home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

Jantung merupakan organ vital yang menopang kehidupan manusia dengan cara mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Letak jantung ada di tengah bagian dalam ruas tulang rusuk dengan posisi ujung bawah jantung yang cenderung ke kiri. Posisi jantung yang miring ke sebelah kiri juga dikarenakan penyesuaian dengan organ penting lainnya seperti paru-paru dan hati. Tapi ada kelainan jantung langka yang menyebabkan letak jantung bergeser jadi ke sebelah kanan. Kelainan jantung ini dikenal dengan dekstrokardia.

Mengenal kelainan jantung dekstrokardia

Dekstrokardia adalah kelainan jantung bawaan yang menyebabkan setengah dari posisi jantung ada di sebelah kanan dan jantung memiliki bentuk abnormal yang terbalik, sehingga ujung bawah jantung (apex) mengarah ke sebelah kanan. Kondisi ini juga sering diikuti dengan perubahan letak organ lainnya yang berada di sekitar dada dan perut. Misalnya, posisi hati yang seharusnya ada di sebelah kanan namun bergeser jadi ke sebelah kiri akibat jantung yang juga salah posisi.

Kondisi dekstrokardia dapat dikenali melalui hasil grafik elektrokardiogram (EKG) yang tidak normal serta letak organ yang tidak sesuai berdasarkan pemeriksaan sinar-X, CT-scan atau MRI. Hal ini juga sangat jarang ditemui — sedikitnya kurang dari 1% penduduk dunia mengalami dekstrokardia.

Apakah kesalahan posisi jantung bisa berbahaya?

Ada kemungkinan untuk seseorang yang mengalami dekstrokardia untuk bisa hidup normal dan tetap sehat. Namun di sisi lain, kelainan jantung ini juga membawa risiko kesehatan tersendiri karena beberapa organ berada di tempat yang tidak seharusnya.

Selain kelainan posisi, beberapa kelainan anatomi jantung juga mungkin terjadi jika seseorang mengalami dekstrokardia, diantaranya:

  • Kelainan saluran pembuluh darah aorta ke ventrikel (bilik) kanan yang seharusnya ke ventrikel kiri
  • Kelainan dinding jantung yang hilang atau tidak terbentuk dengan sempurna
  • Jantung hanya memiliki 1 ventrikel, yang seharusnya memiliki dua bagian kiri dan kanan
  • Transposisi pembuluh darah – dimana pembuluh darah aorta (yang membawa darah ke seluruh tubuh) bertukar posisi dengan arteri pulmonari (yang membawa darah ke paru)
  • Kecacatan dinding ventrikel jantung yang ditandai dengan adanya lubang.

Apa penyebab dari dekstrokardia?

Dekstrokardia merupakan kelainan yang ada sejak lahir dan tidak diketahui faktor risikonya. Namun kondisi ini diduga disebabkan oleh gen autosom resesif dalam pembentukan dan penempatan organ tubuh manusia. Penurunan genetik resesif yang menimbulkan kondisi ini tidak akan muncul kecuali jika seorang anak mewarisi gen resesif yang sama dari kedua orang tuanya.

Komplikasi organ yang berkaitan dengan kelainan jantung destrokardia

Kondisi situs invertus yang dialami seseorang dengan dekstrokardia dapat disertai dengan malfungsi organ. Hal tersebut menimbulkan sindrom heterotaxy yaitu kumpulan berbagai gangguan akibat beberapa organ penting tidak bekerja dengan normal. Hal tersebut ditandai dengan beberapa gangguan diantaranya:

  • Kelenjar limpa yang tidak sempurna sehingga terjadi penurunan imunitas dan lebih rentan mengalami infeksi khususnya pada usia bayi
  • Gangguan pencernaan akibat sistem sekresi empedu yang abnormal serta struktur dan posisi usus yang tidak sesuai dengan saluran pencernaan
  • Gangguan fungsi pembuluh darah
  • Infeksi paru akibat silia atau rambut di bagian dalam paru tidak dapat menyaring udara dan kuman yang masuk ke saluran pernapasan
  • Gangguan fungsi paru yang menyebabkan kesulitan bernapas dan menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh sehingga dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan
  • Gangguan fungsi hati yang ditandai dengan gejala jaundice, kondisi perubahan warna kulit dan mata menjadi kuning.

Selain destrokardia, terdapat kondisi serupa dimana posisi jantung bergeser ke sebelah kanan namun biasanya dipicu oleh penyakit yang terjadi pada paru, membran paru (pleura) atau diagframa dan memiliki aktivitas EKG yang normal.

Bagaimana cara menangani destrokardia?

Kondisi dekstrokardia tidak memerlukan penanganan khusus selama kondisi jantung dan organ lainnya sehat dan dapat bekerja dengan normal. Namun mengetahui posisi jantung ada di sebelah kanan adalah hal penting bagi pengasuh atau orang tua anak dengan dekstrokardia karena informasi tersebut berguna untuk beberapa tes kesehatan.

Gangguan kesehatan akibat kelainan jantung dekstrokardia perlu ditangani secara spesifik, tergantung dari organ mana yang bermasalah. Penanganan infeksi dengan cara pencegahan infeksi ataupun dengan mengonsumsi antibiotik sangat diperlukan oleh seseorang dengan gangguan paru dan kelenjar limpa yang tidak sempurna. Selain itu, tindakan operasi diperlukan untuk memperbaiki fungsi organ yang mengalami gangguan akibat posisi yang tidak sesuai.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Roth, E. 2015. Dextrocardia. Online: http://www.healthline.com/health/dextrocardia#Overview1 (Accessed February 1, 2017)

Medline Plus. 2016. Dextrocardia. Online:  https://medlineplus.gov/ency/article/007326.htm (Accessed February 1, 2017)

National Organization for Rare Disorders. 2007. Dextrocardia with Situs Inversus. Online: https://rarediseases.org/rare-diseases/dextrocardia-with-situs-inversus/#symptoms (Accessed February 1, 2017)

Foto Penulis
Ditulis oleh Kemal Al Fajar
Tanggal diperbarui 23/02/2021
x