7 Cara yang Salah Dalam Membentuk Perut Sixpack

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memiliki perut sixpack merupakan idaman banyak orang. Tidak hanya pria, wanita pun memiliki keinginan yang sama besar untuk membentuk otot-otot tubuh, terutama pada bagian perut. Beberapa cara yang umum dilakukan untuk memiliki perut sixpack adalah dengan mengikuti latihan di tempat-tempat fitness, angkat beban, latihan kardio, serta diet. Namun, apakah seluruh cara tersebut merupakan cara tepat untuk dilakukan?

Berbagai cara yang salah dalam membentuk perut sixpack

1. Hanya fokus pada crunch dan sit-up

Mitos paling umum adalah bahwa sit-up dan crunch merupakan cara yang paling baik untuk menghasilkan perut sixpack. Bahkan banyak orang yang memiliki rutinitas sit-up sebanyak 100 kali setiap harinya. Hal ini tidak benar, karena kenyataannya crunch dan sit-up membakar sangat sedikit kalori per menitnya. Sit-up dan crunch akan bekerja hanya untuk menguatkan otot perut, tetapi tidak banyak membantu jika kita masih punya banyak lapisan lemak yang menutupi otot perut.

2. Terlalu banyak olahraga kardio

Cara lain yang salah saat sedang mencoba membuat perut six-pack adalah berpikir bahwa Anda butuh melakukan latihan kardio selama berjam-jam untuk mendapatkan otot perut. Pada kenyataannya, latihan kardio malah akan membakar kalori, dan latihan interval dapat mempercepat tingkat metabolisme, sehingga Anda akan mengalami tingkat pelepasan lemak yang cepat sepanjang keseluruhan latihan di hari tersebut.

Namun, latihan kardio bukan satu-satunya cara untuk menghilangkan lemak di perut. Latihan angkat beban yang intens dan rencana diet yang baik akan lebih berhasil ketimbang latihan kardio.

3. Berhenti olahraga setelah punya perut sixpack

Ketika Anda telah memiliki perut sixpack tentu Anda akan merasa puas dengan hasil kerja keras Anda. Namun jangan salah berpikir bahwa sixpack akan tetap ada selamanya. Kenyatannya, sixpack akan menghilang jika Anda tidak menjaganya. Mempertahankan sixpack bukanlah hal yang mudah, meskipun Anda tidak harus makan dengan tingkat yang kalori rendah, namun bukan berarti Anda bisa kembali pada pola makan yang semula.

4. Hanya fokus melatih otot perut

Mitos yang paling banyak mengenai perut sixpack adalah bahwa kita harus fokus pada latihan perut dan menggunakan alat-alat fitness untuk membentuk otot perut. Semua orang mencari cara yang mudah, padahal kenyataannya, satu-satunya cara untuk membentuk otot perut yaitu dengan menurunkan persentase lemak pada tubuh (10% pada pria dan 14% pada wanita). Meski sudah sering latihan perut, otot-otot perut Anda tetap saja tidak akan terlihat jika masih terdapat lapisan lemak di atasnya, karena latihan ini tidak dapat mengurangi lemak pada perut.

Latihan untuk otot perut memang perlu, tapi Anda juga harus memperhatikan bagian tubuh yang lain. Ini akan sangat bermanfaat karena Anda mungkin tak menyadari bahwa melatih otot perut sebagai otot sekunder akan lebih mudah dilakukan daripada hanya fokus terhadap latihan membentuk otot perut.

5. Terobsesi pada bentuk perut kotak-kotak

Faktor genetiklah yang akan menentukan bentuk perut sixpack. Pada beberapa orang, otot perut akan berbaris kotak-kotak secara merata, tapi pada beberapa orang lannya tidak. Untuk sebagian orang, kotak-kotak perut akan simetris, namun sebagian lagi tidak. Sehingga, kita tidak bisa menentukan sendiri bentuk otot perut di tubuh kita. 

6. Hanya fokus pada satu latihan saja

Sebenarnya, terdapat banyak sekali latihan yang berbeda dan efektif untuk membentuk otot perut. Salah satunya mungkin lebih baik dari yang lain, namun tidak ada satupun dari mereka yang bisa dianggap paling baik. Ketika Anda melakukan satu macam latihan saja, otot-otot perut Anda akan terbiasa dan kebal dengan stimulus dan gerakan tersebut, sehingga Anda harus mengganti dari satu latihan ke latihan yang lain untuk memberikan muscle confusion (kebingungan otot).

7. Mengabaikan otot perut atas dan bawah

Otot yang membentuk sixpack adalah otot bernama rectus abdominis. Secara teknis, Anda tidak dapat mengabaikan otot bagian atas dan bawah. Namun, yang dapat Anda lakukan adalah menekankan pada bagian-bagian tertentu dengan memilih latihan yang tepat.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Kesalahan Umum saat Berusaha Membakar Lemak Perut

Ingin membakar lemak perut? Simak sejumlah kesalahan umum yang dilakukan saat berupaya membakar lemat perut agar usaha Anda berhasil.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis?

Pernah dengar orang yang punya ingatan fotografis (photographic memory), alias daya ingat yang kuat dan akurat? Apakah ini mungkin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Keterbatasan fisik bukan berarti penghalang untuk tetap aktif berolahraga. Berikut olahraga untuk penyandang cacat atau disabilitas.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Olahraga Lainnya, Kebugaran 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

3 Kebiasaan Buruk di Masa Muda yang Bisa Picu Sarkopenia Saat Tua Nanti

Sarkopenia adalah hilangnya massa otot yang umum terjadi di usia senja. Usut punya usut, sarkopenia bisa disebabkan oleh gaya hidup tak sehat semasa muda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hormon seimbang

6 Cara Alami untuk Menyeimbangkan Hormon dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
Olahraga di tempat tidur

8 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Tempat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat yoga untuk kesehatan

Mengenal Jenis-Jenis Yoga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fitriana Deswika
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit