home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Pantangan bagi Pasien Kanker Hati

5 Pantangan bagi Pasien Kanker Hati

Hati memiliki peranan besar dalam tubuh manusia, salah satunya adalah membuang racun atau detoksifikasi. Sayangnya, tidak menutup kemungkinan organ hati bisa terkena kanker. Agar hati tetap berfungsi dengan baik dan harapan hidup meningkat, pasien kanker hati disarankan untuk menghindari beberapa pantangan berikut.

Berbagai pantangan yang harus dihindari pasien kanker hati

Kanker hati adalah penyakit di mana sel-sel hati mengalami mutasi menjadi sel abnormal yang dapat berlipat ganda secara tidak terkendali. Ketika organ ini terkena kanker, maka kinerja hati dalam menjaga kesehatan tubuh akan terganggu.

Untungnya, pasien yang sudah terkena kanker hati dapat menjalani hidup normal selama mengikuti serangkaian pengobatan kanker hati. Selain menjalani pengobatan, upaya lain yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk menghindari jenis makanan tertentu.

Nah, kira-kira apa saja pantangan yang sebaiknya dihindari oleh pasien kanker hati?

1. Makanan berlemak tinggi

apa itu lemak hewani

Pantangan pertama yang bisa berakibat buruk pada pasien kanker hati adalah mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan.

Lemak, terutama yang berjenis jahat, dapat berdampak buruk pada fungsi hati. Efeknya akan semakin terasa pada pasien dengan kerusakan hati yang sudah parah. Lemak jahat ini biasanya paling banyak ditemukan pada produk hewani, termasuk produk olahan susu.

Mengapa lemak berbahaya untuk penderita kanker hati? Konsumsi lemak berlebihan berisiko menyebabkan terjadinya peradangan dan kerusakan pada hati.

Walaupun begitu, bukan berarti pasien kanker hati harus menghindari lemak sama sekali. Asupan lemak masih dibutuhkan selama dalam batas wajar.

Jika Anda memang ingin mengonsumsi makanan berlemak, sebaiknya pilihlah lemak yang lebih sehat, seperti lemak baik atau tak jenuh yang berasal dari ikan salmon, minyak sayur, kacang-kacangan, serta sayur hijau gelap.

2. Makanan dengan kandungan garam tinggi

Pantangan berikutnya yang sebaiknya dihindari oleh pasien kanker hati adalah makanan tinggi natrium alias garam. Garam memiliki sifat menahan cairan di dalam tubuh. Apabila Anda mengonsumsi garam dalam jumlah berlebihan, cairan berpotensi menumpuk di dalam tubuh dan mengganggu fungsi hati.

Sebuah studi dari Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan bahwa konsumsi garam berlebihan berpotensi memicu timbulnya jaringan parut atau fibrosis pada hati, serta mempercepat kematian sel-sel hati..

Oleh karena itu, mulai sekarang sebaiknya kurangi kadar garam dalam menu harian Anda demi menjaga fungsi hati supaya tetap bekerja dengan normal meski terkena kanker.

3. Makanan terlalu banyak protein

Orang-orang yang mengidap kanker hati juga sebaiknya memasukkan makanan tinggi protein ke dalam daftar pantangan makanannya. Mengapa demikian?

Pasalnya, orang dengan kondisi hati yang rusak tidak mampu mencerna protein dengan baik. Sisa protein yang tidak dapat terproses akan menumpuk dan memengaruhi fungsi organ lain, seperti otak.

Anda bisa mulai dengan mengurangi konsumsi daging berprotein tinggi, seperti daging merah. Seimbangkan pula kadar asupan protein Anda dengan memperbanyak konsumsi karbohidrat.

4. Makanan dengan kandungan gula tinggi

Pantangan selanjutnya yang perlu diperhatikan oleh pasien kanker hati adalah makanan manis, terutama yang mengandung gula berjenis fruktosa.

Fruktosa banyak ditemukan pada gula meja serta sirup jagung. Sama halnya dengan glukosa, fruktosa sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Di dalam tubuh, fruktosa dari makanan akan diproses oleh hati. Hasil dari proses tersebut adalah trigliserida, asam urat, serta zat radikal bebas.

Apabila Anda mengonsumsi makanan dengan fruktosa secara berlebihan, trigliserida dan zat radikal bebas akan menumpuk dan memicu kerusakan hati.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

5. Minuman beralkohol dan rokok

Pantangan yang satu ini tentu sudah sangat jelas karena digadang-gadang sebagai pemicu utama kanker hati, yaitu minuman beralkohol dan rokok.

Pengaruh alkohol terhadap hati sudah sejak lama diteliti, mulai dari meningkatkan risiko terkena kanker hati hingga hepatitis. Ditambah lagi, kadar alkohol yang terlalu tinggi juga meningkatkan risiko terjadinya perlemakan hati atau fatty liver. Fatty liver adalah peradangan akibat penumpukan lemak berlebih pada hati.

Konsumsi yang baik bagi pasien kanker hati

makanan kanker hati

Setelah mengetahui apa saja pantangan untuk pengidap kanker hati, kini saatnya Anda menyusun ulang pola makan yang sehat dan bergizi untuk kesehatan hati.

Berikut adalah beberapa pilihan menu yang direkomendasikan untuk penyakit hati:

  • makanan tinggi karbohidrat kompleks (roti gandum, nasi merah, dan oatmeal),
  • buah dan sayuran hijau,
  • ikan, dan
  • minyak nabati (zaitun, bunga matahari, dan canola).

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.