela-sela perjalanan, Anda bisa berlatih Bikram yoga dengan situasi ruangan panas dan rangkaian postur yang sama.

Hot yoga cocok untuk Anda yang ingin menikmati sensasi keringat yang bercucuran saat berolahraga, karena suhu ruangan panas serasa memberikan efek detoks yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Gerakan ini juga bisa membuat tubuh Anda lebih lentur saat melakukan rangkaian 26 postur Bikram yoga. Hal ini sering kali membuat Anda ingin segera kembali berlatih yoga secara rutin untuk meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas tubuh Anda.

Selain Bikram yoga, ada beberapa jenis yoga lain yang juga bisa Anda lakukan dengan metode berlatih pada ruangan panas. Misalnya, seperti Hot Ashtanga, Forrest yoga, Baptiste yoga, Core Power yoga, Hot Barre yoga.

6. Kundalini yoga

Jenis yoga ini mengombinasikan unsur fisik dan spiritual, serta menggabungkan postur tubuh dengan teknik pernapasan yang dinamis, meditasi, dan juga mempelajari mantra (chanting) yang bertujuan untuk meningkatkan vitalitas tubuh dan kesadaran diri (self consciousness).

Kundalini yoga cocok untuk Anda yang menyukai aktivitas meditasi, lalu ingin lebih dalam mengeksplorasi tentang energi, intuisi, dan pikiran Anda, atau mengenali diri Anda lebih dalam secara spiritual.

7. Prenatal yoga

Khusus untuk mendukung masa kehamilan, jenis yoga ini bisa membantu calon ibu secara fisik dan mental. Biasanya, Prenatal yoga atau yoga hamil fokus melatih pernapasan, area pinggul, dan pose-pose restorasi yang bermanfaat untuk mengembalikan energi saat merasa lelah akibat perubahan hormonal dalam tubuh.

Bagi ibu hamil, rutin berlatih jenis yoga ini akan membuat tubuh lebih kuat, tetap aktif selama kehamilan, dan bermanfaat bagi jabang bayi. Selain berlatih sendiri saat hamil, ada juga studio yang menawarkan kelas Prenatal yoga bagi Anda dan pasangan. Anda bisa berlatih bersama pasangan sekaligus berbagi ilmu dan dukungan dalam proses kelahiran.

Prenatal yoga cocok untuk Anda yang sedang hamil, walaupun belum pernah melakukan yoga atau tidak pernah berolahraga sama sekali sebelum kehamilan. Hal ini karena Prenatal yoga memang khusus dipersiapkan untuk kondisi Anda yang sedang berbadan dua.

8. Yin yoga

Bila semua yoga di atas kebanyakan adalah latihan secara dinamis, Yin yoga lebih berfokus pada latihan yang pasif. Latihan ini memungkinkan Anda berada di satu pose dalam durasi sekitar 3-5 menit, dengan berbagai pose, seperti posisi duduk, gentle twist, atau berbaring.

Metode yoga ini juga bisa bermanfaat melatih sisi meditatif Anda. Selain itu, Yin yoga sangat baik untuk kesehatan karena bertujuan memberikan peregangan pada tulang dan sendi, serta lapisan jaringan tubuh Anda yang biasa disebut fascia.

Yin yoga cocok untuk Anda yang berkepribadian tenang, bahkan yang sangat aktif, dinamis, dan sering kali berada dalam kesibukan pekerjaan tiada akhir. Yin yoga juga bermanfaat untuk mengembalikan energi dan meningkatkan kualitas tidur Anda. Hal ini karena selama berlatih tubuh Anda akan jauh lebih rileks dan pernapasan lebih berkualitas.

Masih banyak jenis-jenis yoga lainnya yang bisa Anda pelajari lebih lanjut. Namun, rasanya dari beberapa macam gerakan yoga terpopuler tersebut sudah ada banyak alternatif pilihan yang bisa Anda pertimbangkan.

Sebagai saran, berlatihlah berbagai jenis yoga dengan guru atau instruktur berbeda. Hal ini bisa membuat Anda lebih memahami mana yang paling Anda sukai, ataupun yang cocok dengan kebutuhan dan rutinitas Anda.

Melakukan beberapa jenis yoga yang berbeda secara rutin pun baik bagi kesehatan tubuh Anda. Hasilnya, latihan Anda bisa lebih beragam dan berwarna. Happy exploring!

** Dian Sonnerstedt adalah instruktur yoga profesional yang aktif mengajar berbagai jenis yoga dari Hatha, Vinyasa, Yin, dan Prenatal Yoga baik untuk kelas privat, perkantoran, maupun di Ubud Yoga Centre, Bali. Dian bisa dihubungi langsung melalui akun Instagram pribadinya, @diansonnerstedt.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Dian Sonnerstedt Diperbarui 18/06/2021