home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Terapi Seni, Cara Ampuh Atasi Stres Pada Pasien Kanker

Terapi Seni, Cara Ampuh Atasi Stres Pada Pasien Kanker

Terapi seni adalah bidang yang cukup baru dibidang medis. Seni, baik menikmati atau membuat karya seni memang memiliki efek penyembuhan. Praktiknya, terapi seni juga digunakan sebagai perawatan paliatif pasien kanker untuk membantu meningkatkan kualitas hidupnya. Yuk, cari tahu manfaat dari terapi ini untuk pasien kanker pada ulasan berikut.

Manfaat terapi seni untuk pasien kanker

perawatan setelah kemoterapi

Terapi seni merupakan salah satu bentuk dukungan emosional untuk membantu orang yang sedang menghadapi kondisi berat seperti melawan kanker, penyakit kronis lain atau gangguan mental.

Dalam hal ini, bentuk kesenian yang biasanya dilakukan adalah seni visual seperti membuat gambar atau objek yang memiliki makna pribadi. Terapi ini tak bertujuan untuk menciptakan karya seni luar biasa untuk dipamerkan. Terapi seni seperti menggambar membantu pasien untuk melepaskan emosi dalam dirinya, oleh karena itu tak perlu menjadi ahli untuk mengikuti terapi ini.

Terapi kesenian biasanya digunakan oleh orang-orang yang mengidap penyakit kronis dan memiliki masalah kesehatan mental yang kurang baik, salah satunya untuk pasien kanker. Terapi ini hadir untuk mengurangi masalah mental yang terjadi, sehingga pasien bisa fokus dengan pengobatan penyakit utamanya.

Sebuah penelitian pada Journal of Psychosocial Oncology mengamati efek terapi seni pada wanita yang menjalani radioterapi untuk kanker payudara.

Studi ini menemukan bahwa terapi seni dapat membantu meningkatkan kemampuan pasien mengatasi beban maupun tekanan yang menimbulkan stres dan kecemasan selama proses medis. Efek tersebut secara langsung dapat meningkatkan kualitas hidup pasien yang mengidap kanker payudara tersebut.

Penerapan Pola Hidup Sehat untuk Penderita Kanker

Sebuah survei di Inggris tahun 2013 melaporkan bahwa 92% orang dengan kanker yang menggunakan terapi seni menganggap terapi ini sangat bermanfaat. Kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa terapi seni membantu mereka dari berbagai perasaan yang tidak menyenangkan, dan memberi dukungan saat mereka merasa cemas dan jauh dari orang-orang yang mereka cintai.

Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa melukis dapat mengubah pola gelombang, hormon, dan sinyal di otak.

Dalam beberapa penelitian tentang terapi seni, lanskap atau gambar mengenai pemandangan alam seperti gunung, lembang, sungai dan lain sebagainya merupakan tema seni yang paling banyak dituangkan.

Sebagian lainnya menyukai gambar abstrak, atau melukis dengan jari langsung. Tidak ada ketetapan khusus, bagaimana terapi ini dilakukan akan berbeda tiap individu.

Cara melakukan terapi seni untuk pasien kanker

Sumber: Focal Point

Aktivitas yang biasanya dilakukan saat terapi seni adalah melukis, menggambar, atau memahat. Bahkan, sekadar corat-coret di kertas pun bisa membantu mengurangi stres.

Jadi, Anda bebas memilih seni visual apapun yang digemari. Untuk memulai terapi ini caranya cukup dengan kesiapan diri. Anda bisa memulai sendiri untuk melakukan kegiatan seni yang diinginkan.

Fokus dalam terapi kesenian memungkinkan Anda mengekspresikan perasaan, memahami perasaan, dan mengurangi stres. Tidak ada teknik khusus yang direkomendasikan dalam menerapkan terapi seni untuk pasien kanker. Alat dan gaya dalam membuat seni seperti apapun bisa memberi sukacita dan kedamaian.

Hal terpenting dalam memulai terapi ini adalah menemukan tempat yang nyaman di rumah atau di sekitar Anda. Beberapa orang suka melakukan terapi ini sambil mendengarkan musik, ada juga yang suka di tempat yang sunyi tidak ada suara apapun.

Cara memulai paling baik adalah dengan langsung memulainya tanpa harus membayangkannya dulu dalam pikiran detail gambar yang akan dituangkan, langsung saja. Ini adalah cara paling ekspresif dalam terapi seni.

Selain dilakukan sendiri, terapi ini juga bisa dilakukan bersama terapis atau teman-teman sekelompok yang memiliki tujuan yang sama. Tergantung dengan situasi seperti apa yang lebih Anda sukai.

Jika menggunakan terapis, mereka bukan akan mengajarkan Anda menggambar atau melukis. Terapis akan menuntun Anda untuk mengeksplorasi perasaan, mengembangkan kepercayaan diri, dan kesejahteraan diri.

Biasanya kegiatan ini berlangsung minimal 60 menit. Terapi ini bisa dilakukan selama beberapa minggu atau beberapa bulan ke depan secara rutin.

Jangan khawatir, terapi seni bisa disesuaikan jadwalnya mengikuti jadwal pengobatan kanker utama, entah itu kemoterapi atau radioterapi. Jadi, tidak ada masalah bagi pasien jika tertarik untuk menjalani perawatan pendukung yang bermanfaat untuk kesehatan mental ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Wood, M. J., Low, J., Molassiotis, A., & Tookman, A. (2013).Art therapy’s contribution to the psychological care of adults with cancer: A survey of therapists and service users in the UK. International Journal of Art Therapy, 18(2), 42-53. doi:10.1080/17454832.2013.781657

Tang, Y., Fu, F., Gao, H., Shen, L., Chi, I., & Bai, Z. (2018). Art therapy for anxiety, depression, and fatigue in females with breast cancer: A systematic review. Journal of Psychosocial Oncology, 37(1), 79-95. doi:10.1080/07347332.2018.1506855

Team, C. (2017, March 14). How art Therapy Eases stress if you have cancer. Retrieved August 12, 2021, from https://health.clevelandclinic.org/how-art-therapy-eases-stress-if-you-have-cancer/

Art therapy. (2018, November 29). Retrieved August 12, 2021, from https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cancer-in-general/treatment/complementary-alternative-therapies/individual-therapies/art-therapy

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 27/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.