Manfaat Empon-empon untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Popularitas jamu di Indonesia semakin meroket sejak merebaknya pandemi COVID-19. Mulai dari kunyit asam, wedang, hingga empon-empon yang dipopulerkan Presiden RI, semuanya diklaim dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam menangkal infeksi coronavirus.

Minuman herbal seperti jamu memang sejak dulu menjadi senjata andalan masyarakat Indonesia untuk melawan penyakit. Bahan-bahannya dipercaya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menjaga kekebalan tubuh. Selama masa pandemi ini, empon-empon menjadi salah satu minuman yang paling populer.

Apa itu empon-empon?

minum jamu saat puasa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), empon-empon adalah rimpang yang digunakan sebagai ramuan tradisional. Rimpang adalah batang tanaman yang menjalar ke bawah tanah. Batang ini menghasilkan kuncup ke arah atas dan akar ke bawah.

Sebagian bumbu dapur yang Anda gunakan sehari-sehari tergolong sebagai rimpang. Contoh rimpang antara lain jahe, serai, serta lengkuas. Kencur, kunyit, dan temulawak yang sering diolah menjadi jamu juga termasuk dalam kelompok tanaman ini.

Rimpang yang digunakan untuk membuat empon-empon sangat bervariasi, tapi bahan yang paling umum adalah jahe, temulawak, dan serai (sereh). Minuman ini biasanya juga ditambahkan gula merah, gula pasir, atau kayu manis agar rasanya lebih enak.

Jika Anda pernah menemukan bumbu masak dalam bentuk bubuk, empon-empon pun sekarang tersedia dalam bentuk yang sama. Jadi, Anda tidak perlu merebus semua bahan bakunya. Cukup seduh dan tambahkan bahan lain yang Anda inginkan.

COVID-19 Outbreak updates
Country: Indonesia
Data

917,015

Confirmed

745,935

Recovered

26,282

Death
Distribution Map

Manfaat empon-empon bagi kesehatan

teh kunyit herbal jamu
Sumber: Keri Brooks

Jahe, kunyit, dan temulawak yang menjadi bahan empon-empon memang memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Oleh sebab itu, tidak mengherankan bila ada banyak orang yang meyakini khasiatnya.

Empon-empon sebetulnya tidak membuat Anda kebal dari COVID-19. Minuman ini juga tidak menangkal infeksi coronavirus seperti yang banyak dibicarakan. Meski demikian, empon-empon dapat membantu mencegah penularan COVID-19 dengan cara berikut:

1. Mencegah infeksi bakteri

Jahe mengandung senyawa aktif yang disebut gingerol. Senyawa ini membantu tubuh mencegah infeksi dengan menghambat pertumbuhan berbagai bakteri, salah satunya adalah P. aeruginosa yang dapat menginfeksi saluran kemih dan saluran pernapasan.

Selain bakteri, jahe segar juga efektif mencegah infeksi virus RSV. Virus ini menyerang saluran pernapasan dan menimbulkan gejala pilek ringan. Infeksi RSV biasanya hilang dalam beberapa hari, tapi bisa menjadi parah pada anak-anak.

2. Mencegah peradangan

Peradangan sebetulnya bermanfaat untuk melawan infeksi. Namun, peradangan jangka panjang justru berdampak negatif bagi tubuh. Kunyit dalam empon-empon dapat mencegah peradangan, bahkan efeknya mirip seperti obat-obatan antiradang.

Senyawa dalam kunyit bekerja dengan menghambat molekul NF-kB. Molekul inilah yang berperan dalam memicu peradangan pada jaringan tubuh. Dengan menghentikan kerja NF-kB, peradangan kronis pada tubuh juga dapat berkurang.

nutrisi COVID-19

3. Melindungi tubuh dari radikal bebas

Radikal bebas bisa merusak sel tubuh dan merupakan cikal-bakal dari banyak penyakit kronis. Untungnya, jahe, temulawak, dan kunyit sangat kaya akan senyawa antioksidan. Antioksidan membantu menangkal radikal bebas dan melindungi sel dari kerusakan.

Sebagai tambahan, temulawak juga meningkatkan kerja enzim antioksidan yang sudah ada pada tubuh Anda. Jadi, tubuh Anda tidak hanya mendapatkan tentara antioksidan dari luar, tapi juga memiliki pertahanan diri yang lebih kuat.

Resep cara membuat empon-empon

jamu pelancar ASI

Ada beragam versi empon-empon yang yang bisa Anda buat. Anda yang tidak begitu suka jamu pun dapat membuat empon-empon versi lebih ‘modern’ dengan menambah perasan lemon, beberapa tetes minyak zaitun, atau bahan lainnya sesuai selera.

Namun, secara umum, berikut bahan-bahan yang perlu Anda siapkan untuk membuat dua gelas empon-empon:

  • 300 gram jahe
  • 200 gram temulawak
  • Kencur secukupnya
  • Kunyit secukupnya
  • 2 lembar daun pandan
  • 4 batang serai
  • 4 batang kayu manis
  • 300 mL air
  • 2 buah gula merah, hancurkan atau iris tipis

Cara membuat:

  1. Bersihkan semua bahan. Iris jahe, temulawak, kencur, dan kunyit. Serai cukup digeprek sedikit.
  2. Masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu rebus hingga mendidih.
  3. Matikan api, lalu diamkan sejenak hingga semua bahan meresap.
  4. Tuang empon-empon ke dalam gelas. Gunakan saringan untuk memisahkan jamu dari ampas rimpangnya. Sajikan selagi hangat.

Yoga Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan COVID-19

Empon-empon bukanlah ramuan ajaib yang mampu melindungi Anda dari COVID-19. Walau demikian, minuman ini tetap memberikan manfaat bagi kesehatan. Jadi, tidak ada salahnya sesekali mengonsumsi empon-empon agar tubuh senantiasa bugar.

Sementara itu, cara terbaik mencegah penularan adalah dengan mencuci tangan dan membatasi jarak dengan orang lain. Gunakan masker ketika bepergian, serta perbanyak makan makanan bernutrisi agar tubuh tetap sehat selama pandemi.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kalau Sudah Bersih-bersih, Kenapa Harus Disinfektan Rumah?

Kini, upaya bersih-bersih rumah perlu dilengkapi dengan menyemprotkan disinfektan. Kulik pentingnya dan manfaat disinfektan dalam mencegah penularan kuman.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
manfaat disinfektan
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 11 November 2020 . Waktu baca 5 menit

9 Manfaat Temulawak Sebagai Obat Alami

Selain dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan, ternyata masih banyak manfaat temulawak lainnya. Apa saja manfaat temulawak bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 3 November 2020 . Waktu baca 13 menit

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Banyak produk herbal di pasaran yang mengandung bahan kimia obat dan tidak mendapat izin edar BPOM. Begini cara tahu mana obat herbal yang aman dikonsumsi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Pelonggaran PSBB dan Risiko Terhadap Penularan COVID-19

PSBB kembali dilonggarkan setelah sebelumnya diperketat akibat terjadi lonjakan kasus infeksi. Seperti apa risiko pelonggaran PSBB?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 12 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat asam lambung alami dan herbal

10 Obat Asam Lambung Alami yang Bisa Anda Temukan di Dapur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
jamu dan obat tradisional dalam penanganan covid-19

Daftar Jamu yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kunyit putih

6 Khasiat Kunyit Putih untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
rencana vaksin covid-19

Perkembangan Terakhir Sejumlah Calon Vaksin COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2020 . Waktu baca 11 menit