Berapa Lama Kulit Akan Pulih Setelah Terbakar Matahari?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kulit terbakar matahari atau yang umumnya dikenal dengan istilah sunburn merupakan kondisi yang disebabkan paparan sinar UV yang berlebih. Kondisi ini membuat kulit mengalami kerusakan, seperti menjadi gatal, terasa hangat, kemerahan, dan terasa sakit. Selain itu, kulit terbakar matahari yang kuat dan berulang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker kulit. Lantas, berapa lama kulit yang terbakar matahari ini bisa sembuh? Berikut jawabannya.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sembuh dari luka kulit terbakar matahari?

Gejala kulit terbakar matahari biasanya akan muncul dalam beberapa jam setelah terpapar sinar matahari. Namun, kerusakan kulit akibat paparan matahari ini akan terlihat setelah 24 jam. Kerusakan kulit pada waktu jangka panjang seperti peningkatan risiko penyakit kanker kemungkinan besar akan muncul setelah bertahun-tahun.

Berapa lama kulit terbakar matahari bisa sembuh atau kembali normal sangat tergantung dengan tingkat keparahannya. Berikut tingkat keparahan kulit terbakar matahari dan perkiraan waktu sembuhnya seperti yang dilansir dari situs Healthline.

  • Kulit terbakar matahari ringan. Kulit yang terpapar sinar matahari akan terilhat kemerahan dan terasa sakit, waktu yang dibutuhkan untuk sembuh adalah tiga sampai lima hari. Kulit Anda juga akan terlihat mengelupas dalam beberapa hari. Hal ini tanda kulit Anda sedang meregenarasi kulit baru.
  • Kulit terbakar matahari sedang. Dalam tingkat ini, kulit yang terbakar matahari akan terlihat lebih merah dan terasa sangat sakit dibandingkan dengan kulit terbakar matahari dalam tingkat ringan. Waktu yang dibutuhkan untuk sembuh adalah sekitar satu minggu. Kulit Anda akan mengelupas dalam beberapa hari.
  • Kulit terbakar matahari parah. Jika Anda mengalami kulit terbakar matahari dalam tingkat ini, Anda harus segera menemui dokter atau pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat. Kulit yang tersengat matahari pada tingkat parah akan terlihat sangat merah dan menyakitkan. Jika Anda tidak perlu dirawat di rumah sakit. Dokter akan menyarankan Anda untuk beristirahat di rumah sampai luka Anda sembuh. Waktu yang dibutuhkan untuk sembuh dari luka bakar karena matahari dalam tingkat ini adalah dua minggu.

Jangan lakukan hal ini selama proses pemulihan kulit terbakar matahari

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempercepat pemulihan, yakni mandi dengan air dingin, gunakan pelembap kulit yang tidak mengandung pewangi, dan hindari dulu terkena sinar matahari.

Meski kulit sudah mulai pulih, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar peradangan pada kulit benar-benar sembuh.

1. Pakai pakaian ketat

Setelah kulit terbakar, biarkan kulit Anda “bernapas”, hindari memakai pakaian ketat karena proses peradangan masih terjadi.

Menurut Dr.Shereene Idriss, seorang ahli dermatologi mengatakan bahwa tubuh mencoba merespon trauma dengan meningkatkan aliran darah ke area yang terbakar untuk mempercepat pemulihan. Kondisi ini membuat area menjadi merah, hangat, dan ada peradangan. Memakai baju ketat akan memperbesar respon ini sehingga kulit semakin bengkak.

2. Pakai produk pewangi lidah buaya

Tanaman lidah buaya memang mengandung zat antiradang dan berdampak baik bagi kulit setelah terbakar sinar ultraviolet. Tetapi, memakai produk kulit yang mengandung pewangi lidah buaya bisa menyebabkan iritasi bertambah parah. Jika Anda ingin menggunakan lidah buaya sebaiknya langsung pakai tanaman lidah buaya untuk mendinginkan kulit.

3. Jarang minum

Anda harus selalu ingat untuk minum. “Saat kulit terbakar sinar UV, bukan hanya terasa sakit di permukaan tetapi juga cairan di kulit ikut terserap. Jadi, gantilah cadangan cairan itu dengan mengonsumsi banyak air selama beberapa hari setelah sunburn,” kata Dr.Keith LeBlanc, ahli dermatologi.

4. Pakai kosmetik

Walau kulit wajah yang terbakar matahari tampak buruk, tetapi jangan sekali-kali menutupinya dengan kosmetik. Cara paling cepat untuk menyembuhkan kulit terbakar matahari adalah membiarkan kulit bernapas. Alat kosmetik seperti spons bedak atau kuas yang tidak bersih juga bisa menjadi sarana infeksi atau reaksi alergi. Jadi, untuk sementara waktu biarkan kulit tampil apa adanya.

5. Menggaruk kulit

Saat kulit mulai mengelupas, itu artinya mulai sembuh. Jangan ganggu proses tersebut dengan menggaruk atau menggosok kulit. Hindari pula melakukan produk pengelupas kulit yang mengandung retinoid, asam salisilat, atau asam glikolik. Biarkan kulit mengelupas secara alami. Cukup oleskan produk pelembab kulit yang tidak mengandung pewangi atau zat-zat tambahan lain.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca