home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pilihan Susu yang Aman untuk Penderita Kolesterol Tinggi

Pilihan Susu yang Aman untuk Penderita Kolesterol Tinggi

Apakah Anda salah satu penggemar susu? Banyak yang bilang kalau susu mengandung kolesterol tinggi dan tidak baik untuk kesehatan. Padahal, sebenarnya hal itu tergantung dengan jenis susu yang Anda konsumsi. Lalu jenis susu apa saja yang baik untuk pengidap kolesterol tinggi? Apa benar produk olahan susu seperti yoghurt dapat turunkan kadar kolesterol? Simak penjelasannya berikut ini.

Jenis susu yang aman untuk penderita kolesterol tinggi

Sebenarnya susu tidak perlu benar-benar dihindari oleh penderita kolesterol tinggi, hanya saja Anda perlu memilih jenis susu yang tepat. Nah, susu yang bisa dikonsumsi untuk membantu penderita kolesterol tinggi menurunkan kadar kolesterol dalam darah, antara lain:

1. Susu kedelai

Kedelai memang dikenal sebagai salah satu jenis makanan yang baik untuk kolesterol, begitu pula berbagai olahannya, termasuk susu kedelai. Susu ini tergolong bebas kolesterol dan tidak mengandung laktosa, sehingga menjadi sumber yang baik untuk protein, kalium, vitamin A, B12, dan vitamin D.

Selain itu, susu kedelai juga baik untuk penderita kolesterol tinggi karena memiliki kandungan lemak jenuh dan kalori yang tergolong rendah. Tak hanya itu, susu kedelai juga baik untuk penderita berbagai penyakit kronis yang mengharuskan pasiennya membatasi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol.

Belum lagi, di dalam susu kedelai dipercaya terdapat lemak tak jenuh yang dapat mencegah berbagai penyakit jantung. Namun, selalu perhatikan kandungan nutrisi yang terdapat di dalam susu kedelai kemasan. Pasalnya, jumlah gula pada minuman kemasan cenderung lebih tinggi dan hal itu dapat menyebabkan kolesterol melonjak.

2. Susu almond

Saat ini sudah banyak orang yang beralih mengonsumsi susu almond. Tentu saja ini merupakan pilihan yang tepat, apalagi jika Anda tetap ingin mengonsumsi susu saat kadar kolesterol tinggi di dalam darah. Ya, kacang almond sendiri memang mengandung lemak, tetapi bukan jenis lemak yang jahat dan buruk bagi kesehatan Anda.

Salah satu penelitian yang dimuat di dalam Journal of Nutrition menyatakan bahwa mengonsumsi almond berpotensi menurunkan kadar kolesterol Anda sebanyak 3-25% dan menurunkan kadar kolesterol jahat mulai 4-35 persen. Sementara itu, efek mengonsumsi almond terhadap kadar kolesterol baik (HDL) cukup bervariasi.

Selain itu, di dalam susu almond Anda dapat menemukan jumlah lemak tidak jenuh yang cukup banyak, sementara tidak ada kandungan kolesterol di dalamnya karena susu almond didapatkan dari sumber makanan nabati. Tentu kandungan kalorinya juga cukup rendah, dalam satu gelas susu almond tanpa gula Anda hanya akan menemukan 30-40 kalori.

Selain itu kandungan vitamin D dan kalsiumnya yang cukup banyak membuat susu almond bisa dijadikan alternatif pengganti susu sapi baik untuk Anda yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau yang ingin menjaga kolesterol tetap pada angka normal.

Jenis susu yang bisa meningkatkan kolesterol

Selama ini jenis susu yang umum diminum oleh masyarakat di Indonesia adalah susu sapi. Namun, bagi Anda yang memiliki risiko kolesterol tinggi, sebaiknya berhati-hati mengonsumsinya karena bisa menyebabkan kadar kolesterol di dalam darah meningkat.

1. Susu sapi

Susu yang paling banyak dikonsumsi adalah susu sapi. Namun, tahukah Anda bahwa susu sapi memiliki kandungan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh? Ya, susu tergolong memiliki kandungan lemak yang rendah jika dibandingkan dengan makanan lain seperti daging merah.

Oleh karena itu, apabila Anda mengonsumsi susu setiap hari, kandungan lemak jenuh di dalam tubuh akan tetap meningkat. Di dalam satu gelas susu terdapat sekitar 146 kalori, 5 gram lemak jenuh, dan 24 mg kolesterol.

Jika Anda ingin tetap mengonsumsi susu sapi, cobalah pilih jenis yang rendah lemak atau tidak memiliki kandungan lemak sama sekali. Kini sudah banyak tersedia pilihan susu sapi rendah lemak dan non fat yang bisa Anda beli di supermarket.

Namun, selalu perhatikan informasi nutrisi pada kemasan, karena susu kemasan rendah lemak biasanya mengandung gula yang lebih tinggi.

2. Susu kambing

Selain susu sapi, susu kambing juga memiliki kandungan dan kolesterol yang cukup tinggi untuk dikonsumsi setiap hari. Oleh sebab itu, meski susu kambing memiliki kandungan protein yang baik, jenis susu ini tidak bisa menjadi pilihan susu yang terbaik untuk penderita kolesterol tinggi.

Satu gelas susu kambing saja memiliki jumlah kalori yang tinggi, yaitu 168 kalori. Selain itu, dalam 100 mililiter (ml) susu kambing terdapat 6 miligram (mg) kolesterol.

Sementara itu, kandungan lemak jenuh yang terdapat pada susu kambing adalah 6.5 gram. Maka itu, jika ingin menjaga agar kadar kolesterol tetap normal, pilih alternatif susu lain yang lebih aman untuk Anda.

Produk alternatif susu yang dapat membantu turunkan kolesterol

Selain konsumsi susu yang baik untuk kolesterol tinggi, maka Anda juga dapat mengonsumsi yogurt sebagai salah satu produk olahan susu untuk membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Nemun, Sebelum Anda terburu-buru membeli yoghurt untuk turunkan kolesterol, ada baiknya Anda mengetahui yogurt seperti apa yang benar-benar mampu menurunkan kolesterol dalam tubuh.

Penting untuk Anda memahami perbedaan jenis yogurt. Banyaknya yogurt yang mengandung gula harus membuat Anda berhati-hati dalam memilih yogurt jika ingin mengonsumsinya demi turunkan kolesterol.

Anda harus tahu bahwa kandungan gula dalam yogurt tawar berasal dari laktosa, gula alami yang ada pada susu. Bandingkan dengan yogurt rasa buah yang mengandung 12 gram gula tambahan dan belum termasuk gula alami yang ada pada susu.

Yogurt mana yang tepat untuk Anda? Yogurt yang banyak mengandung gula hanya cocok camilan Anda atau makanan penutup setelah makan. Sementara itu, yogurt tawar tanpa lemak adalah pilihan paling sehat yang dapat turunkan kolesterol.

Selain itu yogurt tawar atau greek yogurt dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Yogurt tawar dan greek yogurt memiliki kandungan protein, probiotik, dan kalsium yang hebat. Oleh sebab itu, selain susu, yogurt tawar dan rendah lemak lebih cocok untuk penderita kolesterol tinggi.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Federation Internationale du Lait. Retrieved 25 June 2020, from https://www.fil-idf.org/faq/do-goats-milk-and-cheese-contain-cholesterol/

Vanga, S. K., & Raghavan, V. (2018). How well do plant based alternatives fare nutritionally compared to cow’s milk?. Journal of food science and technology55(1), 10–20. https://doi.org/10.1007/s13197-017-2915-y

Singhal, S., Baker, R., & Baker, S. (2017). A Comparison of the Nutritional Value of Cowʼs Milk and Nondairy Beverages. Journal Of Pediatric Gastroenterology And Nutrition64(5), 799-805. doi: 10.1097/mpg.0000000000001380

What you really need to know about milk. Retrieved 25 June 2020, from https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/nutrition/milk

Soy protein helps lower bad cholesterol a small but important amount. Retrieved 25 June 2020, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/soy-protein-helps-lower-bad-cholesterol-a-small-but-important-amount

Soy: does it reduces cholesterol?. Retrieved 25 June 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/expert-answers/soy/faq-20057758

Musa-Veloso, K., Paulionis, L., Poon, T., & Lee, H. (2016). The effects of almond consumption on fasting blood lipid levels: a systematic review and meta-analysis of randomised controlled trials. Journal Of Nutritional Science5. doi: 10.1017/jns.2016.19

 Jamshed, H., Sultan, F., Iqbal, R., & Gilani, A. (2015). Dietary Almonds Increase Serum HDL Cholesterol in Coronary Artery Disease Patients in a Randomized Controlled Trial. The Journal Of Nutrition145(10), 2287-2292. doi: 10.3945/jn.114.207944

Phung, O., Makanji, S., White, C., & Coleman, C. (2009). Almonds Have a Neutral Effect on Serum Lipid Profiles: A Meta-Analysis of Randomized Trials. Journal Of The American Dietetic Association109(5), 865-873. doi: 10.1016/j.jada.2009.02.014

Ataie-Jafari, A., Larijani, B., Alavi Majd, H., & Tahbaz, F. (2009). Cholesterol-lowering effect of probiotic yogurt in comparison with ordinary yogurt in mildly to moderately hypercholesterolemic subjects. Annals of nutrition & metabolism54(1), 22–27. https://doi.org/10.1159/000203284

 


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 08/02/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x