home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Manfaat Menarik Napas Dalam untuk Kesehatan

Manfaat Menarik Napas Dalam untuk Kesehatan

Satu nasihat yang paling sering terlontar dari mulut orang sekitar saat melihat kita sedang kalang kabut adalah, “Tenang. Coba tarik napas dulu.” Meski kadang mendengarnya saja bisa bikin hati makin panas, ternyata wejangan nenek moyang ini ada benarnya juga, lho! Yuk, ketahui manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menarik napas dalam.

Bagaimana sesak napas bisa terjadi?

Saat Anda bernapas, diafragma Anda mengencang dan bergerak ke bawah untuk memberi ruang bagi paru-paru bisa berkembang terisi penuh dengan oksigen.

Kemudian diafragma akan kembali rileks dan bergerak ke atas menuju rongga dada saat Anda membuang napas. Rata-rata laju pernapasan manusia dewasa yang sehat dalam keadaan santai adalah 12-20 kali napas per menit.

Namun ketika berada dalam situasi stres, diafragma justru merata sehingga kita mulai bernapas dengan cepat dan dangkal.

Pernapasan dangkal menyebabkan paru-paru tidak mendapatkan porsi yang maksimal dari udara beroksigen. Akibatnya, Anda jadi sesak napas.

Reaksi panik dan ketidaknyamanan karena tidak bisa bernapas normal kemudian membuat tingkat stres, tekanan darah, dan kecemasan Anda makin menjadi-jadi.

Manfaat menarik napas dalam

Bila dilakukan dengan tepat, menarik napas dalam dapat memberikan berbagai manfaat. Berikut adalah berbagai khasiatnya.

1. Mengurangi stres

Penelitian sains membuktikan bahwa menyisihkan waktu sejenak untuk menyendiri dan menarik napas dalam-dalam ampuh membuat Anda lebih kalem dan rileks.

Sistem saraf otonom yang mengontrol tindakan tak sadar seperti detak jantung dan pernapasan terbagi menjadi dua bagian, yaitu sistem saraf simpatik yang mengontrol respons fight or flight, dan sistem saraf parasimpatis yang mengontrol respons istirahat dan relaksasi.

Ketika sedang stres, sistem saraf simpatik akan bekerja lebih aktif dengan membuat napas dan detak jantung lebih cepat. Dengan menarik napas dalam-dalam, aliran udara yang masuk ke dalam tubuh lebih banyak sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

2. Bantu mengendalikan asma dan tekanan darah tinggi

Pada orang-orang yang memiliki asma, saluran napas yang menyempit dan meradang bisa membuat penderitanya sulit bernapas.

Selain menjalani pengobatan, pasien asma juga kerap disarankan untuk melatih pernapasannya guna mengendalikan gejala. Sebab, bernapas dalam-dalam dapat membantu membuka saluran udara, meningkatkan pernapasan, dan meningkatkan kualitas hidup.

Rutin melatih teknik pernapasan juga dapat memperlambat detak jantung serta menurunkan atau menstabilkan tekanan darah.

3. Mengurangi rasa sakit

Tidak hanya bermanfaat untuk organ pernapasan Anda, ternyata menarik napas dalam juga dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Ketika Anda bernapas dalam-dalam, kadar nitrous oxide dalam darah akan meningkat. Nitrous oxide adalah senyawa yang kerap digunakan sebagai obat bius untuk beberapa prosedur medis tertentu.

Meningkatnya kadar senyawa nitrous oxide dalam tubuh nantinya akan mengurangi ketegangan dalam tubuh dan mengurangi rasa sakit.

4. Bantu mengatasi masalah pencernaan

Bagi Anda yang memiliki gangguan pencernaan, menarik napas dalam mungkin akan membantu meringankan kondisi Anda.

Melakukan teknik pernapasan dalam akan memberikan sensasi pemijatan lembut yang terasa di sekitar usus dan perut. Menarik napas dalam-dalam dapat membantu aktivasi sistem parasimpatis sebagai respons relaksasi tubuh.

Teknik ini dapat membantu mengatasi beberapa gejala pencernaan seperti diare dan sembelit.

5. Bantu memperbaiki postur tubuh

Siapa sangka bahwa melakukan teknik pernapasan bisa memberikan pengaruh pada postur tubuh Anda?

Saat Anda menarik napas dalam dan menggunakan paru-paru untuk kapasitas penuh, di saat yang sama Anda juga memperkuat lekukan alami tulang belakang.

Pada saat itu punggung atas, leher, dan bahu berada pada posisi yang optimal. Ketegangan di tubuh bagian atas pun berkurang. Hal ini akan membantu Anda membentuk postur yang lebih baik.

Cara melakukan pernapasan dalam

Agar kemampuan pernapasan Anda meingkat, penting untuk berlatih pernapasan dalam setiap hari. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan terlebih dahulu menemukan tempat yang sepi dan nyaman untuk duduk atau berbaring.

Setelahnya, cobalah untuk bernapas normal seperti biasanya Anda dan letakkan tangan di atas perut. Kemudian ambil napas dengan perlahan lewat hidung, biarkan dada dan perut bawah Anda mengembang sampai Anda merasa tangan Anda ikut naik.

Ini artinya diafragma Anda sedang bergerak ke bawah untuk memberi ruang bagi paru-paru Anda agar terisi penuh dengan udara beroksigen. Biarkan perut Anda mengembang hingga mencapai kapasitas paling maksimalnya.

Tahan napas Anda selama beberapa menit, dan kemudian buang napas perlahan lewat mulut (atau bisa lewat hidung jika Anda merasa ini yang lebih nyaman). Anda seharusnya juga akan merasa tangan Anda ikut perlahan turun. Ulangi selama beberapa menit.

Melatih teknik pernapasan dalam setiap hari akan membiasakan tubuh Anda untuk bernapas dengan cara yang benar. Dengan begitu, ketika Anda berada dalam situasi stres, Anda akan secara naluriah menggunakan teknik pernapasan ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Breathing Deeply Helps You Calm Down http://www.livescience.com/58480-why-breathing-deeply-helps-you-calm-down.html accessed May 12 2017

Relaxation techniques: Breath control helps quell errant stress response http://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/relaxation-techniques-breath-control-helps-quell-errant-stress-response accessed May 12 2017

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.