Panduan Diet Sehat untuk Penderita Kanker

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Selain mengikuti pengobatan kanker, pasien diwajibkan melakukan perawatan di rumah, yakni menjalani diet. Melalui diet ini, pasien penyakit kanker akan terbantu memenuhi asupan nutrisi dari makanan, mendukung efektivitas pengobatan, sekaligus menyehatkan tubuh secara menyeluruh. Lantas, seperti apa diet kanker? Lihat panduannya berikut ini.

Daftar asupan nutrisi dan jenis makanan dalam diet kanker

Mutasi DNA dalam sel merupakan penyebab dari penyakit kanker. Menurut penelitian, mutasi gen mungkin terjadi akibat faktor dari luar tubuh, contohnya pilihan makanan yang tidak tepat. Pengaruh makanan terhadap kesehatan sel ini membuat pasien kanker perlu menjalani diet.

Tak hanya itu, makanan juga mengandung nutrisi yang memainkan peran besar bagi tubuh. Mulai dari menjaga sel agar bekerja sesuai fungsinya, meningkatkan sistem imun, menyediakan energi, dan masih banyak lagi. Tentunya, hal ini secara tidak langsung akan berdampak pada gejala kanker yang menjadi lebih baik.

Nah, dalam diet sehat untuk penderita kanker, asupan makanan yang harus dipenuhi, antara lain:

1. Daging tanpa lemak, ikan, telur dan produk susu sebagai sumber protein

bahaya kelebihan protein

Protein terdiri dari asam amino yang berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, dan pemeliharaan sistem kekebalan tubuh. Protein juga membantu tubuh untuk membuat sel, hormon dan enzim. Tanpa asupan protein yang cukup, tubuh akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari penyakit dan dapat dengan mudah terserang infeksi.

Orang yang menjalani pengobatan kanker, dalam diet ini dianjurkan mendapatkan lebih banyak protein ketimbang orang sehat. Mengonsumsi protein sebelum dan setelah operasi, kemoterapi, atau radioterapi dapat membantu memperbaiki jaringan yang rusak dan mencegah infeksi.

Sumber makanan mengandung protein hewani untuk penderita kanker adalah daging tanpa lemak, ikan, unggas, telur, dan produk susu. Makanan nabati seperti kacang-kacangan, kacang kering, kacang polong, dan makanan kedelai juga merupakan sumber protein.

Kandungan protein lebih banyak ditemukan dalam tumbuhan daripada hewan. Protein yang bersumber pada tumbuhan memiliki manfaat bagi orang yang fungsi ginjalnya yang buruk.

Protein yang dibutuhkan tubuh sekitar 45-60 gram per hari. Namun, orang yang sedang menjalani pengobatan kanker membutuhkan setidaknya 1 gram protein untuk setiap kg berat badan.

Biasanya, kebutuhan protein dalam diet kanker akan ditingkatkan menjelang dan selama pengobatan. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mengetahui berapa banyak protein yang dibutuhkan sebelum, selama dan setelah pengobatan kanker

2. Gandum, roti, pasta sebagai sumber karbohidrat

Karbohidrat dalam diet kanker dapat memberikan energi yang diperlukan tubuh selama pengobatan kanker. Roti, pasta, gandum, produk sereal, kacang kering, kacang polong, lentil, buah-buahan, dan sayuran adalah sumber karbohidrat. Karbohidrat yang terkandung dalam gandum utuh merupakan karbohidrat terbaik.

Banyak ahli kesehatan yang percaya bahwa makanan yang mengandung indeks glikemik yang rendah memiliki efek yang lebih baik untuk tubuh, baik bagi orang yang sehat ataupun untuk penderita kanker.

Ya, makanan dengan indeks glikemik rendah mengandung karbohidrat kompleks, dan membutuhkan waktu lebih yang lama untuk dicerna di dalam tubuh. Alhasil, kadar gula darah Anda pun jadi lebih mudah untuk dikontrol.

Karbohidrat yang masuk ke tubuh nantinya akan berubah menjadi energi yang satuan unitnya berupa kalori. Setiap orang memiliki kebutuhan kalori berbeda-beda, tapi setidaknya pasien kanker dalam diet ini memenuhi 25-35 kalori untuk setiap kilogram berat tubuhnya.

3. Beragam buah dan sayur sebagai sumber vitamin dan mineral

manfaat makan buah

Dalam diet sehat untuk penderita kanker, makanan kaya vitamin, antioksidan, dan mineral bisa didapat dari berbagai macam buah, sayur, dan rempah.

Sayur menyediakan vitamin, mineral, dan protein nabati untuk tubuh. Sayuran yang paling direkomendasikan adalah brokoli yang mengandung sulfofarana, sawi hijau, wortel, selada, dan sayuran hijau lainnya.

Sementara itu, buah yang direkomendasikan yaitu buah segar yang mengandung nutrisi yang lengkap dan kadar airnya tinggi, sehingga bisa membantu meningkatkan sistem imun. Buah yang bisa dijadikan pendukung obat pembunuh sel kanker yang diminum pasien sangat beragam, seperti buah bit, mangga, apel, pisang, sirsak, dan lemon.

Berdasarkan situs American Institute for Cancer Research, buah bit cukup rendah kalori meskipun manis, kaya folat dan vitamin C, serta vitamin B yang perannya dapat menjaga DNA tetap sehat. Untuk menu makanan harian pasien kanker, buah bit bisa dikupas dan parut sebagai salad atau dikukus sekitar 10-15 menit.

Selain itu, lemon merupakan pilihan yang baik untuk penderita kanker. Penelitian berbasis hewan menemukan bahwa khasiat limonoid pada lemon mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi apoptosis (kematian sel).  Meskipun penelitian masih terbatas, Anda bisa menambahkan air lemon atau parutan lemon pada menu makanan. Rasa asam dari lemon juga membantu menghilangkan rasa pahit dan logam di lidah akibat pengobatan kanker.

Kemudian, ada juga sirsak yang disebut-sebut punya potensi sebagai obat kanker. Studi pada jurnal Food science & nutrition menemukan bahwa khasiat buah sirsak untuk kanker yakni adanya aktivitas antioksidan oleh phytochemical dan sitotoksisitas yang kemungkinan dapat membunuh sel kanker.

Selain itu, pasien juga bisa menambahkan rempah, seperti daun kemangi dan oregano dalam masakannya. Tanaman penyedap makanan ini mengandung asam ursolat yang berpotensi membunuh sel kanker di lambung, menurut studi pada Oncology Letter. Selain itu, tambahkan juga seledri dan daun bawang yang mengandung apigenin yang dapat menghambat penyebaran kanker.

4. Minyak zaitun dan kacang-kacangan sebagai sumber lemak

epa untuk pasien kanker

Lemak dibutuhkan tubuh sebagai energi cadangan, pengangkut vitamin tertentu dalam darah, dan pelindung jaringan-jaringan tubuh. Meskipun begitu, tidak semua makanan berlemak boleh dikonsumsi pasien kanker.

Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda memberi manfaat baik untuk tubuh, sedangkan lemak trans dan lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menyebabkan peradangan pada tubuh. Dalam diet kanker, makanan berlemak sehat untuk penderita bisa didapat dari minyak zaitun atau minyak jagung dan kacangan-kacangan.

Untuk kacang-kacangan, pasien bisa mengonsumsi kacang hijau, kacang kedelai, kacang almond, atau kacang kenari. Salah satu jenis kacang yang menjadi perhatian karena memiliki potensi sebagai obat kanker alami adalah jengkol.

Menurut penelitian pada jurnal International Food Research Journal, jengkol memberikan manfaat untuk kanker dengan memblokir dan menghambat sel-sel kanker. Menu makanan harian untuk pasien kanker dapat berupa salad, sayur tumis, atau semur.

5. Minum air yang cukup

kandungan air putih

Dalam diet kanker, asupan cairan tubuh untuk juga diatur, tidak hanya makanan saja. Ini karena air membantu mengatur suhu tubuh, mengantarkan nutrisi makan ke seluruh tubuh, menjaga sel tetap berfungsi normal, dan mencegah dehidrasi akibat diare dan muntah yang merupakan efek samping kemoterapi.

Menurut American Cancer Society, wanita dewasa membutuhkan 9 gelas air dan pria dewasa sekitar 13 gelas air per hari. Air putih menjadi pilihan cairan terbaik, diikuti dengan sup, jus, dan susu.

Menerapkan diet kanker memang bukan hal yang mudah, apalagi jika pasien juga punya masalah kesehatan lain. Oleh karena itu, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter spesialis kanker dan ahli gizi.

