backup og meta

Operasi Abses

DefinisiPersiapanProsedurPascaRisiko

Meski kebanyakan kasusnya ringan, kemunculan abses pada kulit bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan berkembang menjadi komplikasi serius. Pada beberapa kasus, diperlukan operasi abses untuk mengatasinya.

Operasi Abses

Apa itu operasi abses?

Abses adalah kantong berisi kumpulan nanah akibat infeksi bakteri pada kulit.

Benjolan ini bisa terbentuk akibat gigitan serangga, pertumbuhan rambut ke dalam, penyumbatan kelenjar minyak, munculnya jerawat, kista, atau luka tusukan.

Pada umumnya, abses yang berukuran kecil bisa sembuh dengan sendirinya. Sementara itu, operasi biasanya dilakukan jika kantong nanah sudah terlalu besar atau terdapat risiko tertentu.

Berapa pun ukuran abses Anda, jangan pernah mencoba mengeluarkan nanah di dalamnya dengan memencetnya. Cara ini hanya akan mendorong materi infeksi ke jaringan yang lebih dalam lagi.

Jangan pula menusukkan jarum atau instrumen tajam lainnya ke tengah abses karena dapat melukai pembuluh darah di bawahnya atau justru membuat infeksinya makin tersebar.

Kapan saya perlu menjalani operasi?

Anda mungkin perlu operasi untuk mengangkat abses atau mengeluarkan nanah jika memiliki abses berukuran lebih dari 1 cm.

Operasi juga berguna untuk mengatasi abses yang terus membesar dan menimbulkan nyeri intens serta mencegah komplikasi yang lebih serius.

Abses dengan diameter kurang dari 1 cm) biasanya bisa sembuh dengan sendirinya menggunakan kompres hangat. Kompres area berisi nanah selama 30 menit sebanyak 4 kali sehari.

Persiapan sebelum operasi abses

Sebelum melakukan operasi abses, dokter biasanya memberikan perawatan dengan antibiotik untuk mengobati infeksi dan mencegah penyebarannya ke bagian tubuh lain.

Pasien umumnya diminta berada di rumah sakit sehari sebelum operasi. Dokter mungkin meminta Anda datang lebih awal jika infeksi sudah cukup parah.

Dokter akan memberikan informasi tentang kapan harus berhenti makan dan minum sebelum menjalani operasi. Pastikan Anda mengikuti instruksi dokter dengan baik.

Prosedur operasi abses

abses gigi pada anak

Jika ukurannya kecil, operasi abses akan dilakukan di bawah pengaruh bius lokal menggunakan lidokain atau bupivakain.

Dokter mungkin memberikan bius total untuk kondisi tertentu. Bius akan diberikan lewat suntikan ke kulit dekat puncak abses.

Menurut Health Direct, operasi abses biasanya berlangsung selama 10 sampai 20 menit. Pembedahan ini akan dilakukan dengan cara membuat sayatan di atas abses untuk mengeluarkan nanah di dalamnya.

Setelah itu, dokter akan membersihkan kantong abses dengan larutan garam steril. Abses akan dibiarkan terbuka dan hanya ditutup dengan pembalut luka untuk menyerap nanah yang masih tersisa.

Bila kondisi abses lebih dalam atau berukuran lebih besar, dokter akan meletakkan pembalut antiseptik di dalamnya untuk membuat abses tetap terbuka.

Hal ini dilakukan untuk membantu penyembuhan jaringan serta menyerap nanah dan darah yang masih tersisa.

Nanah yang terkumpul akan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut agar dokter bisa mengetahui penyebab infeksi bakteri.

Setelah operasi abses

Penyembuhan luka bekas operasi biasanya memakan waktu sekitar  12 minggu, tergantung seberapa besar ukuran abses.

Jaringan baru akan tumbuh dari bagian bawah dan samping lubang sampai menutup sepenuhnya.

Setelah pulang dari rumah sakit, Anda harus disiplin melakukan perawatan luka operasi. Segera ganti perban yang basah karena darah atau nanah dengan yang baru.

Dokter juga akan mengajarkan Anda cara melepas kasa yang ditempatkan di dalam kantong abses. Pastikan Anda selalu mencuci tangan sebelum dan setelah membersihkan luka.

Untuk mengurangi rasa sakit, dokter mungkin memberikan parasetamol atau ibuprofen. Penggunaan obat ini mungkin perlu perhatian khusus jika Anda memiliki penyakit hati atau riwayat maag.

Dokter mungkin juga memberitahu beberapa pantangan setelah operasi, seperti makan makanan yang terlalu manis dan minum alkohol.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami demam, kemerahan, bengkak, atau nyeri yang semakin memburuk selama masa pemulihan.

Risiko komplikasi operasi abses

Operasi abses termasuk sebagai prosedur yang minim risiko. Meski begitu, operasi ini tetap berisiko menimbulkan beberapa komplikasi berikut.

  • Rasa sakit pada bekas abses.
  • Perdarahan dari luka bekas abses.
  • Terbentuknya jaringan parut.
  • Penyumbatan darah.

Abses merupakan kondisi yang bisa muncul lagi pada tempat yang sama. Oleh karena itu, penting untuk melakukan berbagai pencegahan infeksi, terutama menjalani pola hidup sehat.

Kesimpulan

  • Operasi abses dilakukan untuk mengeluarkan nanah hasil infeksi di bawah kulit. Prosedur ini biasanya dilakukan jika ukuran abses mencapai lebih dari 1 cm.
  • Proses operasi biasanya berlangsung cukup singkat, yaitu sekitar 10–20 menit. Selama masa pemulihan, dokter mungkin menempatkan kasa atau pembalut di dalam lubang bekas abses.
  • Meski minim risiko, tindakan ini mungkin menimbulkan nyeri, jaringan parut, hingga penyumbatan darah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Abscess incision and drainage. (2022, October 27). Health Direct. Retrieved 12 August 2025, from https://www.healthdirect.gov.au/surgery/abscess-incision-and-drainage

Abscess treatment – Overview. (n.d.). Guy’s and St Thomas’ NHS Foundation Trust. Retrieved 12 August 2025, from https://www.guysandstthomas.nhs.uk/health-information/abscess-treatment

Incision and drainage of an abscess. (n.d.). National Health of Services. Retrieved 12 August 2025, from https://www.nth.nhs.uk/resources/incision-and-drainage-of-an-abscess/

Abscess: Types, symptoms, causes & treatment. (n.d.). Cleveland Clinic. Retrieved 12 August 2025, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22876-abscess

Versi Terbaru

26/08/2025

Ditulis oleh Winona Katyusha

Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri

Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari


Artikel Terkait

Gusi Bernanah

Kenali Ludwig Angina, Benjolan Berisi Nanah di Dalam Leher. Apa Bahayanya?


Ditinjau oleh dr. Tania Savitri · General Practitioner · Integrated Therapeutic · Ditulis oleh Winona Katyusha · Diperbarui 26/08/2025

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan