7 Tips Menikmati Liburan Bagi Pasien Kemoterapi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bagi orang dengan kanker yang sedang menjalani kemoterapi, bepergian atau liburan bermanfaat untuk melepas stres dan mendekatkan diri dengan orang-orang terdekat. Contohnya ketika Anda ingin melepas penat dari kemoterapi yang Anda jalani atau ingin mencari suasana baru. Namun, mungkin banyak yang khawatir bila seorang pasien kemoterapi ingin liburan karena takut merepotkan keluarga atau kerabat terdekat.

Tips berlibur bagi pasien kemoterapi

Dilansir dari Verywell.com, ada tujuh tips perjalanan yang bisa Anda lakukan untuk memperoleh perjalanan yang aman dan positif walaupun Anda menjalani kemoterapi.

1. Buat rencana perjalanan

Jika Anda ingin bepergian, tentu harus maksimalkan kondisi kesehatan Anda dulu. Selain itu, cari tahu mengenai tempat yang akan Anda kunjungi tersebut. Beberapa hal yang perlu Anda cari tahu adalah:

  • Transportasi yang akan digunakan
  • Kemudahan akses perawatan medis untuk dijangkau

2. Buat rencana kegiatan selama bepergian

Kemudian buat rencana kegiatan mengenai apa saja yang akan Anda lakukan di sana. Sebaiknya perbanyak waktu istirahat supaya tubuh Anda tidak kelelahan. Jangan sampai Anda lupa untuk memberitahukan hal ini kepada dokter. Sebab kegiatan yang Anda lakukan selama bepergian harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.

3. Diskusikan pada dokter Anda mengenai rencana tersebut

Biasanya, dokter akan memberikan surat keterangan mengenai obat apa yang harus Anda minum, fasilitas medis yang perlu dilakukan ketika Anda mengalami keadaan darurat, serta catatan mengenai kontak rumah sakit maupun dokter yang mungkin dikenalnya di tempat yang akan Anda kunjungi.

4. Hubungi asuransi kesehatan perjalanan

Jika Anda melakukan perjalanan ke luar negeri, sebaiknya hubungi asuransi kesehatan pasien kemoterapi. Khususnya untuk asuransi kesehatan perjalanan untuk memudahkan Anda mendapat akses kesehatan dan pembayarannya.

5. Siapkan benda-benda yang akan dibawa

Obat-obatan adalah harus diutamakan. Berikut yang harus Anda pastikan dahulu sebelum membawa obat-obatan tersebut.

  • Pastikan persediaan obat Anda lebih dari cukup dan lengkap. Sebab beberapa obat yang Anda konsumsi itu habis, tidak semua negara menyediakannya.
  • Kemas obat-obatan dengan baik. Misalnya, memberi label nama yang jelas dan takaran dosisnya sesuai. Bila menggunakan kotak pil, obat-obatan tersebut harus dilindungi dengan kapas kemudian masukkan ke dalam kotak pil untuk mencegah terjadinya kerusakan pada obat selama perjalanan.
  • Cek izin obat-obatan yang Anda bawa. Di beberapa negara, penggunaan obat nyeri, antidepresan, dan stimulan tidak diperbolehkan tanpa adanya keterangan dari dokter.

Pasien yang menjalani kemoterapi, biasanya sering merasakan mual ketika menaiki pesawat atau mencium bau makanan. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, Anda bisa membawa makanan favorit Anda sesuai saran dokter. Siapkan juga obat antimual yang biasanya diresepkan dokter untuk pasien kemoterapi.

6. Istirahat yang cukup

Perjalanan ini mungkin sangat penting bagi Anda dan sibuk untuk mengurus hal ini dan itu. Ingat, kesehatan Anda harus diprioritaskan. Sebaiknya istirahat yang cukup baik sebelum perjalanan maupun selama di perjalanan. Jika perlu, minta bantuan seperti kursi saat tiba di terminal bandara supaya Anda tidak kelelahan. Selama perjalanan, Anda bisa beristirahat selama 15-20 menit setiap beberapa jam untuk membangun dan menyimpan energi pada kegiatan berikutnya.

7. Nikmati perjalanan Anda

Yang terakhir, Anda bisa menikmati perjalanan Anda sekaligus membangun pikiran yang positif tentang penyakit Anda. Berkumpul dengan keluarga dan menikmati perjalan Anda dapat mengurasi tingkat stres.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 2, 2017 | Terakhir Diedit: November 30, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca