home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Gastritis Atrofik, Radang Lapisan Lambung yang Sering Disepelekan

Mengenal Gastritis Atrofik, Radang Lapisan Lambung yang Sering Disepelekan

Gastritis atrofik adalah kondisi ketika lapisan dalam lambung meradang selama beberapa tahun. Jika tidak diobati, secara bertahap peradangan ini akan menghancurkan sel-sel di lapisan lambung Anda. Maka itu, ketahui kondisi ini lebih dalam dan jangan sampai penyakit ini terabaikan.

Apa penyebab dari gastritis atrofik?

perlengketan usus (adhesi) usus lengket

Peradangan ini paling sering diakibatkan dari infeksi bakteri H.pylori. Bakteri ini akan mengganggu mukus atau lendir yang melindungi lapisan lambung dan mengganggu zat asam yang dibutuhkan untuk mencerna makanan.

Infeksi ini sering terjadi selama masa kanak-kanak dan akan bertambah parah seiring berjalannya waktu jika tidak diobati.

Kontak langsung dengan kotoran, muntahan, atau air liur dari orang yang terinfeksi gastritis atrofik dapat menularkan bakteri ini dari orang ke orang. Infeksi ini juga bisa terjadi akibat makan makanan atau minum minuman yang tercemar bakteri ini.

Selain karena bakteri, pada beberapa kasus gastritis atrofik ini terjadi karena kondisi autoimun. Ini adalah kondisi ketika antibodi tubuh yang harusnya mengenali dan melawan infeksi akibat bakteri, justru menyerang sel-sel perut yang sehat. Alhasil produksi asam lambung yang diperlukan untuk mencerna makanan terganggu karena serangan dari antibodi tubuhnya sendiri.

Jenis infeksi H.pylori ini cukup umum di dunia, dan lebih banyak terjadi di wilayah padat penduduk.

Untuk gastritis atrofik ini memang cukup langka. Namun, orang-orang yang memiliki gangguan tiroid atau diabetes lebih cenderung berisiko memiliki kondisi ini.

Apa saja gejala dan tanda gastritis atrofik?

berhenti memuntahkan makanan

Kebanyakan orang tidak menyadari mengalami gastritis atrofik, karena mereka mungkin tidak memiliki gejala yang benar-benar membuat mereka langsung ingin periksa ke dokter. Kondisi ini bisa terjadi hingga bertahun-tahun karena dianggap sebagai keluhan yang biasa.

Ketika terjadi infeksi bakteri H.pylori, maka gejala dan tanda yang terjadi adalah:

  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Tidak nafsu makan
  • Terjadi penurunan berat badan yang tak diinginkan
  • Gejala maag
  • Anemia defisiensi besi

Ketika gastritis atrofik disebabkan karena autoimun, maka gejalanya akan berbeda:

  • Nyeri di dada
  • Kelelahan
  • Tinitus (denging di telinga)
  • Pusing
  • Palpitasi jantung
  • Kekurangan vitamin B12
  • Kerusakan saraf (pada kasus yang parah)

Bagaimana cara dokter mendiagnosisnya?

efek samping jangka panjang pengobatan kemoterapi

Awalnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik sebelum menjalankan tes selanjutnya. Dokter akan meraba perut apakah ada keluhan di daerah tersebut. Sering kali, dokter juga meminta untuk melakukan tes darah untuk:

  • Melihat apakah terjadi penurunan vitamin B12
  • Kadar pepsinogen rendah atau tidak (pepsinogen adalah protein yang diproduksi oleh sel lambung)
  • Melihat kondisi kadar hormon gastrin, yakni hormon yang berfungsi memproduksi zat asam di lambung

Jika dokter mencurigai bahwa pasiennya mengalami infeksi H.pylori, maka diminta untuk melakukan tes pernapasan. Orang yang memiliki H.pylori di dalam tubuhnya akan melepaskan karbon ketika bernapas.

Maka itu dokter akan melakukan tes pada embusan nafas orang tersebut dengan alat. Jika ditemukan karbon, maka kemungkinan besar memang terdapat bakteri H.pylori yang bersarang di lambung.

Atau jika diperlukan, dokter akan melakukan biopsi dengan mengambil sel-sel perut melalui prosedur endoskopi.

Penanganan untuk gastritis atrofik

obat pereda nyeri kanker

Dokter akan mengobatinya dengan meresepkan antibiotik untuk mematikan bakteri penyebab infeksi. Selain itu, Anda mungkin juga diresepkan obat untuk mengurangi produksi asam lambung saat perut sudah mulai membaik.

Dalam kasus gastritis atrofik autoimun, dokter mungkin meresepkan suntik vitamin B12. Suntikan ini diberikan untuk mencegah atau meredakan komplikasi dari kekurangan vitamin B12.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Leonard Marijane dan Colledge Helen. 2017. Atrophic Gastritis: Causes, Symptoms, and Treatment. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/atrophic-gastritis#risk-factors (Diakses 6 Juli 2018)

Fletcher Jenna. 2018. What to Know About Atrophic Gastritis. [Online] Tersedia pada: https://www.medicalnewstoday.com/articles/322153.php (Diakses 6 Jui 2018)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 28/07/2018
x