Anjuran dan pantangan makanan selama diet kanker

Dalam menjalani diet kanker, ada beberapa aturan yang perlu Anda perhatikan. Lebih jelasnya, anjuran dan pantangan makanan bagi pasien yang menjalani pengobatan kanker, di antaranya:

Anjuran makanan

  • Cuci sayuran dan buah-buahan dengan air yang mengalir dari keran. Gunakan sabun pencuci sayur dan buah, untuk menghilangkan kotoran, pestisida, dan serangga yang ada pada buah dan sayuran. Bilas dengan baik dan buang bagian daun yang paling luar, seperti pada selada dan kubis.
  • Jangan lupa, bersihkan juga bagian luar makanan jika bagian luar makanan akan dimakan seperti apel, mentimun, atau kentang.
  • Pasien kanker boleh mengonsumsi makanan manis, akan tetapi perlu dibatasi. Mengonsumsi makanan manis berlebihan, membuat pasien sulit mengendalikan berat badan idealnya. Selain itu, risiko kanker payudara, kanker usus, dan kanker pankreas juga akan meningkat jika berat badan pasien berlebihan.
  • Batasi minum alkohol dan kurangi garam atau bumbu pedas dalam meracik makanan. Makanan dan minuman tersebut bisa membuat pasien kanker haus
  • Makanan dalam porsi sedikit namun lebih sering. Pilih camilan sehat untuk mengganjal perut, seperti buah, puding, salad, atau yogurt.

Pantangan makanan

  • Konsumsi makanan mentah, seperti kerang, daging, telur, atau ikan mentah. Jenis makanan cenderung bakteri yang bisa menginfeksi tubuh. Padahal, pasien kanker memiliki sistem imun lemah yang sangat mudah terinfeksi.
  • Menggunakan bumbu atau rempah yang sudah kedaluwarsa. Penggunaan bahan yang kurang segar ini tentu tidak akan memberikan nutrisi yang lengkap bagi tubuh.
  • Membeli makanan dari restoran atau rumah makan, yang belum terjamin kebersihan dan nutrisinya.
  • Mengonsumsi makanan yang sudah di simpan di kulkas lebih dari 3 hari.
  • Sering mengonsumsi makanan dibakar dan tinggi lemak jenuh, contohnya gorengan atau barbeque. Jenis makanan ini dapat meningkatkan risiko kanker.

Apakah pasien kanker boleh minum suplemen?

obat herbal kanker serviks

Dalam diet kanker, nutrisi yang ingin dipenuhi memang lebih difokuskan pada makanan. Namun pada beberapa kasus, makanan tidak memberikan nutrisi yang cukup. Nah, hal ini membuat pasien perlu mendapatkan nutrisi tambahan dari suplemen.

Akan tetapi, penggunaan suplemen harus diawasi oleh dokter. Baik jenis, dosis, dan waktu konsumsi suplemen akan diatur oleh dokter sehingga tidak mengganggu pengobatan kanker yang dijalani.

Lantas, bagaimana diet keto untuk pasien kanker?

Diet keto adalah diet tinggi lemak, rendah karbohidrat. Studi menemukan bahwa diet keto dapat meningkatkan efektivitas pengobatan kanker tertentu. Obat-obatan dalam pengobatan dapat menargetkan jaringan pensinyalan yang diatur oleh enzim P13K, yang sering menyebabkan mutasi sel kanker.

Mekanisme diet keto pada kanker, yakni mencegah insulin mengaktifkan enzim P13K dengan menjaga kadar insulin tetap stabil karena konsumsi karbohidrat yang dibatasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa diet keto dan obat bertugas untuk menghambat pensinyalan enzim P13K.

Walaupun mekanismenya sudah diketahui, penelitian yang dilakukan belum terbilang akurat dan masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, sebelum pasien kanker menerapkan diet keto, akan lebih baik konsultasi lebih dahulu pada dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Multivitamin anak biasanya dikemas menarik dan rasanya enak seperti permen. Nah, ada juga multivitamin gummy khusus orang dewasa. Tapi benarkah lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Beberapa jenis makanan dapat membantu menyembuhkan kanker otak, ataupun meringankan gejala yang timbul. Berikut daftar makanan yang disarankan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Bagaimana Cara Mendorong Anak Menjadi Atlet?

Olahraga sangat bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak. Namun, memotivasi dan mendorong anak menjadi atlet adalah lain hal. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rina Nurjanah
Kebugaran, Hidup Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

10 Makanan Lezat yang Mengandung Protein Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
beras merah lebih sehat

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
lansia bermain di pantai berkat kesehatan yang baik, seperti menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan probiotik

Begini Peran Penting Probiotik untuk Kesehatan Lansia

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit