Tips Tidur Nyenyak Semalaman dengan Kipas Angin

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Beberapa orang memilih tidur dengan kipas angin untuk mengusir udara panas dan membawa kesejukan. Sayangnya, ada pro dan kontra di balik kegiatan yang satu ini. Sebagian orang bahkan percaya bahwa tidur dengan kipas angin bisa mengakibatkan berbagai penyakit, salah satunya masuk angin.

Namun, apakah benar efek kipas angin begitu buruk untuk kesehatan? Lantas, bagaimana caranya tidur nyaman, nyenyak, dan sehat dengan kipas angin? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Benarkan kipas angin berakibat buruk terhadap kesehatan?

Kabar yang beredar di masyarakat menyebut menggunakan kipas angin dapat berakibat buruk terhadap kesehatan. Terlebih, jika Anda tidur dengan kipas angin semalaman.

Namun, dr. Len Horovitz, seorang ahli paru di Lenox Hill Hospital, New York City, mengatakan bahwa hal tersebut tak sepenuhnya benar.

Ia menyatakan, seperti dilansir dari Live Science, tak ada yang salah dengan tidur dengan kipas angin.

Meski begitu, Horovits juga menyebutkan bahwa segala sesuatu yang menyebabkan pergerakan udara, termasuk kipas angin, dapat membuat mulut dan saluran hidung kering.

Kipas angin juga dapat menyebarkan debu, yang bisa mengganggu mereka yang mengidap alergi.

Udara yang tersebar mungkin bisa menyebabkan iritasi pada sinus Anda, membuat Anda merasa lebih nyeri.

Jika Anda tidur bersama orang lain, Anda mungkin punya risiko lebih besar untuk menularkan penyakit Anda kepada mereka.

Tips aman tidur nyenyak dengan kipas angin

Kualitas tidur dipengaruhi oleh udara pada tempat tidur Anda. National Sleep Foundation menyebutkan bahwa tempat tidur Anda harus bersuhu sejuk, di antara 15-19.

Sirkulasi udara yang baik pun penting untuk menjamin kenyamanan dalam tidur Anda. Tempat tidur yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat mengganggu kualitas tidur Anda.

Untuk mencegah risiko menggunakan kipas angin selama tidur, Anda mungkin bisa melakukan beberapa tips berikut:

Menjaga jarak

Jika Anda tidur dengan kipas angin, pastikan jaraknya tidak terlalu dekat dengan tubuh Anda. Dengan begitu, angin yang menyebar dari kipas angin tidak secara langsung mengenai tubuh atau wajah Anda.

Gunakan penyaring udara

Untuk mengurangi risiko alergi debu atau hal lainnya, gunakan penyaring udara pada kamar Anda tidur dengan kipas angin.

Mencuci hidung secara rutin

Jika Anda rutin tidur dengan kipas angin, mencuci hidung alias irigasi nasal secara rutin penting dilakukan untuk mejaga agar sinus tetap dalam keadaan bersih.

Cara ini juga dapat membantu mengatasi saluran hidung kering, mampet, dan masalah hidung lainnya.

Tips lain

Selain memastikan suhu kamar Anda tetap sejuk, Anda juga bisa melakukan beberapa hal di bawah ini supaya tidur dengan kipas angin tetap nyenyak hingga pagi datang.

  • Disiplin dengan waktu tidur
  • Lakukan kegiatan bersantai sebelum tidur
  • Jika Anda punya masalah tidur, jangan tidur saat siang
  • Olahraga rutin
  • Tidur dengan kasur dan bantal yang nyaman
  • Hindari cahaya terang
  • Hindari alkohol, rokok, dan makan berat pada malam hari
  • Jika Anda tidak bisa tidur, pergi ke ruangan lain dan lakukan kegiatan hingga Anda merasa lelah
  • Hubungi dokter jika Anda tetap mengalami kesulitan tidur

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 23, 2020 | Terakhir Diedit: Januari 20, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca