home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Penyebab Kanker Tiroid dan Kondisi yang Meningkatkan Risikonya

Penyebab Kanker Tiroid dan Kondisi yang Meningkatkan Risikonya

Kanker dapat muncul di bagian mana pun pada tubuh Anda, termasuk pada kelenjar tiroid yang berada di leher dan berfungsi menghasilkan hormon tiroid. Jika sel kanker menyerang kelenjar tiroid, maka proses produksi hormon akan terganggu dan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Lantas, apa penyebab kanker tiroid dan siapa saja yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini? Yu, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Apa penyebab kanker tiroid?

<a href=gejala kanker tiroid” width=”640″ height=”427″ srcset=”https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2016/09/shutterstock_1080719684.jpg 1000w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2016/09/shutterstock_1080719684-400×267.jpg 400w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2016/09/shutterstock_1080719684-90×60.jpg 90w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2016/09/shutterstock_1080719684-45×30.jpg 45w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2016/09/shutterstock_1080719684-300×200.jpg 300w, https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2016/09/shutterstock_1080719684-700×467.jpg 700w” sizes=”(max-width: 640px) 100vw, 640px” />

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid yang memiliki peran penting bagi tubuh. Mulai dari menjaga kelancaran proses metabolisme, mendukung pertumbuhan janin, dan mengatur fungsi reproduksi normal.

Nah, sel kanker ternyata bisa tumbuh pada kelenjar ini dan menimbulkan gejala kanker tiroid, seperti pembengkakan pada leher disertai rasa nyeri, kesulitan menelan, dan suara menjadi serak.

Menurut American Cancer Society, penyebab kanker tiroid tidak diketahui secara pasti. Namun, periset percaya bahwa kondisi ini berkairan dengan perubahan tertentu pada DNA (mutasi) yang menyebabkan sel tiroid menjadi abnormal.

DNA sendiri adalah pembentuk gen, yang berisi serangkaian perintah bagaimana sel dapat berfungsi dengan baik. Terjadinya mutasi membuat perintah dalam DNA menjadi rusak. Akibatnya, perintah kapan sel harus tumbuh dan mati akan mengalami kekacauan.

Pada akhirnya, sel-sel kelenjar tiroid akan terus tumbuh dan tidak mati, menyebabkan penumpukan sel, dan membentuk tumor. Dalam jangka waktu tertentu, sel kanker ini dapat menyebar dan merusak fungsi jaringan maupun organ yang ada di sekitarnya.

Dalam kasus kanker tiroid, gen berubah sepanjang hidup seseorang. Entah itu karena paparan lingkungan, gaya hidup yang kurang sehat, atau radiasi.

Lebih jelasnya, berikut beberapa gen yang bermutasi dan menjadi penyebab kanker tiroid.

Kanker tiroid papiler

Sekitar 10-30% kasus kanker tiroid jenis ini umumnya terjadi akibat mutasi bagian tertentu dari gen RET, yang Anda kenal dengan onkogen PTC.

Onkogen adalah gen yang membantu sel tumbuh dan membelah atau membuat sel hidup lebih lama daripada seharusnya. Selain itu, ada pula gen BRAF dan gen NTRK1 yang bermutasi dan diperkirakan terjadi akibat bahan paparan radiasi.

Kanker tiroid folikuler

Pada kasus jenis kanker ini, paling sering gen yang bermutasi adalah onkogen RAS dan gen yang mengatur ulang PAX8-PPAR-γ.

Kanker tiroid anaplastik

Penyebab jenis kanker tiroid ini adalah mutasi pada gen penekan tumor TP53. Gen ini berfungsi untuk memperlambat proses pembelahan sel atau membuat sel mati tepat pada waktunya.

Kanker tiroid meduler

Orang yang mengalami kanker tiroid meduler kemungkinan besar mewarisis mutasi RET dari orangtuanya. Mutasi gen ini ada pada setiap sel tubuh, dan dapat terdeteksi dengan tes DNA.

Penyebab meningkatkan risiko kanker kelenjar tiroid

penyebab obesitas

Tumbuhnya sel kanker pada kelenjar tiroid bisa terjadi pada siapa saja. Akan tetapi, beberapa orang lebih mungkin mengalaminya karena beberapa faktor, antara lain:

1. Jenis kelamin dan usia tertentu

Setelah diteliti, ternyata kanker kelenjar tiroid, hipertiroid, atau hipotiroid, 3 kali lebih sering terjadi pada wanita ketimbang pria. Selain itu, risiko pada wanita memuncak pada usia 40 atau 50-an, sementara pada pria pada usia 60 atau 70-an.

2. Kondisi yang diwariskan orangtua

Beberapa kondisi bawaan telah dikaitkan menjadi penyebab tingginya risiko berbagai jenis kanker tiroid, seperti riwayat keluarga. Meski begitu, tidak semua pengidap kanker tiroid memiliki kondisi bawaan atau riwayat penyakit dalam keluarga.

Contoh kondisi genetik orangtua dan dapat meningkatkan risiko kanker kelenjar tiroid, meliputi:

  • Orang dengan poliposis adenomatosa familial (FAP), mengembangkan banyak polip usus besar dan memiliki risiko kanker usus besar yang sangat tinggi. Mereka juga memiliki peningkatan risiko pada kanker tiroid papiler.
  • Pengidap sindrom Gardner rentan mengalami kerusakan gen APC yang menyebabkan terbentuknya tumor jinak. Tumor ini sewaktu-sewaktu bisa berubah menjadi kanker tiroid.
  • Pengidap penyakit Cowden, yakni rentan memngalami masalah pada tiroid dan pertumbuhan tumor jinak akibat rusaknya gen PTEN.
  • Orang dengan sindrom Carney complex tipe I berisiko mengalami sejumlah masalah hormon dan pembentukan tumor, salah satunya bisa berkembang menjadi kanker tiroid. Kerusakan pada gen PRKAR1A merupakan penyebab dari sindrom ini.

2. Paparan radiasi

Beberapa jenis paparan radiasi dapat menjadi penyebab tingginya risiko kanker tiroid. Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan risiko kanker tiroid pada anak-anak karena dampak radioaktif dari senjata nuklir atau kecelakaan pembangkit listrik.

Sebagai contoh, kanker tiroid berkali-kali lebih umum terjadi pada pada anak-anak yang tinggal dekat Chernobyl, lokasi kecelakaan pembangkit nuklir tahun 1986 yang menyebabkan jutaan orang terpapar radioaktivitas.

3. Obesitas dan asupan yodium yang tidak tepat

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker tiroid daripada mereka yang tidak. Risikonya tampaknya meningkat seiring dengan peningkatan indeks massa tubuh (BMI).

Selain itu, orang yang menerapkan pola makan rendah yodium juga berisiko tinggi mengalami kanker tiroid folikel. Sementara itu, diet tinggi yodium dapat meningkatkan risiko kanker tiroid papiler.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Thyroid cancer. (2020, January 21). Retrieved April 14, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thyroid-cancer/symptoms-causes/syc-20354161.

Armstrong, M. (2020, May 21). Physiology, thyroid function. Retrieved April 14, 2021, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537039/.

What causes thyroid cancer? (n.d.). Retrieved April 14, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/thyroid-cancer/causes-risks-prevention/what-causes.html.

Thyroid cancer risk factors. Retrieved April 14, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/thyroid-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 03/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri