home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Novel Coronavirus, Virus Baru Pemicu Wabah Pneumonia di Tiongkok

Novel Coronavirus, Virus Baru Pemicu Wabah Pneumonia di Tiongkok

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Pada akhir tahun 2019, sebuah virus pneumonia misterius menyerang puluhan warga di kota Wuhan, Tiongkok. Virus baru tersebut membuat masyarakat di negara tersebut khawatir apakah wabah pneumonia seperti SARS tahun 2004 silam kembali merebak. Namanya novel coronavirus.

Bagaimana penjelasan soal virus tersebut dan apa bedanya dengan SARS yang dahulu menyebabkan ratusan orang meninggal dunia? Berikut ulasannya.

Jenis virus baru pemicu wabah pneumonia di Tiongkok

bronchopneumonia atau bronkopneumonia adalah

Menurut seorang ilmuwan terkemuka asal Tiongkok, Xu Jianguo, wabah pneumonia yang meresahkan masyarakat disebabkan oleh jenis virus baru yang termasuk kelompok coronavirus tipe 2019-nCoV.

Sejauh ini terdapat laporan 44 kasus penyakit yang tidak diketahui penyebabnya, termasuk 11 kasus yang dianggap parah. Korban yang terinfeksi umumnya berasal dari pasar grosir makanan laut Huanan di Wuhan.

Setelah diteliti lebih lanjut, terdapat 15 sampel yang terindikasi positif dari jenis baru dari coronavirus melalui sampel darah dan air liur. Penemuan ini pun diperkuat oleh pernyataan dari WHO yang mengkonfirmasi hal tersebut.

Namun, mereka mengingatkan bahwa masih diperlukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui sumber virus, cara penularan, tingkat infeksi, hingga cara mencegahnya.

Untungnya, delapan dari 59 pasien telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit. Akan tetapi, terdapat tujuh dari pasien-pasien tersebut yang mengalami sakit parah dan menerima perawatan di karantina.

karantina adalah

Akibat dari virus baru yang menyebabkan wabah pneumonia ini, pasar makanan tersebut ditutup untuk mencegah penyebaran virus. Tak hanya itu, pemerintah Tiongkok juga melakukan desinfeksi, pemantauan, dan pencegahan pada tempat-tempat umum, seperti stasiun, bandara, dan terminal bus.

Mereka mengimbau bagi para penumpang yang mengalami gejala pneumonia diharapkan untuk melapor kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat.

Virus baru yang menyebabkan wabah pneumonia di Tiongkok ini memang belum teridentifikasi dengan jelas. Namun, tidak ada salahnya untuk tetap menjaga kebersihan tubuh dan menghindari tempat-tempat yang berisiko sebagai upaya pencegahan.

Coronavirus, payung besar dari virus SARS

Pneumonia disebabkan bakteri penyebab batuk berdarah

Coronavirus merupakan jenis virus yang memengaruhi saluran pernapasan. Penyakit yang paling sering dialami oleh manusia akibat virus ini adalah pilek, pneumonia, SARS, hingga kesehatan usus Anda.

Infeksi virus yang dapat menyebabkan wabah pneumonia ini sering terjadi selama musim dingin hingga awal musim semi. Biasanya, orang yang menderita flu akibat coronavirus dan sembuh, dapat tertular lagi sekitar 3-4 bulan kemudian.

Hal ini dikarenakan antibodi coronavirus tidak bertahan lama dan hanya berlaku pada satu jenis saja. Sejauh ini, terdapat empat jenis coronavirus yang umum dialami oleh tubuh manusia, yaitu:

  • 229E (alpha coronavirus)
  • NL63 (alpha coronavirus)
  • OC43 (beta coronavirus)
  • HKU1 (beta coronavirus)

Jenis virus yang lebih jarang, namun berbahaya adalah MERS-CoV. Virus ini dapat menyebabkan MERS di Timur Tengah dan sindrom pernapasan akut yang parah, atau lebih dikenal SARS-CoV.

Oleh karena itu, jenis virus baru yang menjadi dalang dari wabah pneumonia di Tiongkok tersebut sering dikaitkan dengan SARS. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui jenis virus tersebut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Felman, A. (2018). What’s to know about coronaviruses. Retrieved 10 January 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/256521.php

Teng, J.X. (2020). China believes new virus behind mystery pneumonia outbreak. Retrieved 10 January 2020, from https://medicalxpress.com/news/2020-01-china-believes-virus-mystery-pneumonia.html

World Health Organization. (2020). WHO statement regarding cluster of pneumonia cases in Wuhan, China. Retrieved 10 January 2020, from https://www.who.int/china/news/detail/09-01-2020-who-statement-regarding-cluster-of-pneumonia-cases-in-wuhan-china

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi pada 11/01/2020
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x